Polisi Panggil PD Muhammadiyah Jember Soal Surat Tantangan Debat Ke Jamaah NU

Lihat Videonya

BintangEmpat.Com – Pertemuan membahas beredarnya surat permintaan pertemuan diskusi yang berisi tantangan dialog atau debat terbuka yang mengatasnamakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Kabupaten Jember, yang ditujukan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU).

Polisi mengambil langkah cepat, pada hari Kamis 30 Januari 2020, pukul 14.00 sampai 15.30 wib, bertempat di Ruang Lobby Kapolres Jember, telah dilaksanakan pertemuan membahas beredarnya surat permintaan pertemuan diskusi yang berisi tantangan dialog atau debat terbuka, yang mengatasnamakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Kab. Jember dan ditujukan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam surat yang beredar tersebut, disebutkan tentang pembacaan dzikir bersama, tahlil, tawasul yang dianggap bertentangan dengan ajaran yang dibawa Rasulullah SAW.

Tanggapan Kapolres Jember

a.Tahun 2020 adalah tahun politik dimana Kabupaten Jember akan melaksanakan pesta demokrasi.
b. Beberapa waktu lalu, Polres Jember menerima informasi bahwa ormas terlarang yang telah dihentikan oleh Pemerintah dalam hal ini HTI mengadakan kegiatan di Universitas Jember.
c. Namun setelah dilakukan pengecekan, pengkajian dan menganalisis bahwa informasi kegiatan tersebut tidak benar dilaksanakan di Kab. Jember melainkan di Kab. Bogor.
d. Hal serupa saat ini terjadi dimana Polres Jember menerima informasi tentang surat permintaan pertemuan diskusi yg berisi tantangan dialog / debat terbuka yang mengatasnamakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Kab. Jember dan ditujukan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU).
e. Meminta kepada Ketua PD Muhammadiyah untuk memberikan klarifikasi terkait beredarnya surat tersebut.
f. Peran Polres Jember disini untuk memberikan kemanan dan kenyamanan sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
g. Berharap kepada rekan media untuk tidak memberikan informasi sepotong2 yang dapat menimbulkan perbedaan penafsiran bahkan menimbulkan berita hoax.
h. Polres Jember telah memiliki tim untuk melihat, mengkaji dan menganalisis pelaku dan pembuat konten / berita hoax.
i. Meminta kepada seluruh tokoh agama apabila mendapatkan informasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas dan keresahan di masyarakat agar langsung memberitahukan kepada Polres Jember.

 

Tanggapan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember

a. Bahwa PD Muhammadiyah meliah surat tersebut adalah hoax dan tidak benar sehingga tidak perlu ditanggapi berlebihan.
b. Muncul di media sosial bahwa PD Muhammadiyah Kab. Jember difitnah.
c. Dilihat dari fisik yang tertulis dalam surat sudah tidak benar mulai kop surat sampai tanda tangan bahkan stempel organisasi.
d. Istilah pengurus tidak ada di Muhammadiyah dimana dalam kop surat yang beredar mengatasnamakan Pengurus Cabang Muhammadiyah Kab. Jember padahal yang benar Pimpinan Daerah Muhammadiyah.
e. Untuk penomoran surat juga tidak benar dan tidak sesuai dengan register dan aturan PD Muhammadiyah Kab. Jember.
f. Tanda tangan pada surat yg beredar bukan tanda tangan Bpk. KUSNO selaku Ketua PD Muhammadiyah Kab. Jember.
g. Kelaziman PD Muhammadiyah Kab. Jember dalam penulisan surat selalu ditanda tangani oleh Ketua dan Sekertaris PD Muhammadiyah Kab. Jember.
h. PD Muhammadiyah tidak mengetahui asal sumber surat tersebut.
i. Redaksi dan narasi dalam surat bukan merupakan bahasa dakwah dan karakter Muhammadiyah karena berisikan tantangan dan provokasi dimana prinsip Muhammadiyah memiliki prinsip menciptakan suasana hidup yang damai dan sejahtera.

 

Tanggapan PCNU Kabupaten Jember

a. GUS AAB (Ketua PCNU Jember) berhalangan hadir karena sedang perjalanan pulang dari ibadah umroh.
b. Mengakui bahwa pengurus PCNU Jember mendapatkan banyak keluhan dan pertanyaan dari warga NU.
c. Hasil pertemuan dan klarifikasi ini akan disampaikan kepada seluruh warga NU bahwa surat yang beredar tersebut tidak benar.
d. Perlunya kerja sama dengan unsur Pemerintah Daerah karena memiliki struktur hingga tingkat bawah (Rukun Tetangga) untuk menberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahayanya berita hoax dan ujaran kebencian.

 

Tanggapan GP Anshor Jember

a. Berterima kasih atas forum ini yang diinisiatori oleh Kapolres Jember.
b. Kita harus berhati-hati terhadap skenario besar yang ingin membenturkan sesama umat Islam.
c. Perlunya diantisipasi peran media sosial yang dimanfaatkan untuk menghasut dan memprovokasi masyarakat, karena masyarakat di kalangan bawah memiliki pemahaman yang berbeda.
d. NU dan Muhammadiyah merupakan aset besar bangsa dan merupakan pilar negara.
e. Apabila ingin menghancurkan bangsa Indonesia cukup dengan membenturkan NU dan Muhammadiyah.
f. Berharap kepada semua pihak baik NU dan Muhammadiyah untuk memberikan klarifikasi bersama kepada masyarakat.

 

Tanggapan Ketua MUI Jember

a. Permasalahan beredarnya surat tersebut sudah diketahui oleh MUI Pusat.
b. Langkah kongkrit pertama dengan melaksanakan konferensi pers bersama.
c. Kalau tidak segera dikhawatirkan terjadi benturan dan gesekan di tingkat bawah.

Hadir dalam pertemuan :
1. AKBP ALFIAN NURRIZAL S.H.,S.I.K.,M.Hum. (Kapolres Jember)
2. AKP DARTOK DARMAWAN, S.H. (Kasatintelkam Polres Jember)
3. H. KUSNO S.Ag.,M.Pd.I (Ketua PD Muhammadiyah Kab. Jember)
4. PUJIYONO ABDUL HAMID (Sekertaris PCNU Kab. Jember)
5. Prof. Dr. HALIM SUBAHAR (Ketua MUI Jember)
6. AYUB JUNAEDI (Ketua GP Anshor Jember)
7. Dr. Ir. MUHAMMAD HASMI D.R.S.S. (Sekertaris PD Muhamamdiyah Kab. Jember / Rektor Universitas Muhammadiyah Jember).
8. DJOKO PURWANTO, SUTOYO (Pengurus PD Muhammadiyah Kab. Jember)
9. TAUFIK HIDAYAT, M. YAZID KHOBIR (Pengurus PCNU Jember). *(Humas Polres Jember).

Keterangan foto: Dari kiri, Kapolres Jember (Alfian Nurrizal), Kusno (Ketua PD Muhammadiyah Jember), Pujiyono Abdul Hamid (Sekertaris PCNU Jember) dan Halim Subahar (Ketua MUI Jember).

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

*********Anda ingin pasang iklan di BintangEmpat.Com? hubungi kami 082225556952********* BintangEmpat.Com Diterbitkan Oleh: PT Raja Pos Intermedia. Copyright © 2020 BintangEmpat.Com