LITERASI DIGITAL KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA  PROVINSI SUMATERA UTARA

Jumat, 3 September 2021, Jam 14.00 WIB.
Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H. Edy Rahmayadi., dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang KENALI JENIS APLIKASI YANG TEPAT DAN MENGUNTUNGKAN DI RUANG DIGITAL oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Menurut Dani Susetiawan sebagai Vice Chairman Sobat Cyber Indonesia, aplikasi yang tepat dan menguntungkan di ruang digital salah satunya ialah youtube. Youtube merupakan aplikasi yang dapat dijadikan wadah untuk berkarya dan mempromosikan suatu produk. Dari youtube seseorang dapat membuat video blogging, promosi produk, podcast, karya DIY, musik, dan narasi video.

Manfaatkan youtube untuk kepentingan bersama agar diri sendiri dan orang lain dapat merasakan dampak positif dan tidak menimpulkan permusuhan dan merugikan diri sendiri dan orang lain. Aplikasi yang yang dapat menguntungkan ialah instagram. Dari instagram seseorang dapat menjadi seorang influencer yang mendapat endorsement atau seorang musisi yang mempromosikan lagunya. Terlebih, instagram dapat dijadikan sebagai media jual beli suatu produk dengan cara menarik perhatian pembeli lewat foto yang diunggah dan memberikan deskripsi produk yang jujur dan jelas.

Baik di ranah publik maupun privaet, waspadai jejak digital yang ditinggalkan. Jejak digital dapat disalahgunakan secara negatif dengan orang yang tidak bertanggung jawab. Menjaga jejak digital tetap bersih, dengan cara memeriksa jejak digital, bijak sebelum menulis, memperhatikan perangkat gawai, serta bangun citra diri yang positif. Setiap orang memiliki kendali atas jejak digitalnya.

Pada sisi lainnya, jejak digital juga tidak dapat dikendalikan karena berada pada pihak lain. Namun, kita dapat membuat keputusan tentang apa yang kita publikasikan di internet, meskipun tidak dapat mengontrol bagaimana orang lain mempresepsikan diri kita. Penting untuk kita dapat membentuk dan menjaga jejak digital dengan sebaik-baiknya sejauh yang dapat dilakukan, menurut Dr. Siti Nabilah, S.Sos.I., M.Pd sebagai Praktisi Pendidikan. (*)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang