Penculikan Juragan Roti Hebohkan Warga Lumajang

 

Pabrik Roti Milik Imam

Penculikan Juragan Roti Hebohkan Warga Lumajang.

Jawa Timur – Kasus dugaan penculikan terhadap Imam Syafi’i warga desa Tukum, Kecamatan Tekung, Lumajang, Jumat (3/1/2020), sempat menjadikan heboh warga setempat, sekitar pukul 9.00 wib, Imam Syafii didatangi oleh sekelompok orang tak dikenal, namun tiba-tiba langsung dibawa masuk dalam mobil jenis minibus dan dibawa pergi oleh sekelompok orang asing tersebut tanpa berpamitan kepada pihak keluarga, dan hanya mengatakan buser dari Surabaya.

Kapolres Minta Proyek, Kapolri: Laporkan Saya

Setelah ditunggu sekitar dua jam dari kasus dugaan penculikan tersebut, Istri Imam Syafii mendapat telephone dari suaminya yang tak lain adalah Imam Syafii itu sendiri sembari menyuruh istrinya menyiapkan uang tunai sebesar Rp 200 juta.

Istri Imam Syafii setelah berembuk dengan mertuanya lalu memutuskan untuk menyuruh istri Imam Syafii melaporkan kejadian tersebut ke kantor Desa Tukum, dan laporan tersebut diterima oleh Kepala Desa Tukum, Ahmad Yunus, kemudian Ahmad Yunus mencoba mengklarifikasi kepada Polsek Tekung terkait dugaan kasus penculikan tersebut yang meminta tebusan Rp. 200 juta tersebut.

Evi Pengidap Tumor Ganas Dirujuk Ke RS Dr Soetomo, Badan Tinggal Tulang Terbalut Kulit

“Waktu itu atas saran dari mertua istri Imam Syafii, Istri Imam Syafii melaporkan kejadian tersebut kepada saya, dan selanjutnya saya klarifikasikan kepada Polsek Tekung namun pihak polsek tidak tahu, dan katanya juga dari Polsek Tekung meneruskan mengklarifikasi kepada Polres Lumajang, namun juga tidak tahu menahu terhadap kejadian tersebut”, ungkap Yunus, Sabtu (4/1/2019).

Yunus menambahkan, pada sore harinya datang anggota dari Polres Lumajang sembari menunjukkan foto-foto orang asing yang diduga sebagai penculik Imam Syafii kepada keluarganya.

“Baru petang itu permasalahan itu sudah jelas bahwa yang diduga menculik Imam Syafii adalah anggota kepolisian dari Polda Jatim”, tegasnya.

Sementara Itu Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH., saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dugaan penculikan itu bukanlah kasus penculikan namun penangkapan dari Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim setalah pihak mengklarifikasikan kepada Polda Jatim.

“Setelah kami mengkonfirmasikan kepada Polda Jatim, ternyata kasus tersebut bukan penculikan melainkan penangkapan yang dilakukan oleh Unit Jatanras Polda Jatim”, terangnya.

Amankan Tahun Baru Kapolres Jember Dikepung

Namun saat disinggung soal penangkapan tersebut, yang juga tidak menunjukkan surat tugas penangkapannya, serta kenapa bukan Unit Krimsus Polda Jatim yang melakukan penangkapannya, Hasran nampak enggan menjawab dan menyudahi perbincangannya dengan menutup telephone genggamnya.

“Ya udah itu dulu ya, sekali lagi kami tegaskan itu bukan kasus penculikan melainkan penangkapan, ” pungkasnya.

Penculikan Juragan Roti Hebohkan Warga Lumajang

Menurut informasi dilapangan, Imam Syafii adalah pengusaha roti kering, yang diduga pembuatan roti kering yang dikelolanya menggunakan bahan baku yang tidak layak konsumsi, semisal telur busuk, dan roti-roti yang sudah rusak diolah lagi. (wan/bas)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang