Tanah Kavling Sumberjo Diduga Menyerobot Tanah Warga

BintangEmpat.com, Lumajang -Berawal dari informasi masyarakat bahwa lokasi yang dibangun perumahan di Sumberjo Lumajang diduga menyerobot tanah warga yang di ambil alih oleh pemilik tanah kavling yang kantornya bernama” Sakinah Mawadah Wa Rohmah ” yang ber lokasi sama dengan lokasi tanah yang dikavlingkan , sebut saja Rsd yang mengaku sebagai pemilik dari pengembang tanah kavling tersebut , yang notabene juga pegawai kecamatan alias Aparatur Negeri sipil , diduga melakukan penyerobotan tanah warga untuk digunakan jalan bahkan ada pembongkaran bangunan sebagaian rumahnya warga .

Guna memastikan kebenaran tersebut Media ini konfirmasi kepada pemilik tanah tersebut , namun ditemui anaknya Sugiri

Gelapkan 1,4 T Proyek Bandara Internasional Ditangani Mabes Polri

“iya , jalan ini memang milik orang tua saya , setahu saya tanpa ada ijin kepada orang tua saya tapi langsung dibangun jalan oleh Rsd (pengembang ) selaku pemilik bangunan perumahan itu,bentar mas saya panggilkan ibu saya dulu biar jelas”, tuturnya

Dilain tempat pemilik tanah Sugiri menjelaskan, “jalan ini saya beli dari P.Rohman, semua tetangga dan Kades tau kalau itu saya membeli tanah tersebut, waktu itu sebelum dibongkar saya dikasih uang oleh Rsd 5.000.000 itu untuk uang cuma cuma untuk menandatangani persetujuan pembangunan tanah kavling, namun kok tiba tiba tanah yang saya beli dibangun untuk jalan dan juga sebagian rumah saya dibongkar dan sampai saat ini belum ada ganti rugi, padahal setelah dikerjakan jalan itu mengatakan akan diganti rugi,dan ketika saya meminta ganti rugi,Rsd banyak alasan dan ruet, Kepala Desa Sumberjo Akhjab juga mengatakan,gampang apa kata saya itu,namun sampai saat ini tidak ada tindakan,” ungkapnya (04/12/20)

Masih menurut sugiri, “saya merasa di plokoto dan sangat dirugikan oleh Rsd karena tidak ada persetujuan bahwa kalau tanah dan rumah saya dibongkar untuk dibangun pembuatan jalan masuk ke perumahan,waktu itu akan dikumpulkan ke balai desa namun sampai sekarang tidak ada tindakan,dan saya seakan akan diruetkan,mungkin mentang mentang Rsd orang pemerintahan seenaknya sendiri,” tambahnya

Media ini juga konfirmasi kapada Rsd selaku pemilik Tanah Kavling sakinah,mawaddah,warahmah di Sumberjo terkait tanah milik warga yang digunakan untuk jalan, “sampaean punya kepentingan apa,kalau mau tanya izin ya fokus ke izin saja ,gak usah tanya jalan itu,ada gak ada jalan tidak ada urusan,itu sudah SHM,dan terkait mendirikan bangunan ini saya memang melanggar dan ngawur tanpa ada izin,” celotehnya dilokasi perumahan (06/12/20)

Korupsi Disbudpar Akan Dilaporkan KPK

Dilihat dari jawaban Rsd dugaan dugaan penyerobotan tanah milik warga semakin jelas, Jika tidak ada perijinan untuk tanah kavling, Apakah konsumen tidak dirugikan bila ada pemberhentian dan pembongkaran bangunan karena tidak berijin dari pemerintah.

Dapat ketahui, Penyerobotan tanah akan merugikan pihak lain, merupakan perbuatan melawan hukum, sehingga dapat di tindak instrumen hukum pidana positif.
Dalam KUHP penyerobotan tanah diancam dengan pidana penjara maksimal empat tahun,Hal ini dapat dilihat pada Pasal 385 ayat (1) s/d ayat (6).

Sementara sampai berita ini diturunkan Kepala Desa Sumberjo Akhjab tidak bisa dihubungi guna mengklarifikasi yang menyangkut permasalahan warganya.

Bersambung..
*BI

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Tinggalkan Balasan