Tiga Anak Emas Bupati Kotim Unggul Jabatan

Misnato. Jurnalis BintangEmpat.com

Tiga Anak Emas Bupati Kotim Unggul Jabatan, Pakai Pelet Apa Mereka ???

Oleh : Misnato
Penasaran ingin tau kemanjuran-nya !!!
Sampai kapan anak emas sini masih bisa bertahan ???

BintangEmpat.com, Kalteng – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab.Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Prov.Kalteng) nampaknya tidak sepenuhnya mentaati Peraturan Mentri Pemberdayaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2014 untuk melaksanakan lelang jabatan, dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai pembatasan masa jabatan Kepala Dinas  diwilayah ini.

Didalam ketentuan peraturan tersebut diamanahkan bahwa masa jabatan Kepala Dinas dibatasi hanya 5 (lima) tahun saja dan juga bagi pejabat yang ingin menempai jabatan sebagai Kepala Dinas harus menjalani reassesment dengan harapan kinerja birokrasi bisa berjalan dengan baik dan lebih profesional, disamping untuk menghindari kejenuhan dalam menjalankan tugas dan jabatan yang terlalu lama tanpa dirotasi.

Hasil pengamatan penulis yang merupakan wartawan BintangEmpat.com bahwa ada tiga Kepala Dinas di Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang tidak pernah diganti dan dirotasi ke dinas lain, seakan-akan jabatan itu sudah mutlak dan paten untuk dijabatnya seumur hidup tanpa ada yang berani mengusiknya, untuk memastikan kebenaran opini ini penulis berharap agar instansi yang berwenang  segera turun untuk membuktikan-nya, apakah ini Fitnah atau Fakta.

Ketiga Kepala Dinas tersebut adalah :
1. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Timur yang selama ini   dijabat oleh H.MACHMOERbeberapa periode.
2. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur yang selama ini juga dijabat oleh dr. FAISAL NOVENDRA CAHYANTO beberapa periode.
3.Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Kotawaringin Timur yang selama ini dijabat oleh JHONY TANGKEREbeberapa periode juga tidak pernah diganti.

Ketiga jabatan basah ini seingat penulis tidak pernah dilelang oleh Pemkab Kotim dan ini perlu ditelisik dan dipertanyakan kenapa dan ada apa ???

Publik dan penulis menilai dan menduga ada ketidak beresan terhadap oknum pemberi kebijakan dan penerima kebijakan  dalam penempatan jabatan ini, sehingga menimbulkan opini-opini liar yang saat ini muncul dipublik.

Ada bahasa yang timbul mempertanyakan masalah ini mereka ini unggul jabatan pakai pelet apa mereka ???. Publik Penasaran Ingin Tau Kemanjuran-nya !!!, Sampai Kapan Mereka ini bisa Bertahan ???

Baca Juga :

Kontroversi Menteri Agama Fachrul Razi

Surat Terbuka Bocorkan Internal KPK

Publik menilai ketiga oknum Kepala Dinas ini diduga kuat adalah anak mas oleh pemberi kebijakan (rezim) penguasa wilayah, penempatan mereka di jabatan basah itu merupakan titipan yang seakan-akan tidak bisa diganggu gugat lagi,  merekalah yang paling bisa dan mempuni untuk menempati jabatan itu, dan tidak ada waktu untuk memberikan kesempatan kepada Regenerasi lain yang berkopetensi untuk menempati jabatan dimaksud.

Publik juga berharap jimat mereka sudah tidak mempan lagi, dan tidak sakti lagi  ketika sang penguasa (rezim) ini sudah turun tahta pada Pilkada tahun 2020 yang akan datang untuk mempengaruhi penguasa baru yang akan meneruskan roda pemerintahan di Kabupaten Kotawaringin Timur lima tahun kedepannya.

 

*to

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas