Polisi Berpeci Putih Kawal Demo Tolak Paham Radikalisme

BintangEmpat.Com, Jawa Timur – Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H,S.I.K, M.H memimpin sejumlah pasukan yang berjaga mengamankan jalannya aksi damai tolak penjajahan idiologi bangsa ( Topi Bangsa ) yang digelar di Jalan PB. Sudarman Depan Kantor Pemkab Jember. Kamis Siang (12/12/2019)

Baca:  Polres Jember Sabet Suara Rakyat Award Tahun 2019

Ada yang beda dalam pengamanan aksi ini. Tak seperti biasanya, kali ini Polisi yang disiagakan tampak berpenampilan agamis. Polisi pria berpeci putih sedangkan bagi Polwan Muslim menggunakan Hijab .

Disisi lain, aksi simpatik ditunjukkan Kapolres Jember saat memimpin pengamanan di lapangan. Kapolres turun langsung menyapa peserta aksi dengan ramah sembari bagi-bagi air mineral sebagai bentuk pengamanan yang humanis.

Baca: Nenek 65 Tahun Diperkosa Kapolres Jember Turun Tangan

Sejumlah 350 Orang Personil Polisi di kerahkan untuk mengawal aksi demo yang menuntut penolakan paham radikalisme dan upaya memecah belah kerukunan bangsa. Kendaraan water canon, security barier, ambulance juga disiagakan guna mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan.

Baca:  30 Tahun Idap Kusta Kapolres Jember Datangi Nenek Sumirah

Sekitar 200 Orang massa bergerak dari Lapangan Talangsari Kecamatan Kaliwates menuju Kantor Pemkab. Pengamanan aksi damai berlangsung dalam suasana religi. Peserta aksi pun menyampaikan pendapat di muka umum dengan cara- cara damai dan sejuk, kemudian diiringi menyanyikan lagu kebangsaan, istighotsah dan pembacaan pakta integritas.

AMANKAN AKSI DAMAI TOPI BANGSA, KAPOLRES JEMBER PIMPIN PASUKAN POLISI BERPECI PUTIH DAN BERHIJAB

“ Syukur Alhamdulillah kegiatan aksi Topi bangsa dapat berjalan dengan tertib dan damai. Dimana dalam menyampaikan orasi juga dilakukan bergantian dengan cara yang luar biasa, mengingatkan Kita untuk mengedepankan ukhuwah Islamiyah”, Kata Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal, mantan pemain basket dengan tinggi 185 Cm ini.

Baca: Anggota TNI Bacok Polisi Di Pamekasan

Lebih Lanjut Kapolres menegaskan tidak ada radikalisme di Wilayahnya Kabupaten Jember. Pihaknya mengoptimalkan pengamanan humanis karena penyampaian pendapat di muka umum ini adalah aksi damai dan istighotsah untuk itu Polres Jember melaksanakan pengamanan secara religi.

” Insya Allah paham radikalisme tidak ada di Jember, sebelum ada demo ini, kami bersama jajaran sudah mendeteksi dini, kami sosialikan ke masyarakat, bahkan ke kampus-kampus sudah kami lakukan, mari Jegeh Apike Jember (red: Ayo jaga kebaikan kota Jember), ” pungkas Alfian pria berdarah Madura ini.

*( Redaksi _Hadi Poernomo ).

Tinggalkan Balasan