Terlibat GARBI Ketua Yayasan Dipecat

 

BintangEmpat.Com, Mojokerto, Jawa Timur- Yayasan Permata Mojokerto, yang menaungi sekolah Play Group, TK, SDIT, dan SMPIT ini terancam digugat oleh sejumlah pengurus yayasannya.

Kenali Istilah Dan Formulir Pemilu 2019

Hal ini diungkapkan Ketua yayasan Permata, Cholid Firdaus kepada awak media. Dirinya merasa kesal lantaran tanpa sebab yang jelas, dia dan lima pengurus lainnya dipecat secara sepihak oleh pembina yayasan.

“Kita diberhentikan secara mendadak. Jangankan ada penjelasan, tahapan peringatan pun tidak kita terima sama sekali,” ujar Cholid, kecewa.

Anggota DPRD Kota Mojokerto ini pun mengancam akan melayangkan gugatan perdata kepada Pembina Yayasan Permata ke Pengadilan Negeri Mojokerto, Kamis (18/4).

“Kita sudah berusaha melakukan klarifikasi dan somasi ke yayasan tapi tak digubris. Karenanya, kita akan tempuh jalur hukum melalui pengadilan,” jelas Cholid saat didampingi kuasa hukumnya, Edy Yusef.

Sebelumnya, pada Senin (8/4) pagi, tiga pembina yayasan permata yaitu Anwar Sidarta, Johan Arifin dan Imam Hambali secara mendadak mengunjungi dirinya.

“Tanpa diskusi dan penjelasan, mereka bertiga menyampaikan pemberhentian saya dari jabatan,” kata Cholid menceritakan kronologi.

Video Kertas Suara Tercoblos Di Malaysia Bukan Hoaks

Besoknya, Selasa (9/4) giliran sekretaris yayasan, Suhendra, bendahara, Sukamat, Wakil Bendahara Odiek Prayitno juga mendapat surat pemberitahuan pemberhentian.

“Surat pemberhentian Sukamat bahkan diselipkan di jok sepeda motornya. Sedangkan surat pemberhentian Suhendra dititipkan di warung. Itu kan tidak etis,”

Cholid menduga, pemberhentian ini terkait dengan keterlibatan pengurus dalam Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) bentukan Fahri Hamzah.

 

*Siwa/Den.

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas