TNI Dan Warga Tangkap Basah LGBT

Bintangempat.com, Sumatera Barat – Belum beberapa lama Deklarasi menolak keras adanya Perbuatan maksiat yang dihadiri lebih kurang 10.000 orang dari seluruh lapisan masyarakat, ormas dan pelajar dihadapan Walikota Payakumbuh Reza Falevi, Ketua DPRD, dan Forkompimda setempat serta disaksikan Tokoh-tokoh Adat, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, tokoh pemuda, para pelajar dan organisasi Masyarakat lainnya, tiba-tiba terjadi peristiwa yang memalukan tepatnya Selasa 8 juni 2019 sekitar jam 22.30  wib, dimana warga Kelurahan Sawah Padang Kecamatan Payakumbuh Selatan di Kota payakumbuh menjadi heboh dan hampir saja menjadi emosi akibat perbuatan tidak senonoh yang dilakukan oleh sepasang remaja sesama jenis di lapangan Sepak Bola Sari Bulan di kelurahan   Itu.

TNI dan warga amankan LGBT yang tertangkal basah
TNI dan warga amankan LGBT yang tertangkap basah

Betapa tidak? Malam yang begitu dingin dan sepi dimanfaatkan dua pria remaja sesama jenis Yang berinsial RiAS 16 tahun alamat Kelurahan Padang Tiakar Mudik dan pasangan kencannya Rnd 18 tahun alamat Kelurahan Ibuh berbuat tidak senonoh melakukan hubungan badan disudut lapangan terbuka yang seharusnya dimanfaatkan untuk bermain Sepak Bola.

 

Sedang asyiknya kencan dua pasangan ini digrebek oleh warga  setempat yang terdiri dari Zaidul Majeri, Sulaiman Mustafa, Mardius bersama beberapa warga lainnya, dan langsung digiring ke suatu tempat yang ada dekat lapangan tersebut.

 

Dan Pos Koramil-01 Payakumbuh Serma Ifnusril yang mendapat laporan kejadian itu dibantu oleh Babinsa Serma Johan Dalizaro.H dan Serda Eko Prasetyo langsung segera kelokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diingini.     Warga yang keluar malam itu bersama Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Padang yang kebetulan sedang melaksanakan KKN di daerah itu merasa geram dan marah atas kejadian itu, tapi hal-hal yg tidak diingini dapat diamankan dengan datangnya petugas keamanan juga Camat Payakumbuh Selatan Junaidi ST didampingi Lurah Sawah Padang Nazril Andri.W.

 

Dan Dim 0306/50 Kota Letkol Kav Solikhin S.Sos MM yang meng-komandoi dua Daerah yaitu Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh melalui Dan Ramil-01 Payakumbuh Kapten Czi Jony Forta Mangku Puti menyatakan apapun permasalahan yang menyangkut tentang perbuatan maksiat termasuk LGBT harus kita deteksi dini sebelum menjadi suatu permasalahan yang lebih mengakar nantinya dan merusak generasi bangsa.

 

Saya dan segenap anggota Koramil 01 yang bertugas di daerah teritorial kami Kota Payakumbuh akan terus meningkatkan koordinasi dengan Kapolres melalui Kapolsekta dan juga Kasat Pol PP Kota Payakumbuh serta instansi terkait lainnya

.

Jangan biarkan Penyakit masyarakat dan Narkoba membuat jaringan bebas disini. Kodim 0306/50 Kota, Yon-131/Braja Sakti, Den Zipur 2 yang ada di kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh ini adalah TNI dibawah naungan dan binaan Dan Rem-032 Wira Braja selalu siap bekerja sama membantu program yang dilaksanakan Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota, ujar Jony Forta dengan tegas.

 

Sedangkan Camat Payakumbuh Selatan Junaidi ST yang malam itu merasa sangat kecewa,  mengapresiasi kepedulian masyarakat  terhadap sesuatu hal negatif yang terjadi dilingkungannya dan mendukung aparat terkait untuk bersama mencegah terutama LGBT ini.

 

Malam itu juga dengan melalui prosedur yang berlaku kedua pria remaja pasangan sejenis yang bermesraan itu diserahkan kepada Petugas Satpol PP Kota Payakumbuh untuk dilakukan pengamanan serta pemberian sanksi sesusai aturan yang berlaku. ( Dana Surya / AWPI )

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas