LITERASI DIGITAL KABUPATEN ASAHAN – PROVINSI SUMATERA UTARA

Sabtu, 30 Oktober 2021, Jam 13.00 WIB
Dalam mencapai target 50 juta masyarakat Indonesia untuk mendapatkan Literasi di bidang Digital hingga 2024 oleh Presiden Jokowi, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL merupakan 4 (empat) pilar yang diberikan dalam kegiatan webinar Literasi Digital 2021.

Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H. Edy Rahmayadi menjadi keynote speaker dalam webinar dengan tema besar BAHAYA PORNOGRAFI DAN PELECEHAN SEKSUAL DI RUANG DIGITAL yang dipaparkan oleh para nara sumber Nasional dan Lokal yang mempunyai kompetensi di bidangnya serta seorang Key Opinion Leader yang memberikan sharing session di akhir webinar.

Pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan-pendekatan yang terkait dengan seks yang tidak diinginkan, baik secara verbal atau fisik yang merujuk pada seks. Pelecehan seksual tersebut termasuk pada aktivitas, main mata, ucapan bernuansa seksual, mempertunjukan materi pornografi, colekan atau sentuhan yang mengakibatkan rasa tidak nyaman, tersinggung, dan merasa direndahkan martabatnya bagi korban. Tingkat pelecehan seskual, pertama pelecehan gender yaitu komentar cabul atau homor tentang seks dari gender tertentu ke gender lainnya.

Kedua perilaku menggoda, kalimat atau ajakan berkonten seksual meski sudah ditolak berkali-kali. Ketiga penyuapan seksual yakni tindakan di mana pelaku memanipulasi kekuatannya terhadap korban, sehingga korban terpaksa melakukan tindakan sesuai keinginan pelaku. Keempat pemaksaan seksual, terjadi ketika pelaku memaksa korban untuk melakukan tindakan seksual, jika korban menolak maka pelaku akan mengancam. Kelima pelanggaran seksual dengan menyentuh, meraba, memegang bagian tubuh seseorang secara paksa tanpa adanya persetujuan, menurut Diwana Lestari Humendru, S.Psi Psikolog.

Dickey Eikal Program Director Of DELFM Radio menjelaskan dampak konten asusila, dari segi psikologis, pornografi mengakibatkan lemahnya fungsi pengendalian diri, terutama terhadap naluri agresivitas fisik maupun seksual. Pornografi dapat memicu dan merupakan provokator tindakan-tindakan sebagai akibat lepasnya kontrol diri. Oleh karena itu, provokasi pornografi yang terbuka, terus-menerus melampaui batas seperti keadaan dewasa ini, akan berdampak pergaulan bebas semakin meningkat.

Webinar diakhiri dengan key opinion leader, oleh Dio Hapsari sebagai Singer dan Influencer yang memberikan sharing session, bahaya pornografi dan pelecehan seksual di ruang digital kita harus hindari anak-anak dari konten negatif yaitu dengan cara pasang aplikasi parental control dan cek history browser secara rutin.

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang