Serakah, Kakak terancam di Pidanakan adik kandungnya sendiri

BintangEmpat.com, Pasuruan – Sengketa rumah di Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan tampaknya akan berbuntut panjang. Ketika di temui di rumahnya hari Minggu (16/12/18) yang lalu, Sriati di dampingi Satimah, ibu kandungnya mengatakan bahwa dalam waktu dekat dia akan melaporkan Abd yang notabene masih terhitung kakak sekandung/ satu ibu, lain bapak ke Polres Pasuruan Kota atas dugaan penguasaan lahan, karena rumah milik Sriati sudah di jadikan satu sertifikat oleh Abd yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Sriati melalui pengajuan Prona di Kelurahan Sebani pada waktu itu tanpa sepengetahuan Sriati.

Bermula ketika Satimah, ibu dari Abd dan Sriati pada sekitar tahun 2000 an, mendapatkan bagian waris dari keluarganya yang berada di Probolinggo sebesar lebih kurang 20 juta rupiah. Karena melihat ke 2 anaknya belum mempunyai rumah, Satimah pun memberikan uang bagian warisnya kepada Abd dan Sriati. Pada pertengahan tahun 2002 uang bagian Abd dibelikan tanah, sedang bagian Sriati di jadikan bangunannya, rumah Abd dan rumah Sriati.
Berjalannya waktu keluarga Sriati pun baru tahu dari beberapa kerabat dekatnya, kalau ke dua rumah yang di bangun berdampingan tersebut sudah di sertifikat kan melalui pengajuan Prona di Kelurahan Sebani oleh Abd seorang. Melalui musyawarah keluarga, dengan baik-baik Sriati pun meminta kepada kakaknya agar berkenan memecah Sertifikat jadi 2 sertifikat sesuai hak kepemilikannya, mengingat ibunya Satimah masih di beri umur panjang dan untuk menghindari sengketa di belakang hari.
Namun, Abd dengan serakahnya mengatakan tidak mau menjadikan sertifikat itu jadi 2 bagian, malah dengan sombongnya Abd akan mengganti atau membeli rumah milik Sriati sebesar 40 juta rupiah, itu pun di janjikan kalau Abd sudah ada uang. “Terus sampai kapan urusan rumah saya selesai kalau kakak saya menjanjikan tanpa kepastian”, ujar Sriati. Lebih lanjut Sriati mengatakan bahwa dari pihak kakaknya, Abd pernah mengeluarkan statement ke beberapa warga sekitar bahwa rencananya Sriati akan di usir dari rumahnya, apabila Satimah sudah tiada.
Menanggapi permasalahan tersebut, beberapa rekan wartawan akan mengawal Sriati ke Polres Pasuruan kota untuk pengawalan pelaporan. (ra)

Baca juga https://bintangempat.com/2018/12/bau-tidak-sedap-tercium-di-samsat-magetan/

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Satu tanggapan untuk “Serakah, Kakak terancam di Pidanakan adik kandungnya sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas