Putra Wali Kota Surabaya Diperiksa Polda Jatim

Redaksi, Jawa Timur- Masih ingatkah Jalan raya Gubeng yang ambles pada Desember 2018, tepat-nya di jalan raya Gubeng atau tepatnya didepan Gedung BNI 46, Jalan tersebut seakan terbelah dan menganga lebar.

Jalan raya Gubeng Ambles, Desember 2018.
Jalan raya Gubeng Ambles, Desember 2018.

Kasus amblesnya jalan Gubeng hingga kini Polda Jatim Sudah menetapkan 6 orang sebagai tersangka yaitu, BS yang menjabat Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya).

Para tersangka dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan.

Baca Mungkinkah Prabowo Menang

Dalam penegakan Hukum, Polda Jatim tidak pandang bulu, seperti pemanggilan putra sulung wali kota Surabaya Tri Risma Maharani, Fuad Bernardi diduga ikut andil terkait perizinan pembangunan basement RS Siloam yang dikerjakan PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE).

Baca Mantan Panglima GAM Dukung Jokowi

Fuad diperiksa sekira 3 jam lebih, ketika ditanya awak media terkait pemanggilan nya, seputar pertanyaan penyidik, Fuad berkomentar Singkat,

“Sebagai saksi, Itu ranah penyidik, coba tanya ke penyidik, Ya banyak, lumayan”, singkat Fuad, Selasa (26/3/2019) di Mapolda Jatim, jalan A.Yani.

Baca OTT KPK Seret Nama Gubernur Jatim

Hingga berita ini diturunkan, Redaksi BintangEmpat.Com mencoba menghubungi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera melalui WhatsApp terkait pemanggilan Fuad Bernardi sebagai saksi kasus Amblesnya Jalan Gubeng namun belum mendapat jawaban.

*Pimred, Ryl.

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

2 tanggapan untuk “Putra Wali Kota Surabaya Diperiksa Polda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas