Dugaan Pencairan BLT Hangus, Penasihat LSM Kpk Nusantara DPC Sampang Buka Suara

Caption: Penasihat LSM Kpk Nusantara DPC Sampang

Subscribe YouTube kami

BintangEmpat.com, Sampang – Siasat salah satu Keluarga Penerima Manfaat dari bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD). tidak bisa dicairkannya/diterima dengan alasan tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin. bingung, itu yang saat ini dirasakan oleh warga Dusun Tajung, Desa Bundah, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang Madura. Selasa 12 Oktober 2021.

Informasi yang diterima awak media, terkait adanya keluhan masyarakat yang menjadi desas desus, hingga detik ini belum ada kabar baik sehingga dirasa tidak ada hasil yang menjanjikan.

“Ibu saya sudah tua mas.! dia takut di vaksin karena punya penyakit, jadi tidak melakukan nya.”Ucap anak penerima Manfaat BLT DD,

Sambung warga yang enggan namanya dipublikasi menceritakan, tidak cairnya bantuan itu yang dulu dengan alasan tidak vaksin, yang diduga menurut salah satu perangkat uang itu aman dan tidak akan kemana, namun setelah beberapa minggu ini warga (red.) kembali menerima bantuan tersebut dengan nada keluh mempertanyakan apa yang lain hari itu juga bisa cair.?

“Dulu pemerintah Desa (perangkat) bilang uang nya gak akan kemana, namun ke nyataannya saat ditanya kok dibilang hangus, terus kemana uangnya itu?.”Ungkapnya.

Disinggung di kata hangus, pihaknya berkata bahwa itu benar – benar hangus. sehingga menimbulkan ketidak pahaman.

Terpisah, saat awak media mencoba konfirmasi pada Rabu tanggal 13 oktober 2021 atas adanya kejadian tersebut, pada pukul 17:12 wib, Pemerintah Desa (Kades) tidak dapat memberikan tanggapan.

“Tolong Narasumber itu bawa kesini (Rumah) biar sama – sama malu bila perlu Adi (wartawan) juga datangkan,”pinta kades dengan geram.

Dengan adanya kejadian seperti itu Penasihat LSM Kpk Nusantara DPC Sampang sangat menyayangkan, jika ada seorang tokoh atau Kepala Desa berkomonikasi dengan seorang Insan Media, yang meminta narasumber.

“Saya sangat menyayangkan seorang tokoh Kepala Desa (Kades), saat berkomunikasi dengan wartawan menyeret Nama Narasumber karena pada Dasarnya Narasumber harus di lindungi, kenapa Kades ngotot,” Tandas Penasihat Kamis, 21/10/2021

Lebih lanjut, Penasihat LSM Kpk Nusantara DPC Sampang.

“Dan yang saya kecewakan di kata tujuan nya agar sama – malu, nah itu bahasa apa? sebaiknya tidak perlu seperti itu, transparan saja terhadap warganya.” Pungkasnya di akhir wawancara. Pukul 08:48 wib. *Eds/tim.

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang