Capres Jokowi Dilaporkan ACTA Ke Bawaslu RI

 

 

Dari kiri, Dolfie Rompas, Julia, Hamid Dja’far, Dahlan Pido, Jamaal Yamani, Muhajir
Dari kiri, Dolfie Rompas, Julia, Hamid Dja’far, Dahlan Pido, Jamaal Yamani, Muhajir

BintangEmpat.Com, Jakarta- Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, hari ini (29/3/2019) dilaporkan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ke Bawaslu RI.

Pelapor atas Nama Dahlan Pido dengan tanda penerimaan laporan Nomor:42/LP/PP/RI/00.00/III/2019.

Gugat Tanah Wakaf dan Madrasah Kalah Dalam Sidang

Menurut Wakil Ketua ACTA, Habib Novel Bamukmin dalam Press Release Menuturkan, “beberapa hari belakang ini, pak Jokowi didalam kedudukannya yang sebagai presiden atau calon presiden, telah menunjukkan sikap yang jauh dari kesan sebagai seorang negarawan atau pemimpin, “yang harusnya” merangkul dan menyatukan semua komponen bangsa, dan bukannya dengan sengaja untuk memecah belahnya dengan pernyataan-pernyataan yang terkesan provokatif dan tendensius terhadap lawan politiknya”.

Tudingan Miring YIM Terhadap Habib Rizieq Syihab Dibantah Habib Novel Bamukmin

“Sebagaimana diketahui, pak Jokowi telah beberapa kali menyerang capres cawapres nomor urut 02 selaku saingannya Pilpres 2019 ini, dengan pernyataan-pernyataanya yang merupakan kebohongan (hoaks), antara lain seperti tentang “konsultan Rusia”. Begitu pula terkait dengan permasalahan ini, dimana pada hari Kamis (malam), tanggal 21 Maret 2019, dihadapan para pengusaha dan pekerja-pekerja yang mendeklarasikan dukungannya, digedung Istora Senayan, Jakarta, Pak Jokowi menyampaikan pernyataan-pernyataan yang nampak jelas provokatifnya, yang pada pokoknya sebagai berikut : “Silahkan jam 10.00 pagi berangkat liburan asalkan jam 08.00 nya mencoblos dulu. Jangan biarkan satu orang pun golput, karena ini menentukan arah negara kedapan. Bapak, Ibu, Mau memilih yang didukung oleh… organisasi-organisasi yang itu ?” kata pak Jokowi, yang melanjutkan ribuan orang yang hadir tertawa dan tepuk tangan seakan mengerti maksud pak Jokowi, dengan kompak menjawab : “…Tidaaak!!”. “saya tidak menyebut ya, tapi sudah tau sendirikan ?? inilah yang saya sampaikan “, ujar pak Jokowi”, ucap Habib Novel.

Mungkinkah Terulang Kembali Kemenangan Prabowo Di Sumatera Barat?

Dia melanjutkan, “Adapun perbuatan pak Jokowi selaku Capres, yang didalam kampanye-nya telah menyampaikan suatu pernyataan provokatif dan secara tendensius menuduh tersebut, maka tentu saja tidak dapat dibenarkan, bahkan berpotensi melakukan pelanggaran kampanye, yakni sebagai mana ketentuan didalam pasal 280 ayat (1) huruf C dan D jo. Pasal 521 Undang-undang No. 17 tahun 2017 tentang PEMILU, karena patut diduga telah menghasut dan menghina peserta pemilu yang lain terkait SARA terlebih dengan beredarnya surat yang ditanda-tangani oleh pak Jokowi, yang berisikan himbauan-himbauan : “gunakan hak pilih kita pada tanggal 17 April 2019. Jangan lupa pilih yang bajunya putih, karena putih adalah kita. Kita semua ke TPS berbondong-bondong berbaju putih”. Adapun jika terjadi, maka hal tersebut sangat berpotensi pula untuk memecah belah bangsa, yakni antara yang mendukungnya yang berbaju putih, dengan yang tidak”, imbuh Novel.

 

“Berdasarakan hal-hal tersebut maka dengan ini Advokad Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan pak Jokowi terkait dengan pernyataan ataupun perbuatannya dimaksud ke BAWASLU RI, agar diberikan teguran maupun diberikan sanksi hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku”, pungkas Novel.

 

*Siwa

 

 

#bawasluri

#jokowi

#acta

#01

#capres

#pemilu

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Satu tanggapan untuk “Capres Jokowi Dilaporkan ACTA Ke Bawaslu RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas