Dugaan PL Rehab Rumjab Bupati Fiktif Untuk Bayar Hutang?

Caption: Junaidi

Bintangempat.com, Jawa Timur – Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Jabatan (Rehab Rumjab) Bupati yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2021, nampaknya bakal menjadi permasalahan hukum jika dalam pengerjaannya benar-benar tidak dikerjakan sesuai kontrak kerjanya, pasalnya informasi dugaan proyek fiktif tersebut diakui oleh Subhan Kasubag Umum Setda Lumajang.

“Ada pekerjaan sedikit cuma dicat, sisa anggarannya untuk bayar hutang”, jelasnya. Selasa (14/9/2021).

Dijelaskan pula, Subhan saat pertama kali menjabat Kabag Umum Setda Lumajang administrasinya di bagian umum sudah minus Rp 500 jutaan, sehingga untuk menyiasati hal tersebut harus pandai dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Saya menjabat di Bagian Umum sudah meninggalkan hutang Rp 500 juta, kalau tidak pandai menyiasati hal tersebut yang tidak akan bisa terselesaikan”, kilahnya.

Sementara Junaidi perwakilan dari CV Maha Mustika, selaku perusahaan konstruksi pelaksana pengerjaan proyek Rehab Rumjab Bupati membenarkan dirinya yang mengerjakan pekerjaan tersebut, dirinya mengelak jika dikatakan proyek tersebut dikerjakan secara fiktif.

“Pengerjaannya sudah selesai, kami kerjakan awal tahun 2021 sekitar bulan Januari lalu”, ujarnya. Selasa (14/9/2021).

Sebelumnya, Junaidi yang dikonfirmasi tim wartawan, Selasa (7/9/2021) lalu, Ia tidak mengetahui jika CV Maha Mustika perusahaan konstruksi yang mendapat kontrak kerja melalui Non Tender atau penunjukan langsung (PL) pengerjaan proyek rehab rumjab Bupati.

“Tidak, kami tidak mendapatkan PL rehab rumah jabatan Bupati, bukan kami yang kerjakan”, sangkalnya.

Setelah Junaidi dilihatkan bahwa dalam Aplikasi LPSE Kabupaten Lumajang CV Maha Mustika yang mendapatkan pekerjaan, barulah Junaidi sempat kaget atau memang pura-pura kaget.

Rehab Rumjab Bupati dalam data LPSE Kabupaten Lumajang penandatanganan kontrak kerja mulai tanggal 19 – 20 April 2021 dengan besar anggaran senilai Rp.185.780.000.00 (Seratus delapan puluh lima juta tujuh ratus delapan puluh ribu rupiah). bersumber dari APBD 2021. *(Dewa).

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang