AMP-TKP 2019 Sorot Misteri Kematian Petugas Pemilu

 

Bintangempat.com, Jakarta – Kematian petugas Pemilu Republik Indonesia yang terus bertambah menjadi sorotan dunia dan Rakyat Indonesia. Seperti halnya para Tokoh membentuk Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 ( AMP-TKP2019 ).

SOROT: Natalius Pigai: 144 KPPS Meninggal, KPU Terancam Pidana

ALIANSI MASYARAKAT PEDULI TRAGEDI KEMANUSIAAN PEMILU 2019

LAKUKAN INVESTIGASI TUNTAS

_Dengan Nama Tuhan Yang Maha Esa_

Kami, unsur-unsur masyarakat madani Indonesia lintas agama, suku, dan profesi, bersepakat membentuk Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (disingkat AMP-TKP 2019).

Sebagai wujud kepedulian, dan keprihatinan terhadap Kejadian Luar Biasa/Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019, dengan ini kami menyatakan hal-hal sebagai berikut.

 

 

1. Kematian 573 orang dan jatuh sakit 4.310 orang pada Pemilu 2019 (per 8 Mei 2019, viva.co.id 09/05/2019), yang terdiri atas petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dan Polisi itu adalah Kejadian Luar Biasa (KLB). Inilah Tragedi Kemanusiaan yang menuntut perhatian, dan keprihatinan kita semua, baik masyarakat maupun (utamanya) Penyelenggara Pemilu, dan Pemerintah.

Kejadian Luar Biasa/Tragedi Kemanusiaan ini telah menimbulkan citra buruk Indonesia di mata internasional, dan mencederai pelaksanaan Pemilu 2019 yang berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, transparan, dan akuntabel.

Lemahnya tindakan pencegahan, dan penanganan itu telah menyebabkan korban berjatuhan secara beruntun, masif, dan tragis.

2. Adalah tidak arif apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Pemerintah menyikapi tragedi tersebut sebagai kejadian biasa. Semua pihak berkepentingan dan berkewajiban untuk memastikan adanya sikap yang jauh dari terkesan mengabaikan dan kurang bertanggung jawab.

3. Adalah penting bagi bangsa mengetahui penyebab Kejadian Luar Biasa/Tragedi Kemanusiaan tersebut untuk menghindari berkembangnya prasangka yang tidak perlu, dan agar tragedi serupa tidak terulang pada masa mendatang.

Maka, atas dasar Sila Kedua Pancasila, “Kemanusiaan yang adil dan beradab,” kami mendesak dilakukannya investigasi yang bersungguh-sungguh, mendalam, tuntas, transparan, dan berkeadilan.

4. Kami menuntut Penyelenggara Negara untuk secepatnya hadir memberikan respons positif yang nyata terhadap Kejadian Luar Biasa/Tragedi Kemanusiaan tersebut melalui Tim Pencari Fakta yang dibentuk dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat madani.

5. Kami meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan atas kemungkinan telah terjadi pelanggaran HAM dalam Kejadian Luar Biasa/Tragedi Kemanusiaan pada Pemilu 2019.

6. Kami mengajak segenap elemen masyarakat madani yang cinta keadilan, dan kebenaran, serta peduli kemanusiaan, untuk bersama-sama melalui AMP-TKP 2019 ikut menanggulangi Kejadian Luar Biasa/Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 ini secara tuntas.

KERANGKA ACUAN

ALIANSI MASYARAKAT PEDULI TRAGEDI KEMANUSIAAN PEMILU 2019

(AMP-TKP 2019)

 

1. Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP 2019) adalah gerakan moral untuk kemanusiaan, bukan gerakan politik kekuasaan. Karena itu, semua pendukung Aliansi ini mengenyampingkan aspirasi dan kepentingan politik, dan semata-mata berniat utk berbuat memberi empati kepada masalah kemanusiaan beserta hak-haknya yg mendasar, serta memberi solusi utk perbaikan dan kemaslahatan.

 

2. Terhadap Tragedi Kemanusiaan yg menimpa bangsa pada Pemilu 2019 ini, AMP-TKP 2019  berjuang bersama elemen-elemen lain yg sepaham dan sejalan utk adanya penyingkapan tuntas penyebab Tragedi Kemanusiaan tsb. Langkah AMP-TKP 2019 adalah mendorong, dan, pada batas tertentu sesuai kemampuan, dapat melakukan  investigasi, terhadap tragedi tsb, terutama dari sisi akademik, dan sosial kemasyarakatan.

 

3. Gerakan AMP-TKP 2019 memokuskan perhatian pada:

 

a) Memberi dorongan moril terhadap pihak-pihak yang berwewenang utk melakukan investigasi, atau melakukan investigasi parsial sesuai kewenangan dan kapasitasnya, utk menyingkap faktor penyebab Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 dg mengevaluasi proses kerja pelaksanaan Pemilu 2019,

b) Menciptakan _public awareness_  bahwa tragedi tersebut adalah tragedi kemanusiaan besar dalam sejarah bangsa. Utk itu diharapkan agar tragedi dapat dicegah dan tidak terulang pada masa mendatang,

c) Membantu keluarga korban utk memperoleh hak-hak mereka, dan meringankan penderitaan,

d) Bekerja sama dengan semua pihak utk tujuan yg sama.

 

4. Gerakan AMP-TKP 2019 bersifat _ad hoc._

 

5. Gerak dan mekanisme kerja Aliansi bersifat kolektif-kolegial.

 

6. Utk jangka pendek, AMP-TKP 2019 bekerja sama intensif dengan pihak-pihak penyelenggara negara, Komnas HAM, PB IDI, Mer-C, dan pihak-pihak imparsial lainnya.

