Sekapur Sirih Menyambut Dirgahayu RI Ke-74

Sekapur Sirih Menyambut Dirgahayu RI Ke-74

Oleh : Novel Bamukmin (Ketua Media Center PA 212 sekaligus Penasehat Hukum BintangEmpat.Com).

Asalamualaikum wr wb

74 tahun sudah Indonesia merdeka dari penjajahan asing selama kurang lebih 350 tahun yang telah merampas seluruh yabg ada pada Indonesia.

Penjara, darah dan nyawa para pahlawan berjuang mempertaruhkan itu semua untuk Indonesia yang dicintai.

Sehingga kita yabg sudah enak tinggal meneruskan mempertahankan kemerdekaan dari penjajah gaya baru yang ingin melanggengkan kekuasaannya dan terus mencengkram Bangsa Indonesia debgan memperdaya SDA dan SDM lewat ekonomi, politik, hukum, tehnologi, budaya serta media dengan juga memaksakan ideologi komunis, liberal, aliran sesat, LGBT, penista agama dan kriminalisasi ulama
Sehingga kita harus Jas Merah (jangan sekali-kali melupakan sejarah) juga Jas Hijau (jangan sekali kali Hilangkan Jasa Ulama) karena sebelum NKRI Berdiri, juga TNI dan Polri berdiri ulama-lah bersama rakyat 350 tahun yang mengusir penjajah sehingga di zaman merdeka ini ulama-lah yang pantas mengatur negara ini walau di luar jabatan resmi yang seharusnya para petinggi negara ini yang selalu ikut aturan ulama bukan justru sebaliknya malah mengkriminalisasi ulama yang dengan tegas masih sampai saat ini melawan penjajahan gaya baru.

Sehingga kita sedih saat ini malah kedaulatan kita mau diserahkan kepada asing dan aseng hampir disegala sektor dan menjadikan kita berpeluang tambah besar untuk menjadi penonton di negaranya sendiri sehingga apa artinya pergelaran mewah di istana kalau Indonesia diambang kehancuran.

Untuk itu rakyat Indonesia harus segera bangkit dari keterpurukan di 5 tahunan belakangan ini dari pajangan infrastruktur yang justru menambah hancur kedaulatan kita dengan segera indonesia merdeka dari utang luar negeri, merdeka untuk tegaknya keadilan, merdeka dari penista agama, merdeka dari liberal, merdeka dari komunis, merdeka dari segala kemungkaran.

Mari isi kemerdekaan kita dengan bersukur kepada Allah menjalankan segala perintahnya secara kaffah bukan dengan mengotori dengan maksiat dan kemungkaran karena sejatinya kemerdekaan ini atas berkat Rahmat Allah SWT yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945.

Dan jangan lupa negara ini direbut dari tangan penjajah debgan pekikan Takbir dimana-mana.

Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar !

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

Jakarta, 17 Agustus 2019

DPP Persaudaran Alumni 212

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas