Pungutan Liar Di Samsat Disorot LBH PETA

BintangEmpat.com, Jawa Timur, (18/1/2019) – Hak jawab terkait pemberitaan dengan judul “Dugaan Pungli Di Samsat Ponorogo, Madiun Kab dan Madiun Kota” atau dengan link Klik link ini terkait dugaan pungutan liar (pungli).

Informasi dari masyarakat yang berkembang terkait Dugaan-dugaan pungli sejak bulan Agustus 2018, diantaranya,

Buka Blokir Jual yang diduga dipungut Rp.100.000 sampai Rp.600.000, dari calo yang kerjasama dengan oknum Dipenda

Baca juga Pungli Di Samsat Katang

Persyaratan yang seharusnya menggunakan KTP, namun tanpa KTP diduga dipungut Kisaran Rp.100.000 hingga Rp.250.000 dari Calo dengan kerjama dengan oknum Dipenda

Diduga Pungutan Fee atau Fon dari Leasing atau Dealer atau Biro Jasa (BJ), Untuk R2 Fon nya 128.000 dan R4 Fon nya 140.000 untuk oknum Dipenda.

Menurut Heri, Pengelola Data Pelayanan Perpajakan atau yang sering disebut Adpel Madiun Kota, saat wartawan bertanya tentang dugaan pungli tersebut, Heri menanggapi.

“Tenang ae sam ..madiun kondusif berita hoax”, tulisnya dalam chat WhatsApp (WA) ke salah satu wartawan (13/1/2019).

Ditemui ditempat Redaksi BintangEmpat.com, Pasuruan, Pimpinan Redaksi BintanEmpat.com, Hadi Siswanto mengatakan, menyesalkan tanggapan dari Adpel Samsat tersebut.

“Informasi yang berkembang dari masyarakat tentang dugaan-dugaan pungli ini harus nya dijawab oleh Adpel, namun bukan nya dijawab malah menyebut HOAX”, ujar pria yang akrab disapa Ziwa ini.

Ziwa yang juga Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pembela Tanah Air (LBH PETA, Verifikasi) Pasuruan, menganggap Adpel tersebut tak layak jadi pimpinan.

“Menurut kami, Heri ini tak layak jadi pemimpin, seharusnya dia memberikan hak jawabnya ke media ini, BintangEmpat.com, bukan-nya malah menyebar berita HOAX”, kata Ziwa.

Baca juga Pungli Di Samsat Jember

“Bapenda Prov Jatim seharunya selektif dalam mencari pemimpin, Samsat itu Intansi yang besar karena melibatkan 3 Intansi, ada Polri dan Jasa Raharja, tugas Bapenda sekarang adalah harus melakukan audit data base terkait buka blokir jual, disitu kan akan tampak Wajib Pajak (WP) yang dibuka blokir nya, datangi para WP dan tanyai dengan baik”, imbuhnya.

“Kami harap Bapenda Jatim segera mengganti para Adpel-apel yang tidak layak itu dengan mengganti Adpel yang tidak bermental korup, rusak nanti Samsat ini, yang selama ini sudah diapresiasi masyarakat dan menyabet penghargaan”, pintanya.

“Samsat Jember, Ponorogo, Madiun, Trenggalek, katang, dan Magetan sudah menjadi soroton LBH PETA, ini sudah kami koordinasikan dengan DPW LBH PETA Jawa Timur”, pungkanya mengakhiri.

(Jn).

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

3 komentar pada “Pungutan Liar Di Samsat Disorot LBH PETA

  • 18 Januari 2019 pada 3:18 PM
    Permalink

    Segala bentuk pungutan yg merugikan dan tampa dasar aturan maka harus ditindak dan dibersihkan dari para oknum pelaku korupsi dan pungli

    • 21 Januari 2019 pada 12:37 AM
      Permalink

      Terimakasih atas tanggapannya, semoga penegak hukum menindaklanjuti

Komentar ditutup.