Pemerintah Wajib Pulangkan Habib Rizieq, Pengacara Pertanyakan Pencekalannya

BintangEmpat.Com, JAKARTA – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera meminta agar pemerintah bertanggung jawab untuk memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dari Arab Suadi ke Indonesia.
“Pemerintah berkewajiban kalau ada warga negara‎ yang tidak bisa pulang, bukan karena dia melanggar hukum, di negara tempatnya dituju, pemerintah harus bertanggung jawab memulangkannya,” kata Kapitra, Minggu (28/7/2019), dikutip dari okezone.com.

Habib Rizieq sendiri saat ini masih berada di Arab Saudi. Pihak kuasa hukum menyebut Habib Rizieq terhambat untuk pulang ke Indonesia. ‎Imam Besar FPI tersebut juga disebut harus membayar denda Rp110 juta karena overstay atau telah melewati batas tinggalnya di Arab.

BACA: Megawati Nasi Goreng Rachmawati Nasi Liwet

Menurut Kapitra, yang pernah jadi pengacara Habib Rizieq, pemerintah diwakili oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) wajib mengurus segala keperluan untuk pemulangan Habib Rizieq. Sebab, kata Kapitra, Habib Rizieq masih berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang wajib dilindungi hak-haknya. “Kalau warga negara kita terkatung-katung, pemerintah tidak boleh diam begitu. Pemerintah itu pelayan,” terangnya.

Kapitra menegaskan, instansi yang harus bertanggung jawab untuk mengurus kepulangan Habib Rizieq yakni, Kemenlu. Ditekankan Kapitra, jika Kemenlu tidak sanggup melindungi warga negaranya, maka Presiden Jokowi harus mengambil alih.
“Kalau Menlu tidak punya kemampuan untuk memberikan perlindungan, atau memulangkan Habib Rizieq Shihab, maka presiden harus mengambil alih,” kata dia.

BACA: KPK Bicarakan Tuntutan Hukuman Mati Bupati Kudus

Pengacara Pertanyakan Pencekalan Habib Rizieq

Terpisah, Pengacara Front Pembela Islam (FPI) Sugito Atmo Prawiro membantah isu adanya persyaratan yang diajukan dari pemerintah untuk memulangkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia.
“Enggak ada, saya enggak denger sama sekali. Dan sejauh ini enggak ada,” tutur Sugito, Minggu (28/7/2019).

Di sisi lain, Sugito yang juga kuasa hukum Habib Rizieq menyinggung soal pencekalan pemerintah Arab Saudi kepada kliennya sehingga tak bisa pulang.

BACA: Putra Jokowi-Maruf Bakal Masuk Pilkada 2020

“Kalau yang saya tahu Habib dicekal, tapi dicekal istilah orang Indonesia mau keluar negeri. Ini untuk orang Indonesia yang mau pulang kok enggak bisa dan dicekal oleh pemerintah Arab Saudi?” katanya.

Dia pun menduga ada oknum yang sengaja bermain di atas pencekalan kepada Imam Besar FPI ini. Sebab pemerintah Arab Saudi tak mungkin mengeluarkan larangan tanpa adanya sebuah kesepakatan.
“Tapi saya enggak tahu ada apa di balik itu semua,” kata dia.

Sekedar diketahui, isu yang berhembus akhir-akhir ini adalah pemerintah menjanjikan Habib Rizieq dapat pulang dengan lancar, tetapi izin ormas FPI di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak diperpanjang lagi alias dibubarkan.

Hingga saat ini FPI tengah berusaha mendapatkan izin ormasnya agar dapat diperpanjang oleh pemerintah dan Kemendagri belum memutuskan apakah akan memperpajang izin FPI.

Sementara, Habib Rizieq masih tak bisa kembali ke tanah air usai pergi ke Arab Saudi setelah terjerat beberapa kasus hukum. Karena itu, Sugito membantah isu yang muncul tersebut. *

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

One thought on “Pemerintah Wajib Pulangkan Habib Rizieq, Pengacara Pertanyakan Pencekalannya

Tinggalkan Balasan