Tudingan Miring YIM Terhadap Habib Rizieq Syihab Dibantah Habib Novel Bamukmin

BintangEmpat.Com, Jakarta- Rizieq Shihab pernah mengatakan Prabowo Islamnya tidak jelas sebagaimana disampaikan Yusril Ihza Mahendra (YIM) dalam acara News Maker di medcom.id pada 14 Februari 2019 yang videonya belakangan viral di media sosial.

Yusril Ihza dalam acara itu menceritakan latar belakang Ijtima Ulama II yaitu memilih calon wapres dari kalangan ulama untuk mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019, karena Prabowo Islamnya gak jelas, perlu wakil yang Islamnya jelas.

baca juga : Polemik, PBB dukung Jokowi, Caleg bakal Undur Diri

Hal tersebut mendapat tanggapan keras dari Habib Novel Bamukmin, begini isi chat nya ketika kami konfirmasi melalui WhatsApp pribadinya. “Wah justru buat saya yusril juga islamnya ga jelas yg pasti emang yusril ga ngerti agama mas saya duga cuma jual jual syariat islam doang mas makanya berani menjadi kelompok pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama, Kalau Yusril ngerti agama harus tau mana yang harus disampaikan sebagai kewajiban dan mana yg haram/gibah untuk disampaikan, kita wajib melawan kemungkaran yaitu maksiat terang terangan/dipertontonkan seperti mendukung penista agama, itu sangat jelas bukan kami membuka aib seseorang tapi memang mereka melakukan maksiat yg dipertontonkan sehingga kita wajib menyampaikan kepada umat islam dengan lisan kita untuk melawan itu. Nah disini yusril jelas gagal paham agamanya ditelan dengan kepentingan politik mungkarnya”, tulisnya via chat Wa.

Baca juga : Unik, Caleg Mengharamkan Pendukung Mencoblos Diri-nya

Habib Novel melanjutkan chatnya. “Mengenai benar atau tidaknya kita harus tabayun kepada Habib Rizieq Syihab namun sebagai orang beriman atau yg paham agama haram membawa bawa nama orang atau melakukan gibah apalagi dimuka umum yg dikonsumsi oleh publik jelas ini perbuatan kotor dan dzolim karna selain haram atau dosa dgn gibah itu juga ucapan itu mengadu domba anak bangsa sehingga umat islam harus sadar bahwa Yusril adalah sosok yang sangat buruk sebagai seorang pemimpin partai yg ternyata gagal paham dengan agamanya malah menambah dosa dengan mengadu domba umat islam. Kalau orang sudah ga ngerti agama sebaiknya diam ini masih mempunyai nilai dan berakhlaq bukan malah mempertontonkan kegagal pahamannya, sehingga saya terhadap Yusril jelas tidak pernah percaya yang slogannya bela islam bela rakyat yang ternyata jelas bela pendukung penista Islam dengan jelas, jangankan bela rakyat calegnya saja dibohongi dan didzolimi makanya saya mengundurkan diri resmi dari PBB walaupun saya tidak bisa mundur dari KPUD untuk pencalegan saya, makanya wajib saya sampaikan haram mencoblos nama saya”, tulisnya mengakhiri ditutup Salam, Jumat (29/3/2019). *(Ziwa)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Komentar ditutup.