Polres Sampang Gagal Ungkap Penyerangan Kantor Media

Surat Tanda Terima Laporan Polisi
Surat Tanda Terima Laporan Polisi

 

Redaksi, Jawa Timur – Ketidak Profesionalan Kinerja Aparat Penegak Hukum Polres Sampang dalam menindak lanjuti laporan masyarakat mulai terlihat jelas. Kali ini, Laporan Penyerangan Kantor media Jawapes Biro Sampang Madura Jawa Timur, Sudah hampir Tiga bulan lamanya, tapi tidak ada tanda terungkap siapa pelakunya.

BACA: Kapolri, Peringatan Bagi Kapolres

Kapolri Lirik Kombes Pol Solehan

Polisi Ini Dipukul Istri Hingga Masuk Rumah Sakit Gara-gara Gendong Wanita Kecelakaan

Padahal belakangan ini kinerja oknum Polres Sampang sering di viralkan diberbagai sosmed dan media masa tentang keberhasilan mengungkap berbagai kasus, seperti kasus kriminal maupun Narkoba.

Dari itu membuat Rifai selaku pelapor angkat bicara, meminta kepada penyidik untuk melimpahkan laporannya ke Polda Jatim jika memang Polres Sampang tidak mampu  mengungkap kasus tersebut.

“Kalau laporan saya masih belum ada kejelasannya, saya minta dilimpahkan ke Polda Jatim saja biar bisa ditindaklanjuti,” ujar Rifai, Rabu (14/8/2029).

Lanjut Rifai, dirinya sering mempertanyakan perkembangan laporannya kepada petugas yang menangani di Polres Sampang. Tapi dengan tegas Penyidiknya menyatakan tidak bisa mengungkap apalagi menangkap pelakunya.

BACA JUGA:  Oknum Polisi Hobi Selingkuhi Istri Orang Digerebek

“Menurutnya karena tidak ada saksi saat kejadian jadi tidak bisa mengungkap. Maunya petugas akan menindak jika korban ada, saksi ada dan pelaku jelas sehingga mudah menangkapnya,” kesal Rifai.

Saat dikonfirmasi AKP Subiyantana selaku kasat Reskrim Polres Sampang melalui jaringan WhatsApp terkait Laporan tersebut dirinya tidak bisa menjabarkan dengan jelas kesulitan terkait penyidikan kasus tersebut .

“Iya mas terkait tentang proses penyelidikan kita akan maksimalkan mas. Kapan kita bisa ketemu di kantor mas agar bisa koordinasi biar lebih jelas permasalahannya,” jawabnya singkat.

Sugeng Nugroho, SH sangat menyesali keterlambatan Polres Sampang dalam menyikapi adanya laporan masyarakat.

“Aturan pengaduan masyarakat sejak diterima Kepolisian paling lambat dalam waktu 20 (dua puluh) hari wajib memberikan tanggapan/jawaban kepada pengadu/pelapor; dan paling lambat 90 (sembilan puluh) hari wajib menyelesaikan permasalahan yang diadukan/dilaporkan.

Jika masih belum terselesaikan pejabat penerima pengaduan wajib membuat laporan tertulis disertai alasan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan kepada atasan langsung untuk diteruskan kepada Irwasum Polri,” jelas Sugeng.

 

(fiq)

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas