LITERASI DIGITAL KABUPATEN DAIRI – PROVINSI SUMATERA UTARA

Kamis, 28 Oktober 2021, Jam 09.00 WIB
Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H. Edy Rahmayadi, yang memberikan sambutan pembuka dan dukungan penuh untuk Literasi Digital Kominfo 2021.
Webinar membahas tentang MELAWAN PELECEHAN SEKSUAL DI DUNIA DIGITAL oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang drummer yang akan ikut berpartisipasi.
Persoalan pelecehan seksual di ruang digital dan dunia nyata masih banyak terjadi.

Menurut Ahmad Zakiyuddin, sebagai Ketua Umum PERHUMANI, menjelaskan bahwa cyberporn menjadi masalah serius di Indonesia, banyaknya situs-situs melalui media internet yang dapat diakses 24 jam tanpa henti yang dapat menghancurkan masa depan generasi. Januari 2020 Kementerian Kominfo menerima 21.305 temuan konten negatif di dunia maya dan di dominasi oleh konten pornografi sejumlah 5.948. Faktor-faktor penyebab cyberporn di dunia maya seperti lemah keimanan, masalah ekonomi, hasrat ingin cepat kaya, budaya cyberporn, dan lemah penegakan hukum. Dalam objek pornografi mengandung dua sifat, yaitu pertama, isinya mengandung kecabulan dan eksploitasi seksual dan kedua melanggar norma kesusilaan. Objek pornografi menurut Undang-Undang pornografi lebih luas dari pada objek menurut KUHP, karena termasuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi.

Tips cara penanganan cyberporn di antaranya kolaborasi antara pemerintah dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya konten negatif pornografi, membatasi unggahan konten yang baik-baik, bagi orang tua wajib mendampingi anak saat menggunakan gadget sehingga privasi anak terjaga, dan patrol cyberporn oleh pemerintah. Pemerintah harus serius memberantas Cyberporn dengan menutup situs-situs porno. Selain itu, masyarakat harus bersinergi dengan mendampingi anak bermedia sosial dan membina anak -nak untuk memiliki keimanan dan Ketaqwaan.

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang