Zionis Nusantara dan Yahudi Pesek Bundar Berbahaya di Indonesia

Caption: Kaum Yahudi Ortodoks ikut demonstrasi pro Palestina di London (11/5) lalu. Foto: Daily Mail

BintangEmpat.Com – Ada yang cukup menggelitik dengan istilah ‘Zionis Nusantara’ yang diungkap oleh Bang Mardani Ali Sera dari DPP PKS. Istilah ini, pada mulanya diperkenalkan oleh Ustadz Hidayat Nur Wahid, yang juga dari PKS.

Menurut Mardani, Zionis Nusantara ditujukan pada mereka yang mendukung Israel. Padahal tahu Israel zalim. Padahal juga mereka tahu Konstitusi bangsa Indonesia mengamanahkan prinsip kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Tetapi para zionis Nusantara dengan bangga mendukung kekejian penjajah Israel.

Oleh Said Didu, mantan Sekretaris BUMN di era SBY, Said Didu, ditambah pula istilah baru Yahudi Pesek. Ia menulis bahwa krisis Palestina memunculkan siapa sebenarnya akun-akun ‘NKRI’ dan mana pula yang anti NKRI. Mengaku NKRI padahal hanyalah gerombolan ‘Yahudi Pesek’,” kata Said Didu dalam kicauan Twitternya, dikutip Senin 17 Mei 2021.

Lebih lama lagi, KH Luthfi Basori pernah mempopulerkan istilah Yahudi pesek ini. Istilah yang ditujukan kepada orang Indonesia yang menjilat memberikan dukungan kepada Israel demi uang dan materi dan immaterial lainnya. Disebut Yahudi Pesek bukan saja secara fisik, tapi pesek pemikiran alias dungu.

Siapa sebenarnya kaum Zionis Nusantara atau Yahudi pesek itu? Mardani Ali Sera dan Said Didu menafsirkan siapapun yang membela Israel atau setidak-tidaknya mereka adalah mempersoalkan pihak-pihak yang membela Palestina itulah yang cocok disebut Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara.

Jadi bila ada orang yang punya kewarganegaraan Indonesia yang mempersoalkan pembelaan terhadap Palestina dengan alasan: pertama, persoalan dalam negeri lebih penting. Kedua, berdalih itu bukan bangsa sendiri
Ketiga, tidak memiliki ikatan persaudaraan secara darah dengan Palestina. Keempat, menuding pembela Palestina dengan tuduhan macam-macam. Kelima, dll. Sangat patut disebut Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara.

Ada orang Indonesia yang mengunjungi Israel, bekerja sama dengan Israel dengan dalih perdamaian, makan uang haram Israel, merasa mewakili Islam Indonesia, menikmati fasilitas Israel, layak disebut Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara. Termasuk yang dapat secuil kekuasaan saat ini?

Profesi Jurnalis Indonesia yang mengunjungi Israel, bekerja sama dengan Israel dengan dalih perdamaian, makan uang haram Israel, bagian dari jaringan zionisme, menikmati fasilitas Israel, layak disebut Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara.

Bahkan netizen bawel yang ribut mendukung Israel, dengan mempersoalkan Palestina, termasuk dalam di dalam kategori Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara.

Tangan – tangan penguasa yang bekerjasama dengan Israel, berdagang dengan Israel, membuka calling visa bagi WN Israel walaupun pura-pura mengutuk Israel, juga layak disebut Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara.

Sebaran Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara ini sederhananya adalah semua orang Indonesia yang berpihak pada Israel dalam konflik Palestina, baik de jure maupun de facto adakah masuk dalam kelompok yang kami bahas di sini.

Sungguh celaka mereka. Menjadi Jaringan Yahudi Pesek atau Zionis Nusantara ini benar-benar menjadi duri dalam daging, menjadi lebih berbahaya dari virus corona sekalipun.

*Hans Suta Widya

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang