LITERASI DIGITAL KABUPATEN DELI SERDANG – PROVINSI SUMATERA UTARA

Sabtu, 16 Oktober 2021, Jam 09.00 WIB
Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu H. Edy Rahmayadi, yang memberikan sambutan pembuka dan dukungan penuh untuk Literasi Digital Kominfo 2021.
Webinar membahas LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.
Dalam literasi digital memiliki peran yang cukup strategis dalam meningkatkan wawasan kebangsaan.

Menurut Hoga Saragih, sebagai Guru Besar Fakultas Teknik Ilmu Komputer Universitas Bakrie, menjelaskan bahwa dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dimulai dari generasi alpah, generasi paling berpengaruh dalam kehidupan manusia dengan umur mereka yang masih sangat muda. Kemajuan teknologi yang pesat ini ke depannya akan memengaruhi mereka, mulai dari gaya belajar, materi yang dipelajari di sekolah, sampai dengan pergaulan mereka sehari-hari. Generasi alpha dididik dengan cara seperti beri pendidikan agama, ajarkan sopan santun, tanamkan nilai-nilai kekeluargaan, ajari anak untuk bersosialisasi, bantu tingkatkan kemampuan berjuang agar tidak mudah putus asa, dan beri pemainan yang edukatif. Hal itu dibarengi dengan literasi digital sebagai kemampuan memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai format dengan penekanan pada pemikiran kritis, bukan hanya keterampilan dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi.

Tips mendidik generasi alpha sebagai berikut membuat permainan anak yang dapat membantu orang tua untuk bisa mengasah kemampuan sosial-emosional anak, tentukan pendidikan yang dapat memfasilitasi generasi alpha, mengkolaborasikan teknologi digital yang membuat pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, dan memberikan permainan yang baik untuk psikologi anak. Selain itu, penting untuk memahami ciri-ciri generasi alpha karena mereka mewakili masa depan dan menyediakan lensa yang dapat digunakan untuk melihat dekade berikutnya dan seterusnya. Generasi alpha memiliki kekuatan untuk mencapai pendidikan yang lebih baik. Ke depannya, anak-anak generasi paling muda ini diharapkan dapat menjadi perwujudan masa depan dan dunia yang lebih baik.

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang