Mahasiswa Bergerak

Foto : Demo di depan gedung DPR .

Video Kejamnya PT QNet Perdaya Difabilitas

 

Redaksi BintangEmpat.Com, Mahasiswa bergerak lagi! Hari ini dan kemarin, mahasiswa di berbagai wilayah turun ke jalan menolak UU KPK hingga RUU KUHP digelar.

Senin (23/9/2019), setidaknya ada lima mahasiswa dari berbagai universitas di lima daerah yang menggelar aksi. Di antaranya di Jombang, Yogyakarta, Kepulauan Riau, Jawa Barat dan Jakarta. Mereka secara serempak menolak pelemahan KPK.

Baca Kerusuhan Di Wamena Papua 16 Warga Sipil Tewas

Di Jombang, Massa Aliansi Mahasiswa Jombang beraksi di depan kantor DPRD setempat. Mereka membawa aspirasi mendesak Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebagai pengganti revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR RI.

Di Sleman, Yogyakarta, massa aksi Gejayan Memanggil beraksi di simpang tiga Colombo, Sleman, siang tadi. Sejumlah spanduk dengan berbagai tulisan, seperti ‘Batalkan UU KPK’ dan ‘Hei Anggota Dewan, Aja Mblenjani Janji’, dibentangkan peserta aksi dengan tertib. Mereka pun membubarkan diri dengan tertib pada sore harinya.

Sorot Kejamnya PT Q-NET Perdaya Pemuda Difabilitas

Di Kepulauan Riau, demonstrasi penolakan pelemahan KPK terjadi Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Mahasiswa berdemo di kantor DPRD Kepri.

Sementara di Jawa Barat, aksi terjadi di Bandung dan Cirebon. Aksi mahasiswa di Bandung sempat ricuh karena massa yang terus mencoba menerobos masuk Gedung DPRD Jabar. Polisi pun terpaksa memukul mundur demonstran dengan water canon dan menembakkan gas air mata karena situasi semakin tak kondusif.

KGP: “Cina Sengkek Taipan 9 Naga Diduga Bakar Hutan”

Di Jakarta, tepatnya di gedung DPR, aksi mahasiswa menolak UU KPK hingga RUU KUHP juga terjadi. Aksi lanjutan dari demo 19 September 2019 lalu itu dikarenakan mahasiswa kecewa DPR tak juga melibatkan mahasiswa dalam pembahasan RUU.

Bongkar Pungli Di Samsat Pacitan

“Kami ingin mencabut RUU KPK dengan menerbitkan perppu yang mencabut UU KPK yang disetujui oleh DPR,” kata Ketua BEM UI Manik Marganamahendra saat jumpa pers di Tugu Reformasi Trisakti, Jalan Kiai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (23/9/2019).

Tanah Diserobot Perusahaan Kelapa Sawit, Masyarakat Tagih Janji Jokowi Cabut Konsesinya

Massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Tuntut Tuntaskan Reformasi itu pun meminta UU KPK untuk segera dicabut dan menolak RUU KUHP. Namun, demo di depan gedung DPR juga dihadiri massa pro-revisi UU KPK yang juga sempat terlibat aksi lempar botol dengan masa tolak revisi UU KPK pada pagi tadi.

Kericuhan juga terjadi pada malam harinya. Mahasiswa penolak RKUHP-UU KPK baru melemparkan botol air mineral ke arah gerbang depan gedung MPR/DPR. Mahasiswa juga mendorong-dorong pagar pintu gerbang. Aksi tersebut terjadi usai DPR yang diwakili Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas menerima audiensi para mahasiswa.

Utusan Presiden China Senang Bertemu Jokowi

Demo rencananya tak akan berhenti. Hari ini, para mahasiswa, khususnya di Jakarta akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar.

“Kami layangkan mosi tidak percaya kepada mereka. Kami akan menurunkan massa yang jauh lebih besar lagi pada 24 (September),” kata Manik usai audiensi dengan anggota DPR.

Rezim Jokowi Bakal Didemo Sampai Tumbang, SBP: “Tolak Pelantikan Jokowi !!!”

“Belasan ribu, karena ada mahasiswa dan aliansi petani dan masyarakat pasti akan turun juga karena berhubungan dengan Hari Tani,” imbuh dia. (*).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*(Sumber detik.com).

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas