Menhan Prabowo Unjuk Kekuatan

Foto: Menhan Prabowo Subianto.

Redaksi BintangEmpat.Com, Jakarta – Gaya Menhan Prabowo Subianto memamerkan persenjataan Indonesia luar biasa. Dandanannya santai. Bertopi koboi, safari coklat. Tapi, yang dipertontonkan ke publik dijamin bikin ngeri.

Di arena terbuka, Menhan memajang berbagai produk dan sistem industri pertahanan swasta nasional. Semuanya keren. Semuanya canggih.
Dari mulai kapal selam, pakaian prajurit, drone, misil, dan tank hingga kendaraan tempur buatan industri pertahanan dalam negeri, semua diperlihatkan ke publik.

Baca: Nenek 65 Tahun Diduga Diperkosa Kapolres Jember Turun Tangan

Semua dipajang saat pameran produk dan sistem pertahanan yang dikembangkan industri pertahanan swasta nasional di Kantor Kementerian Pertahanan, di Jakarta Pusat, Selasa lalu.

Tak ada satu pun ang terlihat ecek-ecek. Semua terlihat menakutkan.
Gaya Menhan Prabowo Subiatno terlihat seperti promosi. Tidak perlu teriak-teriak, dunia internasional langsung tahu kalau Indonesia punya banyak industri pertahanan yang keren.

Baca: Kepala Sekolah SMU Di Mojokerto Akui Siswinya Joget Sambil Mabuk

Kwalitasnta pun mumpuni.
Cerminannya bisa dilihat dari senjata produksi Pindad. Senjata produksi Pindad sukses mengantarkan Indonesia menjadi juara umum lomba tembak internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) dan ASEAN Armies Riffle Meet(AARM). Teknologinya dijamin paten. Sudah disesuaikan dengan generasi perkembangan kesenjataan masa kini.

Baca: Granat Meledak Di Monas Prabowo Pantau Investigasi

MU5 HPBT A1/A2 kaliber 5,56 mm,  MU2-TJS A1 kaliber 7.62 mm, dan MU1-JHP A1 kaliber 9 mm memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Prabowo pun bangga dengan kemampuan anak bangsa yang berhasil membuat produk dan sistem pertahanan nasional.

“Saya minta mereka datang untuk memamerkan kemampuan, sangat membanggakan. Kita sudah punya kemampuan-kemampuan yang sangat bagus,” kata Menhan Prabowo.

Baca: Kapolres Jember: Film Sang Prawira Cocok Buat Milenial

Prabowo mengaku telah mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan peran industri pertahanan dalam negeri.

“Dalam pengadaan alutsista untuk kepentingan pertahanan kita. Selama ini saya dengan Wakil Menhan sedang keliling dan untuk mempercepat proses kita undang industri pertahanan swasta,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan