Larangan Mudik, Truck Pasir Tetap Beroprasi, Kecuali ODOL

Ket Foto : Dari kiri, Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugraha, dan Ka Dishub Lumajang, Nugraha Yudha

 

BintangEmpat.Com, Lumajang – Selama masa pandemi Covid 19, beberapa tahun terakhir, arus lalu lintas tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, untuk lebaran kali ini, kendaraan barang semisal dam truck dan tronton bermuatan pasir tetap bebas beroprasi, tentu saja hal tersebut menurut Nugraha Yudha Mudiarto S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang disesesuaikan berdasarkan peraturan menteri perhubungan nomor 13 tahun 2021 tentang kendaraan darat yang diijinkan beroprasi selama masa larangan mudik lebaran 1442 hijriah mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021.

“Untuk kendaraan barang belum ada larangan beroprasi kecuali membawa penumpang”, ujarnya. Jumat (7/5/2021).

Baca juga : Inovasi Pengesahan STNK Berbasis QR Code Pertama di Indonesia

Selain itu, Nugraha Yudha juga menegaskan, pihaknya bakal melakukan tindakan tegas terkait pengoprasian kendaraan berat yang memiliki dimensi dan muatan berlebih, atau tidak sesuai regulasi yang berlaku, kendaraan barang bermuatan over dimension over loading (ODOL).

“Sesuai aturan saja, penindakan kalau ditemukan angkutan barang yang ODOL (over dimensi – over load)”,Tegasnya.

Lebih jauh, Nugraha Yudha menjelaskan sejumlah kendaraan darat untuk penumpang yang masih diijinkan beroprasi selama masa larangan mudik, memiliki kriteria khusus semisal, Perjalanan dinas, Bekerja, Kondisi mendesak seperti melahirkan dan kondisi sakit, dan juga bagi masyarakat dengan kepentingan tertentu seperti, Bekerja atau perjalanan dinas untuk ASN, Pegawai BUMN, Pegawai BUMD, Polri, TNI, pegawai swasta yang dilengkapi dengan surat tugas dengan tanda tangan basah dan cap basah dari pimpinannya, Kunjungan keluarga yang sakit, Kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal dunia,
Ibu hamil dengan satu orang pendamping,
Kepentingan melahirkan maksimal dua orang pendamping.

Baca juga : Proyek ‘Siluman’ Plaza Lumajang Mangkrak

“Pelayanan kesehatan yang darurat, perjalanan dinas yang tentunya dengan ketentuan surat tugas dengan tanda tangan basah pimpinannya”,Terangnya.

Sementara itu hal senada juga disampaikan Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP. Bayu Halim Nugraha, S.I.K., pihaknya menegaskan belum ada pembatasan kendaraan barang beroprasi, kecuali dengan ketentuan yang berlaku, disinggung soal lonjakan kendaraan jelang lebaran, pihaknya menegaskan masih belum ada lonjakan kendaraan.

“Signifikan saat ini jumlah kendaraan berkurang mas. sampai saat ini belum ada kebijakan pembatasan angkutan barang”, pungkasnya.

 

*bas/BI).

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang