Kontroversi Habib Rizieq Salah Jenazah Mbah Moen Hingga Serobot Baca Doa

 

Menantu HRS Saat usung Jenazah Mbah Moen
Menantu HRS Saat usung Jenazah Mbah Moen.

Redaksi, Jakarta – Beragam kisah seputar pemakaman Kiai Haji Maimoen Zubair di pemakaman Ma’la, Arab Saudi, Selasa (6/8).

Berita Terkait: Habib Rizieq Shihab Pimpin Doa Pemakaman Mbah Moen 

Habib Rizieq Pimpin Doa, Makam Mbah Moen Dekat Sayidah Kodijah

Ini Wasiat Mbah Moen

Novel: Hubungan Wasiat Mbah Moen Dengan Habib Rizieq

Salah satunya adalah informasi yang mengatakan Habib Rzieq Shihab yang membacakan doa ketika proses pemakaman.

Namun informasi ini dibantah oleh Dubes Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. Kepada wartawan, Rabu (7/8), Agus Maftuh mengisahkan kejadian sesungguhnya. Sebab dirinya adalah salah satu orang yang menggotong jenazah Mbah Moen ke liang lahat.

Agus mengatakan, susasana di pemakaman kala itu memang penuh sesak. Habib Rizieq Shihab juga terlihat di kawasan itu, namun berada di liang lahat yang salah. Sebab waktu yang hampir bersamaan juga datang jenazah yang dibungkus kain biru.

Video Prosesi Pemakaman Mbah Maimoen

“Karena saya tahu penutup jenazah Mbah Moen adalah warna hitam seperti jubah kebesaran Saudi, saya tidak ikut berebut jenazah Mbah Moen yang belum sampai di makam,” tutur Agus dilansir dari Detik.com yang ditulis oleh genpi.co.

Tak berapa lama, datang jenazah Mbah Moen. Agus mengatakan saat hendak diturunkan ke liang lahat, banyak orang yang berebut ingin menyentuhnya. Proses pun terus berlangsung di bawah desakan massa.

Setelah proses pemakaman tiba-tiba ada yang membaca talkin tanpa diminta.
“Dalam tradisi NU, kalau ada kiai besar wafat jarang ditalkin, dan kalaupun ditalkin harus dilakukan oleh kiai yang selevel.

Sebenarnya ini sangat tidak etis dan ‘kewanen’ terlalu berani dan su’ul adab (tidak etis), apalagi talkin-nuya model reguler,” ujar Agus.

Di saat talkin itu, lalu ada orang yang membaca doa tanpa dikomando. Dia adalah Habib Rizieq Shihab. Aksi Imam Besar FPI ini disesalkan sekaligus dianggap sangat tidak etis oleh Agus Maftuh. Sebab menurutnya, sebagai Dubes, dirinya lah yang menjadi shohibul bait alias yang punya hajat.
“Saya heran ada orang tanpa koordinasi dengan shohibul bait memposisikan diri sebagai pembaca doa,” tandasnya.

SANGGAHAN

Tudingan Dubes Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel terkait HRS serobot doa dan salah jenazah Mbah Moen disanggah atau dibantah oleh akun @AnginGunung melalui Novel Bamu’min, begini isinya:

 

IB HRS SEROBOT DOA ❓

Dubes RI utk Saudi Agus Maftuh tanpa punya rasa malu, bahkan penuh rasa Hasad, Iri & Dengki sebut HRS serobot Doa di Pemakaman Mbah Maimoen di Ma’la – Mekkah.

Padahal salah seorang Putra Mbah Maimoen yaitu KH Najih Maimoen melalui asistennya yg bernama Ust Mahmud mengontak langsung Hb Hanif Alattas mantu HRS via WA dan meminta agar HRS hadir dg rombongan serta ikut mengimami Shalat Jenazah Mbah Maimoen & mendoakannya, sbgmn Kyai Anwar Manshur dari Lirboyo dan Hb Muhammad b Idrus Al-Haddad dari Malang yg sdh mengimami Shalat Jenazah Mbah Moen dg rombongannya masing-masing.

Namun HRS tahu diri, biar Shalat Jenazah dipimpin yg lain saja, apalagi sdh dilakukan berulang kali, sdg beliau bersama rombongan cukup Doa saja di atas Pusara Mbah Maimoen di Ma’la.

Jadi, HRS tdk serobot Doa, tp dg izin salah seorang Putra Mbah Maimoen, bahkan diminta scr khusus.

Selain itu, Dubes RI pun mencoba membangun NARASI DUSTA bhw HRS berdiri dan berdoa di lobang lahat yg salah.

Padahal, pada awalnya memang HRS bersama sejumlah Habaib & Ulama serta Umat Islam berdiri di liang lahat yg salah, tapi sebelum Jenazah Mbah Maimoen sampai ke Ma’la, atas petunjuk asisten Sayyid Ahmad Al-Maliki yaitu Hb Abdillah Assegaf, diarahkan ke lobang kubur yg benar, shg saat jenazah diturunkan dan diazankan serta diiqomatkan HRS sdh berada di lobang yg benar.

Jadi, saat Hb Hanif Alattas baca TALQIN dan HRS baca DOA sdh tepat berada di atas Pusara Mbah Maimoen. Justru Menag RI & Dubes RI bersama Staff KBRI berada di belakang terhalang ribuan umat Islam.

Karenanya, Dubes RI wajib minta maaf ke HRS & Umat Islam lantaran sdh sebar HOAX & FITNAH ke tengah publik via berbagai media.

ANDAIKATA pun HRS tdk diminta, mk tetap saja bebas berdoa di Ma’la bersama Umat Islam utk Mbah Maimoen, tdk perlu izin atau rekomendasi dari KBRI.

Sejak kapan Doa di Pemakaman Ma’la – Mekkah harus izin Dubes RI ❓ Apalagi yg berdoa seorang Habib cucu dari Sayyidah Khadijah Srikandi Ma’la Rodhiyallaahu ‘Anhaa❗

Lagi pula IB HRS ikut memakamkan dan mendoakan Mbah Maimoen memang sdh SEMESTINYA, krn Mbah Maimoen adalah Ulama Besar Pecinta Ahlul Bait, dan Mbah Maimoen selama ini sangat menghormati HRS serta tidak pernah nyinyir thd Aksi 212. Apalagi Gus Najih putra Mbah Maimoen adalah Sahabat Baik HRS.

Jadi jelas, masalahnya bukan soal izin atau tdk izin, serobot atau tdk serobot, tp umat Islam ramai2 sambut kehadiran HRS di Ma’la dan mengamini Doanya, sdg Dubes RI tdk ada yg sambut kedatangannya apalagi mengamini Doanya. Bahkan para wartawan pun yg semula disiapkan khusus utk meliput para pejabat, ikut berlarian mengejar dan mengerumuni HRS.

Selain itu, dari peristiwa ini terbuka kedok & topeng Dubes RI yg selama ini mengaku-ngaku menghormati HRS dan siap membantu masalahnya, faktanya dengar Doa HRS saja sdh kepanasan & blingsatan.

Paham kaan … ⁉

@AnginGunung

SANGGAHAN

Novel Bamu’min yang juga tokoh PA 212 dan orang dekat HRS Ketika dikonfirmasi via WhataAppnya (WA) mengatakan, “Kacau itu mas, ” tulis Novel dalam chat WA.

Tidak hanya itu, Novel juga menunjukkan statusWA Gus Wafi anaknya Almaghfurlah MbahYai Maimoen ..

“Yg isinya berterimakasih banyak kepada Habib Muhammad Rizieq dan Habib Hanif Alatas..,” tulis Novel sambil menunjukan screenshot

Screenshot status WA Gus Wafi dari Novel Bamu'min
Screenshot status WA Gus Wafi dari Novel Bamu’min.

 

Tidak hanya itu, Novel pun menunjukan foto-foto keluarga besah almarhum Mbah Maimoen disertai keterangan, “Makkah, Kamis 7 Dzulhijah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair (Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl ) ke kediaman alwalid HRS di Mekkah, mudah2an memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani llmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiin ya Robbal Alamin, ” tulis Novel.

VIRAL: Prabowo Datangi Kongres PDI P Bakal Terbentuk Poros TK

Inilah Hasil Ijtima’ Ulama IV

Gegara Listrik Padam Pengantin Baru Habiskan Malam Pertama Dengan Bukan Suaminya

Novel Bamu’min: Makkah, Kamis 7 Dzulhijah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair (Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl ) ke kediaman alwalid HRS di Mekkah, mudah2an memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani llmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiin ya Robbal Alamin.

 

Makkah, Kamis 7 Dzulhijah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair (Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl ) ke kediaman alwalid HRS di Mekkah, mudah2an memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani llmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiin ya Robbal Alamin.
Novel Bamumin: Makkah, Kamis 7 Dzulhijah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair (Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl ) ke kediaman alwalid HRS di Mekkah, mudah2an memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani llmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiin ya Robbal Alamin.

 

(Redaksi).

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas