Suta: Hakim Merdeka Memutuskan Perkara

 

Redaksi, Jakarta – Politik hukum yang dialami oleh Sri Bintang Pamungkas dan aktivis lainnya sebenarnya sama saja proses peradilan yang dilakukan, mulai dari penyelidikan, penyidikan, dan seterusnya hingga penuntutan JPU dan putusan Hakim. Namun, yang membedakan di situ terkesan ada “selera penguasa”.

“Menurut kami 100% Permohonan KZ dikabulkan, dan bohong keterangan yang mengatakan akan ada intervensi kuat dari pihak pemilik kekuasaan, dengan alasan akan menimbulkan preseden buruk terhadap indepensi hakim di pengadilan,” Komentar Suta Widhya SH salah seorang Eks Tim Kuasa Hukum Mayjen TNI Purn Kivlan Zen pada Senin (29/7) pagi di Jakarta.

BACA: Jokowi Dan Pansel Capim KPK Dituding Sekongkol

Suta menjelaskan alasan yang mendasari keyakinan nya adalah Karena ada clossing question and clossing statement dari salah seorang PH Termohon :

1)Metoda apa yang Ahli sampaikan pada persidangan ini?
Dijawab: sistematis dalam menyampaikan pendapat keahlian.

BACA: Tiga Jenderal Bermasalah Lolos Pansel KPK

2) clossing statement dari PH Termohon: semoga penerapan yang dilakukan oleh penegak hukum bisa mengacu dari keterangan Ahli yang disampaikan hari ini (Kamis, 25/7).

“Namun demikian Hakim Tunggal Achmad Guntur tentu punya keputusan sendiri. Putusan yang sedianya dibaca ini hari ditunda pada Selasa (30/7)besok,” Tutup Suta.

*Redaksi

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas