Kepala Desa Serahkan Rumah Bantuan Untuk Korban Kebakaran

Ibrahim Adani didampingi Aparatur Desa Paya Naden saat menyerahkan rumah bantuanī

Bintangempat.com, Aceh Timur – Kepala desa Paya Naden Ibrahim Arani didampingi imam dan kepala dusun setempat menyerahkan satu rumah bantuan berkonstruksi kayu berukuran 5×6 meter untuk Faridah (57) warganya yang rumahnya terbakar beberapa waktu lalu di Dusun Tanjoeng Siren, Gampong Paya Naden, Kecamatatan Madat Aceh Timur.

Keuchik Ibrahim Arani mengatakan sebelum terbakar rumah  Faridah direncanakan pihaknya dan aparatur gampong akan direhap pada 2019, namun sebelum jadwalnya tiba rumah berkontruksi kayu milik Faridah ludes terbakar. Sehingga pihaknya terpaksa mengambil kebijakan untuk membangun kembali rumah tersebut dengan DD 2018. Kata Ibrahim Arani Minggu (27/01) kepada  media ini.

“Faridah adalah janda miskin yang memiliki empat orang anak. Namun saat rumah ini terbakar beliau tinggal bersama dua orang anaknya yang kecil. setelah rumah nya terbakar ia terpaksa numpang tidur ditempat anaknya yang paling tua yang tidak jauh dari lokasi kejadian ini.” Ucap Ibrahim Arani.

Pantauan media ini dilokasi rumah terbakar tersebut Keuchik Gampong Paya Naden didampingi

Tgk A. Hamid (imum gampong) dan Jailani Kadus Tanjoeng Siren sekitar 11.30 siang tadi, menyerahkan kunci rumah bantuan yang sudah selesai dibangun kepada Faridah dilokasi.

“Alhamdulillah, saya hanya mampu mengucapkan terimakasih kepada bapak Keuchik, Tgk Imum dan seluruh aparatur gampong yang telah membantu saya untuk membangun rumah sederhana ini. Semoga kepada yang bersangkutan diberikan kesehatan dan kekuatan Allah SWT karena dengan tulus ikhlas telah membanntu membangun rumah ini dengan cara bergotong royong.”ujar Faridah dengan haru.

Seperti diberitakan sebelumnya satu rumah janda miskin ludes terbakar, kejadian ini terjadi.Sabtu (23/12/2018) malam sekitar pukul 19,50 WIB.lalu. Saat peristiwa ini terjadi rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya menonton televisi kerumah tetangga, yang berjarak sekitar 12 meter dari lokasi usai shalat isha.

Sejumlah warga saat itu sempat membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Namun tidak membuahkan hasil. Semua perabotan rumah tangga, ijazah, surat-surat penting termasuk satu unit sepeda motor jenis Jupiter MX ludes dilalap api.

Beberapa saat kemudian sembilan orang petugas pemadam tiba bara api berhasil dipadamkan yang nyaris melahap rumah tantanga sekitar. (Penulis/Raz)

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *