LITERASI DIGITAL KABUPATEN DELI SERDANG – PROVINSI SUMATERA UTARA

Selasa, 28 September 2021, Jam 13.00 WIB,
Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H. Edy Rahmayadi., yang memberikan sambutan pembuka dan dukungan penuh untuk Literasi Digital Kominfo 2021.
Webinar membahas tentang BIJAK SEBELUM MENGUNGGAH DI MEDIA SOSIAL oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.

Pembahasan mengenai bijak sebelum mengunggah di media sosial, antara lain dengan menerapkan, mengetahui konten yang ingin diunggah tidak menyebar hoax atau kebohongan, mengunggah konten yang bermanfaat bagi orang lain, bertanggung jawab pada konten yang diunggah, konten yang diunggah dapat membantu orang lain, serta mengunggah konten secara bijak dan sopan.

Menurut Fahmi Syahbandi Lubis, S.Pd., hal yang perlu diperhatikan agar bijak sebelum mengunggah media sosial ialah tidak menyebarkan berita atau informasi yang belum jelas sumbernya dan berita yang cenderung provokatif. Dampak penyebaran berita hoax yang sedang marak terjadi menyebabkan keresahan di masyarakat, hal ini dapat di sikapi oleh para pengguna media sosial agar menjadi lebih cerdas dan harus bisa lebih selektif serta berhati-hati akan segala berita ataupun informasi yang tersebar. Diharapkan pula untuk tidak langsung percaya dari berita atau informasi yang diterima dan untuk pemerintah diharapkan lebih cepat lagi merespon hoax yang beredar di masyarakat sehingga bisa meminimalisir kegaduhan atau keresahan yang terjadi di lingkungan di masyarakat.

Menurut Agustin Rahmawati, S.Psi., M.Si., Psikologi., pentingnya menjaga rekam jejak digital, dikarenakan jejak digital sudah dihilangkan, penyalahgunaan data, unggahan merupakan proyeksi diri, serta sangat bergantung pada pengguna. Cara agar jejak digital tetap bersih, antara lain periksa jejak digital, bijak sebelum menulis, pelajari aturan privasi di dalam perangkat, serta bangun citra diri positif.

Diakhiri dengan key opinion leader, oleh Ridzy Surya sebagai Public Figure, menjelaskan bijak sebelum mengunggah di media sosial dengan memperhatikan berita atau informasi yang diterima, sumber dari berita tersebut, dan tidak berisi konten provokatif di dalamnya. (*)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang