Prihatin Ranu Hilang Hutan Rusak

Jawa Timur – Ikatan Wartawan Lumajang (IWL) turut serta mensukseskan program Perhutani Lumajang Jawa Timur dalam melestarikan dan memaksimalkan ekosistem serta fungsi hutan yang telah rusak oleh tangan tangan tidak bertanggung jawab.

Pelukan Alfian Kepada Bocah ‘Gizi Buruk’ Menyayat Hati

Ketua Ikatan Wartawan Lumjang (IWL) Bashori, ketika dikonfirmasi Media menjelaskan jika pihaknya saat ini sangat prihatin terhadap kondisi kerusakan hutan di Lumajang, dimana akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab kerusakan hutan terjadi begitu masif sehingga berakibat pada kerusakan alam bersama ekosistem yang ada.

“Kami menyesalkan adanya kerusakan hutan ini, untuk itu Kami Ikatan Wartawan Lumajang turut serta dalam mensukseskan program Perhutani Lumajang dalam mensukseskan agenda mulia tersebut, Kami bersama teman teman IWL datang ke Lokasi dan ikut menanam serta mensukseskan program tersebut,” katanya Rabu (22/01/2020).

Dugaan Anggota TNI AL Intervensi Serobot Lahan Tambang

Sementara itu Waka Perhutani Lumajang atau KSKPH Perhutani Lumajang Yasir Arafat, ketika dikonfrinasi media menjelaskan jika pihaknya sangat menyesalkan banyaknya kondisi hutan yang telah rusak dan saat ini merangkul sejumlah stake holder untuk memaksimalkan fungsi hutan kembali dengan menanam Puluhan ribu Pohon dari berbagai jenis yang nantinya hasil panenan pohon tersebut bisa dimanfaatkan oleh penduduk setempat sehingga warga setempat juga bisa menikmati hasilnya dengan model bisnis yang telah ditetapkan.

Bejat Cucu Perkosa Neneknya Sampai Pendarahan

“Sehingga dengan model tersebut Masyarakat setempat sadar akan fungsi hutan dan bisa merasakan hasilnya sehingga turut menjaga hutan,maka ekosistem akan terjaga” jelasnya.

Sementara itu Asisten Perhutani Klakah Lumajang Sugiarto Aris ketika dikonfirmasi juga mengatakan sangat prihatin terhadap kondisi hutan pada kawasan Klakah dimana kondisi jumlah Ranu yang ada diseluruh Lumajang dulu jumlahnya sangat banyak yakni mencapai 34 lebih Ranu.

“Dulu banyak sekali Ranu saat ini tinggal 14 Ranu, banyak sekali kerusakanya,” katanya.

Tak Ingin Disebut Kebanjiran Pemkot Surabaya Sebut Hanya Genangan Air

Namun sayangnya saat ini hanya tinggal 14 Ranu, kondisi demikian terjadi akibat dari parahnya kerusakan hutan yang ada. Penanaman Ribuan Pohon Jenis tanaman yang telah ditanam yakni jenis tanaman Nangka, Pete, salam Alpukat di Dusun Ranulading Desa Desa Sumber Wringin Kecamatan Klakah Lumajang pada Petak 17 C sebanyak 400 hektar. (Wan)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

*********Anda ingin pasang iklan di BintangEmpat.Com? hubungi kami 082225556952********* BintangEmpat.Com Diterbitkan Oleh: PT Raja Pos Intermedia. Copyright © 2020 BintangEmpat.Com