Proses Tender KUD Tani Makmur terkesan ‘Curang’

Foto : KUD Tani Makmur

 

Bintangempat.com, Jatim – Proses mekanisme tender pembangunan KUD Tani Makmur Senduro , Lumajang Jawa timur sebagai penyuplai susu mentah ke Nestle Indonesia Pasuruan Jawa timur, mendapati keluhan dari peserta tender. Pasalnya dalam proses tender proyek pembangunan gedung KUD dengan pagu senilai RP 2.990.727.000, dinilai oleh berbagai pihak tidak transparan .

Hal itu terungkap ketika narasumber menghubungi media ini namun narasumber meminta agar nama dan identitasnya tidak dimediakan.

“Dilakukan pada malam hari sekitar jam sepuluh malam, hal ini menjadi tanda tanya besar , kenapa gak dibuka semua berkas pada jam kerja saja sesuai jadwal  dimana berkas atau dokumen peserta lelang di buka pada jam 08.00 – 11.00 WIB” ungkapnya (20/02/21).

Sementara dari kesaksian pihak lain yang juga namanya tidak mau dimediakan disinyalir peserta lelang pemenang tender tersebut , telah mengenal lebih dahulu kepada ketua panitia lelang dan konsultan, sehingga dugaan ‘main mata’ semakin kuat.

“Juga peserta lelang yang telah memenangkan lelang tersebut berada satu mobil dengan ketua panitia lelang dan konsultannya adalah satu kota dengan pemenang tender, kan aneh jadinya,” jelasnya.

Sistem Tambal Sulam Jalan Nasional Diduga Tak Berkonsep dan Asal Jadi

Pemenang sudah ditentukan oleh pihak KUD Tani Makmur dengan menentukan CV Surya Utama yang beralamat di Malang , dengan nilai penawaran Rp 2.841.825.000.
Sementara penawaran yang berada dibawahnya banyak.

“Kalau memang peserta lain itu cuma hanya dijadikan wayang saja agar terkesan mekanisme dan proses tender itu berjalan fair play , lebih baik dari awal kita tidak mengajukan,karena dalam menyiapkan dokumen persyaratan untuk itu kita juga memakai biaya materi, waktu dan tenaga” jelentrehnya (21/02/21)

Sementara panitia lelang sendiri sumarli , dihubungi lewat WhatsApp ataupun lewat telepon seluler , tidak menjawab telepon dari wartawan, walau sebelumnya Marli , telah mengangkat namun yang menjawab anaknya. (21/02/21)

Begitupun juga ketua KUD Puguh ketika dihubungi melalui WhatsApp , ataupun telepon seluler , tidak menjawab alias Bungkam (21/02/21)

berbeda lagi dengan Asir yang statusnya sebagai pengawas KUD Tani makmur , justru menginformasikan bahwa hal tersebut perlu dikonfirmasi kepada ketua panitia lelang di mana ketua panitia lelang adalah Sumarli.

Pemerintah Desa Balesari Arogan

“Konfirmasi saja kepada ketua panitia lelang Sumarli” tuturnya singkat (21/02/21).

Hal senada juga diungkapkan oleh subari  manajer operasional KUD Tani Makmur ketika dikonfirmasi oleh awak media mengatakan bahwa hal tersebut selayaknya dikonfirmasi kepada ketua pelaksana panitia lelang yaitu sumarli.

“Konfirmasi saja kepada ketua panitia lelang,” pungkasnya (21/02/21)

(Wan-Bi)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang