Lumajang Heboh, Kakak Ipar Hamili Anak SMA

Caption: Ayah Korban

BintangEmpat.com, Jawa Timur –  Akhirnya Sikan (60) Warga Desa Pasirian Kecamatan Pasirian, ayah kandung dari korban dugaan pelecehan sexual yang dilakukan oleh kakak iparnya sendiri pria yang berinisial SH (27) warga Desa Bago Kecamatan Pasirian, Rabu (4/8/2021) resmi melaporkan kasus yang menimpa putrinya ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang.

Pertumbuhan Ekonomi Jatim Triwulan II YoY Melesat Hingga 7,05 Persen

 

Saat mendatangi Polres Lumajang, Sikan datang bersama korban yang berinisial A (16), dan Andrian Agus Widyanto (31) warga Dusun Krajan Tengah desa Nguter Kecamatan Pasirian selaku kakak sepupu korban, terlihat juga Rudik, Kasun Dusun Krajan Tengah Desa Pasirian Kecamatan Pasirian.

“Sebelumnya Ayah korban datang kekantor desa Nguter, meminta saran dan pertimbangan soal permasalahan yang menimpa putrinya, karena ini ranahnya hukum, jadi kami mengantarkan keluarga korban untuk melaporkan nasib yang menimpa putrinya”, terang Rudik.

Baca juga : Kakak Ipar Hamili Anak SMA

Sebelum dilakukan pemeriksaan oleh petugas, Sikan yang sempat dikonfirmasi awak media, menjelaskan kedatangannya ke Polres Lumajang untuk melaporkan dugaan korban pemerkosaan yang menimpa putrinya yang baru duduk dibangku sekolah setingkat SMA/Sedarajat, Ia tidak menerimakan karena selain menjadi korban pelecehan sexsual hingga hamil, putrinya juga dipaksa untuk menggugurkan bayi dalam kandungannya ke tukang pijat.

“Kami melaporkan musibah yang terjadi kepada putri kami, saya tidak terima atas kejadian ini, mengetahui putri saya hamil kenapa anak saya dipaksa untuk menggugurkan kehamilannya ke tukang pijat”, jelasnya.

Pengusaha Hotel dan Restoran di Pelabuhan Ratu Angkat Bendera Putih

 

Kesekokan harinya, Kamis (5/8/2021) Andrian Agus Widyanto (31) kakak sepupu korban yang juga ikut mendampingi pelaporan tersebut, membenarkan atas pelaporan tersebut, pria yang akrab dengan panggilan Aan ini berterima kasih kepada pihak kepolisian karena sudah menerima pelaporan adik sepupunya yang sejak kejadian tersebut seakan menjadi trauma dan ketakutan.

“Dua hari kami dimintai keterangan oleh penyidik, dan alhamdulillah katanya sudah selesai, ini saya masih perjalanan pulang dari polres “,Jelasnya. Kamis (5/8/2021)

Baca juga : Anggota Ormas Tewas Dibacok Mata Elang

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo, S. Kom., juga membenarkan adanya pelaporan tersebut, karena masih baru diterima pelaporan korban, pihaknya masih butuh waktu untuk melakukan pendalam dalam mempelajari kasus tersebut.

“Karena laporannya masih baru, kami masih pempelajarinya”,Pungkasnya. (Wi)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang

Komentar ditutup.