Unik, Caleg Mengharamkan Pendukung Mencoblos Diri-nya

“Aneh Tapi Nyata, Seorang Caleg Mengharamkan Pendukung Mencoblos Dirinya”

BintangEmpat.Com, Jakarta- Calon Legeslatif (Caleg) pada umum-nya ingin meraih suara terbanyak untuk menduduki kursi di legeslatif namun kali ini berbeda dengan Caleg yang satu ini, Caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB), Habib Novel Chaidar Hasan, SH, Caleg DPRD DKI Jakarta Daerah pemilihan (Dapil VIII), Jakarta Selatan, yang akrab dengan disapa Habib Novel Bamukmin.

Baca Aqil Siraj Dilaporkan Polisi

Baru kali ini di Indonesia ada seorang Caleg yang mengharamkan pendukung untuk mencoblos diri-nya. Menurut Habib Novel, “Sampai saat ini sudah jelas dari semenjak  Rakornas PBB pada 27 Januari 2019 yang telah memutuskan bahwa DPP PBB mendukung 01 maka hari itu juga saya sudah resmi secara lisan berikrar bahwa saya bukan caleg dari PBB lagi adapun secara adminitrasi memang saya belum mengundurkan diri dari pencaleg-an karena menghindarkan spekulasi antara kena sangsi atau tindak dari KPU dan secara adminitrasi saya akan urus pengunduran resmi secara tertulis dari caleg PBB setelah selesai Pemilu”.

Baca PBB Poros Mekah

“Saya sudah sampaikan dimana-mana bahwa haram mencoblos nama saya, sehingga saya yakinkan, saya tidak akan menjadi sebagai anggota Dewan karena saya tidak mau satu suara saya pun mereka ambil untuk mendukung kelompok pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama, karena satu suara saya, kalau masih ada yang mencoblos nama saya, sama saja saya menzolimi Imam besar saya Habib Rizieq Syihab dan Ulama serta habaib dan aktivis Islam lainya”, imbuh Habib Novel.

Baca Kader PBB Dikeroyok

Insya Allah sampai saat ini saya masih membela Agama dan taat kepada Ijtima’ Ulama ketimbang menjadi Caleg yang dipimpin oleh orang-orang munafiq yang menjual agama demi kepentingan politik mungkarnya, pungkasnya dalam chat WhatsApp.

 

*pimred

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

7 tanggapan untuk “Unik, Caleg Mengharamkan Pendukung Mencoblos Diri-nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *