Wajib Pajak Menjerit, Samsat Surabaya Utara Bungkam

Foto: Andreas AW, ketika menjabat PDPP Samsat Trenggalek.

BintangEmpat.com, Surabaya – desas-desus Pungutan liar (pungli) di Samsat Surabaya Utara, jalan Kedung Cowek, bukan menjadi rahasia umum. Praktek-praktek pungli tiap hari terjadi di Samsat Surabaya Utara, korbannya lagi-lagi para wajib pajak.

Seperti halnya yang terjadi pada seorang warga net mengeluahkan pelayanan Samsat Surabaya Utara, Kedung Cowek, Surabaya, saat mengurus biaya mutasi dan balik nama.

Keluhan warga net itu diungkapkan di media sosial Facebook. Akun Facebook atas nama Muhammad Abdul Muid Alchoiri itu merasa di tipu oleh oknum yang diduga calon di Samsat setempat, yang diunggah pada 26 Juli 2020, pukul 06.13 Wib.

Screnshoot

Berikut isi postingan akun Muhammad Abdul Muid Alchoiri di salah satu Facebook grup Surabaya:

(Penipuan/calo)
pagi saya datang ke SAMSAT KEDUNG COWEK SURABAYA. Saya parkir di depan kemudian saya di tawarin tukang parkir mau bantu pengurusan mutasi dan balik nama. Awalnya saya tidak mau berhubungn dengan dia.
Saya mau urus sendiri ,kmudian dia bilang 20rb aja mas buat makan saya ibah..yauda mas ayok.
Kemudia tukang parkir ngarain ktemenya (calo/nanda) mreka bilang dbagi dua 10rbn tiap org , saya ikut lah sama temenya. Diminta formulir 125rb dan biyaya mutasi 950rb. (Dengan perjanjian ada kuitansi yg resmi dr samsat,saya kira ini biyaya pembuatan bpkb+stnk baru) dan calony bilang iya itu biyaya nya…ok saya kasi lah..
Sya kira aman. Ternyata dikasilah kuintasi palsu dengan ditulis sendri si calo (nanda) tersbut..
Saya mulai curiga mau tanya bagian dalam informasi biyayany ternyta mutasi hanya 250rb..
Calony marah dan saya marah merasa ditipu jg.kemudian berdebat dengan (calo/nanda) dan dia ngajak teman2ny saya mau dkroyok dengan smua calo. Kmudian sya mengalah karena saya juga salah percya

NB : modusnya bantu cmn byar 20rb buat makan (tentunya ibah) .kemudian biyaya membengkak dengan jaminan kuintansi resmi dari samsat ternyata palsu .

Saya share bukan untuk menyudutkan pihak samsat tapi tolong pihak samsat di perketat lagi internalnya..dan di tempat sana lebih banyak calo dari pada pengunjungnya..semoga masyarakat belajar dari kesalahan saya. (Apalagi jaman skrng susa cari uang) smga bermanfaat 🙏

Bukti kuintansti yg dbengkakaan (palsu)..yg seharusnya kena 2.150 menjadi 3.235 (pajakstnk+mutasi).

Menanggapi keluhan warga net tersebut, tim investigasi BintangEmpat.Com berusaha mencari tanggapan dari pengelola data pelayanan perpajakan (PDPP) atau yang sering disebut Adpel dan Kanit Reg Ind (KRI) Samsat Surabaya Utara tersebut.

Namun sangat disayangkan, PDPP atau Adpel Samsat Surabaya Utara, Andreas. A. W, ketika dikonfirmasi ke WhatsAppnya memilih bungkam tak menjawab.

“👆ijin tanggapanya, ijin juga minta nmr WA KRI sby utara”, tulis BintangEmpat.Com kepada Andreas, pada 27 Juli 2020, pukul 12.32 Wib.

Namun bukannya menjawab, Andreas memilih bungkam dan hanya membaca konfirmasi dari BintangEmpat.Com, hanya terlihat tanda dua centang biru, artinya hanya dibaca saja, hingga berita ini diterbitkan, 28 Juli 2020.

Terdengar informasi bahwa Andreas bakal dipromosikan menjadi Kepala Seksi (Kasi), namun apa mungkin seorang pemimpin dengan karakter kepemimpinan seperti itu bisa menjadi sauri tauladan bagi bawahannya?.

Sejak menjabat sebagai PDPP Samsat Surabaya Utara, Andreas sering mendapat sorotan miring dari masyarakat, baca beritanya Bongkar Dugaan Pungli Di Samsat Surabaya Utara, Segera Turunkan Tim Saber Pungli dan juga Pungutan Liar Di Samsat Surabaya Utara, Warga Net Menjerit

Dengan pemberitaan, semoga bisa memjadi catatan bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Gubernur Jawa Timur, dengan programnya CETTAR.

Hingga berita ini diturunkan belum ada hak jawab baik dari Bapenda ataupun dari pihak kepolisian. Bersambung… *Tim.

B4

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan

Enable Notifications.    Ok No thanks
Hak Cipta © 2020 BintangEmpat.Com. Diterbitkan Oleh: PT. Raja Pos Intermedia