 

7. Dasar gerak: Nilai-nilai kemanusiaan yg adil dan beradab, hak-hak masyarakat sipil,  dan mandat dari keluarga korban.

 

Hal-hal lain akan ditentukan kemudian secara bersama-sama.

 

Jakarta, 5 Mei 2019.

 

ALIANSI MASYARAKAT PEDULI TRAGEDI KEMANUSIAAN PEMILU 2019

 

Susunan Pengurus

 

Pengarah

Ketua: M. Din Syamsuddin

Anggota: Para senior

 

Presidium:

1. Iwan Piliang.

2. Jose Rizal

3. Teuku Nasrullah

4. Marah Rusli Siregar

5. Siane Indriani

6. Nashirul Haq.

 

Sekretaris: Ahmadie Thaha

Wakil Sekretaris: Alia Baidhawi

Bendahara: Widya Murni

Wakil Bendahara: Tatat Rahmi.

 

DIVISI-DIVISI

1. Database

2. Medis

3. Bantuan Hukum & Advokasi

4. Pengkajian

5. Hubungan Keluarga Korban

6. Humas & Publikasi

7. Digital Forensik

BACA: Peserta Aksi Demo Bawaslu Keracunan

 

ANGGOTA

A. Rasyid Muhammad,

Aay M. Furkon,

Abdul Aziz Basyaruddin,

Abu Askar,

Abu Maruf,

Abu Usmul Indunissy,

Achmad Mundo Rivai,

Adang Djumhur Salikin,

Adang H Suhehdar,

Ade Achyar,

Adiwarsita Adinegoro,

Adnan Madani,

Afif Hamka,

Ahmad Fadli,

Ahmad Fauzi Tidjani,

Ahmad Sadeli Karim,

Ahmad Sastra,

Ahmadie Thaha,

AH Cahyo

Alaidin Athory,

Ali Akbar Soleman,

Alia Baidhowi,

Alton (Achmad Tontowi Djauhari),

Amidhan Saberah,

Amri Siregar,

Andrianto,

Adieb ME Purnomo

Ani Hasibuan,

Anwar Abbas,

Any Setianingrum,

Asep P. Bahtiar,

Ba’lawi Nu’man,

Bahtiar Effendy,

Bambang Prasetya,

Bambang Setiadji,

Bambang Sudiyono,

Bin Subiyanto M,

Bob Hasan,

Busyro Muqoddas,

Buya Gusrizal,

Buya Muhammad Nurman,

C. S. Askar,

Chairul Tamimi,

Chusnul Mar’iyah,

Cut Meutia Adrina,

Cyntya Vya,

Dadang Kahmad,

Dedik Sugianto,

Deni Solehudin,

Dian Islamiati,

Dudi Salam,

Dwiki Darmawan,

Eben Bachsin,

Edhi Mulyono,

Endang Rudiatin,

Ekarina,

Era Irhamni,

Evan Satriady,

Fahmi Alamry,

Faisal Haq,

Faksi Septian Mahargita,

Ferry Edison,

Gus Femry,

Gus Hafidh,

Hadi Siwa,

Hamdani,

Harun Albar,

Herry Sinaramata,

Hidayat Rusdi,

Imbalo Iman Sakti,

Irwan Mei Rabuansyah,

Iwan Piliang,

Iwan Ratman,

Jeje Zaenudin,

Jen Zuldi,

Joko Intarto,

Jose Rizal,

Legisan Sugimin Samtafsir,

Latief Awwaludin,

Lucky Junan Subiakto,

Lutfi Sukri,

Lulu Fatah,

M. Din Syamsuddin,

M. Hatta Taliwang,

M. Jumhur Hidayat,

M. Kamaludin ZA,

M. Lukman Ashari,

Makno Basuko

Marah Sakti Siregar,

Misbahuddin,

Mohammad Shoelhi,

Mohammad Siddik,

Muhammad Chirzin,

Muhammad Juanda,

Mpu Jaya Prema Ananda,

Nadjib,

Nashirul Haq,

Nina Purnamasari,

Ni’matul Ulfah,

Noor Chozin Agham,

Nopian Ansori,

Noval Verdian,

Nurhadi M. Musawir,

Nurjaman Mochtar,

Nyoman Udayana Sangging,

Poetra Adi Soerjo,

Qosdus Sabil,

R. Umi Baroroh,

Rahmat Fauzi,

Reza Indragiri Amriel,

Rifnaldi,

Ryas Rasyid,

S. Iskandar,

Sayuthi Assyatri,

SF Marbun,

Siane Indriani,

Sri Lestari Linawati,

Sudirman Said,

Sujito Negoro,

Syafrudin Anhar,

Tamam Achda,

Tatat Rahmi,

Tauchid Suroso,

Teuku Nasrullah,

Tjipto Subadi,

Toyeb,

Ulla Nuchrowaty,

Umar Husin,

Usep Syaefulloh,

Uung Sendana,

Wahidin,

Wahidin Hasan,

Widya Murni,

Wilson Lalengke,

Yayah Khisbiyah,

Zulfi Ramlan Pohan.

Melani Sadono,

Indar Arifin,

Zeng Wei Jian,

Samira Farahnaz,

Toyeb,

Syahlan Siregar,

Ririn Sunarlin,

 

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Swt meridhai langkah kita.

Wassalam,

 

*Iero

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

17 tanggapan untuk “AMP-TKP 2019 Sorot Misteri Kematian Petugas Pemilu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas