IKB UI, Kedaulatan Rakyat Harus Ditegakkan Di Indonesia

 

Video Demo

 

BintangEmpat.Com, Jakarta – Sejak Jumat (14/3) pagi seribuan orang pendemo menuju Mahkamah Konstitusi dengan memakai atribut Jacket, kaos serba kuning berunjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat dengan berbagai sepanduk dan tulisan yang menuntut keadilan, usut Tragedi kematian petugas Kpps 600 lebih nyawa melayang, Tragedi 22 Mei 2019.

 

Menurut anggota Ikatan Keluarga Besar Universitas Indonesia (IKB-UI) Peduli Masyarakat, Suta Widhya SH, unjuk rasa saat ini bersamaan dengan dimulainya persidangan perdana gugatan sengketa Pemilihan Presiden yang diajukan tim Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi.

Video Bambang Widjojanto Bongkar 2 Perkara 01

 

“Awalnya, massa berkumpul di depan patung Kuda Arjuna Wijaya atau Asta Brata didepan Gedung Kemenpar. Namun kemudian kami berjalan lebih mendekat menuju gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dengan membawa spanduk dan poster yang bertuliskan sejumlah tuntutan, “Balikin kedaulatan rakyat, dari perampok suara rakyat, Kami ingin Kejujuran, Save Our Election dan lainnya”, jelas Suta.

Suta
Suta Widhya

Massa yang mengikuti aksi damai pun menuliskan di berbagai spanduk bahwa aksi ini bukan bela Prabowo-Sandi, namun aksi ini demi menyatakan aksi gerakan nasional kedaulatan rakyat.

Ia melihat saat ini bukan lagi urusan kemenangan Prabowo-Sandi, tapi kedaulatan rakyat yang tengah diperjuangkan di MK. Namun, bagaimana andai putusan berbeda dengan harapan para pendemo?

Video Pengakuan Iwan

 

“Kami merasa saat ini kedaulatan rakyat sudah tidak ada. Yang ada perseteruan rakyat seakan” dikelola” sehingga rakyat saling berbenturan. Laporan pelanggaran dari pihak mereka seakan cepat diproses, tapi bila pihak kami yang melapor terasa berbeda dalam pelayanan. Ini merupakan contoh diskriminasi hak hukum yang nyata terjadi. “Tutup Suta.

 

*Redaksi

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas