KORLABI Laporkan Pejabat Negara Ke BAWASLU,

Dari kiri , Arvid SH , Damai Hari lubis SH MH , Azam Khan SH dan Novel Bamu'min SHDari kiri , Arvid SH , Damai Hari lubis SH MH , Azam Khan SH dan Novel Bamu’min SH.

“AAB Dan KORLABI Laporkan 10 Kepala Daerah, 1 Menteri dan Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat Ke BAWASLU, Dilanjutkan Ke Gubernur Jatim Dan Kepala Daerah Di Sulawesi Barat”

Bintangempat.com, Jakarta  (9/1/2019) -Aliansi Anak Bangsa (AAB) dan Koordinator Pelaporan  Bela Islam (KORLABI) telah melaporkan Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat, Hanif Dakhiri Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia dan 10 Kepala daerah di Daerah Riau ke BAWASLU.

Dalam Press Release di Dunkin Donuts menteng, Jl Cokroaminoto depan Taman Menteng Jakarta Pusat sekira pukul 20.30 wib, AAB dan KORLABI menyampaikan kepada awak media bahwa telah melaporkan Ridwan Kamil, Hanif Dakhiri dan 10 Kepala Daerah di Riau.

Bahwa Azam Khan SH (wakik Ketua AAB) dari KORLABI hari ini ( 9/1) telah melaporkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri tenaga kerja Hanif Dakhiri serta 10 Bupati Bupati di daerah Riau ke Bawaslu Pusat yang terlibat kampanye mendukung Capres dan Cawapres No 01 yang mana mereka diduga telah melanggar undang undang pemilu yg telah sangat meresahkan dan ancaman keutuhan bangsa.

Menurut Novel Bamu’min, SH, (Sekjen KORLABI), “10 Kepala Daerah itu Syamsuar Bupati Siak, M Haris Bupati Pelalawan, Amril Mukminin Bupati Bengkalis, H. Muh Wardan Bupati Indragiri Hilir, Singingi Mursini Bupati Kuantan, Irwan Nasir Bupati Kep. Meranti, Suyanto Bupati Rokan, Firdaus Wali Kota Pekan Baru, Zulkifli As Wakil Wali Kota Dumai”, tulisnya dalam Chat WhatsApp (WA) yang dikirim kepada kami, Pimpinan Redaksi Bintangempat.com,  Hadi Siswanto.

Di WA nya Novel menjelaskan, “Bahwa laporan yang kami buat ini, juga untuk ajang pembuktian bawaslu kepada masyarakat bahwa BAWASLU berlaku adil, tidak tebang pilih, benar2 proporsional dalam melaksanakan TUPOKSI sesuai undang2 positif,  bawaslu memang benar2 bekerja mandiri dan profesional tidak ada tekanan dari pihak2 lain/ rezim. Sehingga lembaga ini  berani memanggil, dan memeriksa  tidak hanya kepada Anies Baswedan sebagai terlapor, tapi juga kepada semua oknum aparatur yang telah dilaporkan oleh masyarakat/ pelapor”, tulisnya dalam chat WA yang kami terima.

Lanjut Novel dalam tulisan Chat WA nya, “Kami anggota AAB/ ALIANSI ANAK BANGSA DAN KORLABI/ KOORDINATOR PELAPORAN  BELA ISLAM DENGAN PERISTIWA ADANYA DUGAAN Pelanggaran Pemilu Pasal 547 UU. RI NO. 7 TAHUN 2017”.

Novel Menjelaskan bunyi Pasal 547 UU. RI NO 7 TAHUN 2017, “pejabat negara yang dengan sengaja membuat/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, dapat  dipidana dengan hukuman penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp 36 juta”, jelasnya di Chat WA.

Sebelum mengakhiri konfirmasi, dia menambahkan, “SELANJUTNYA BESOK KAMIS, 10 JAN 2019 KAMI JUGA BERENCANA MELAPORKAN TERKAIT DUGAAN  PELANGGARAN OBJEK HUKUM YANG SAMA TERHADAP KHOFIFAH GUBERNUR JATIM ( BELUM DILANTIK )  DAN Para Pejabat Kepala Daerah SULAWESI BARAT”, tambah Novel.

“Kita tunggu besok kamis 10 Januari 2019 pelaporan kepada Gubernur Jatim dan Kepala daerah di Sulawesi Barat”, pungkas Novel Bamu’min dalam Chat WA ditutup dengan Salam.

(Hd)

 

 

 

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Satu tanggapan untuk “KORLABI Laporkan Pejabat Negara Ke BAWASLU,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas