Sentuhan Alfian Kepada Evi Pengidap Tgumor Ganas

Kapolres Jember : ” memikirkan dan merasakan merupakan inti kemanusiaan”

BintangEmpat.com, Jember –  Tidak ada yang baru dalam kemanusiaan, merasakan dan memikirkan merupakan inti dari kemanusiaan. Bilamana saudara di sekitar kita sedang mengalami masa sakit yang menyiksa. Sudah selayaknya kita menunjukkan perhatian dan berempati pada kondisi sesama yang mengiris rasa kemanusiaan.

Capaian kemanusiaan yang membanggakan, telah ditunjukkan oleh sosok suri tauladan Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum. Derita berkepanjangan Pasien Tumor Tulang Ibu Evi Aprilianti ( 27 ) dengan cepat menyulut empati Kapolres Jember untuk dapat meringankan beban sakitnya.

AKBP. Alfian Nurrizal masih terus merasa terpanggil dan kembali datang demi menjenguk pasien Evi, penderita tumor ganas untuk mengetahui hasil perkembangan pemeriksaan medis terhadap upaya pengobatan penyakitnya.

Kamis Sore (19/12), Ia datang juga bukan dengan tangan hampa. Rasa welas asihnya juga ditunjukkan dengan memberi kembali santunan kepada keluarganya yang tetap setia menemani pasien dalam menjalani serangkaian pengobatan di Ruang Rawat Inap Edelwis RS. Dr. Soebandi Jember.

Evi-pun juga tak kuasa menahan air mata ketika Kapolres datang. ” Terimakasih ya pak, sudah bantu kami, ” ucapnya sambil menangis haru.

Amin suami Evi juga menungkapkan, “Saya terharu dengan pak Alfian, saya tidak bisa berkata apa- apa, semoga amal pak Alfian dibalas sama Allah, kami rakyat kecil, kadang buat makan saja susah, ” tuturnya sambil menahan tangis.

Sembari terbaring lemah, kehadiran pucuk Pimpinan Polres Jember disambut dengan senyuman Evi yang menyiratkan rasa bahagia sekaligus bangga. Meskipun Ia enggan berkata. Kapolres pun berusaha meneguhkan kesabaran, meskipun pasien terpaksa harus menjalani tindakan medis (Red. Amputasi) bila mana itu sebagai jalan satu-satunya pilihan untuk menyelamatkan pasien.

“Sakit pasti dialami atau akan di alami oleh siapapun. Tanpa kecuali. Apapun bisa terjadi pada siapapun, Setiap orang tidak mungkin bisa menghindari cobaan sakit, dimana hadirnya realitas yang membutuhkan daya tahan, menguji kesabaran dan keikhlasan untuk saling menguatkan, “ tutur Kapolres saat ditanya terkait kunjungan menjenguk pasien Evi.

Sentuhan Alfian Kepada Evi Pengidap Tumor Ganas

Dan yang paling penting, Kita dilahirkan didunia membawa anugerah terindah dari Tuhan dalam potensi hebatnya, yaitu Empati. Inilah panggilan hati semata, karena dengan ini kita bisa memiliki kekuatan untuk memahami kenyataan yang sedang dialami saudara kita. Dan saat seperti inilah, Kepedulian Kita kepada sesama sedang diuji, tutupnya.

*Ziwa.

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Komentar ditutup.