LITERASI DIGITAL KABUPATEN SAMOSIR PROVINSI SUMATERA UTARA

Jumat, 24 September 2021, Jam 14.00 WIB,
Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H. Edy Rahmayadi, yang memberikan sambutan pembuka dan dukungan penuh untuk Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang KETERAMPILAN DIGITAL DI ERA PANDEMI oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang content creator yang akan ikut berpartisipasi.
Era digitalisasi sekaligus era pandemi ini mengharuskan kita untuk bertransformasi digital dan menyesuaikan diri dengan kondisi serba digital. Menurut Hendi Anwar, sebagai Dosen TELKOM University, menjelaskan dibalik perkembangkan industri 4.0, ada satu tren teknologi yang menjadi activator terhadap bergulirnya era ini, itulah Artificial Intelligence (AI) atau biasa disebut kecerdasan buatan.

AI atau artificial intelligence adalah kemampuan sebuah mesin atau sistem komputer untuk meniru perilaku manusia. Al diciptakan melalui sebuah algoritma untuk mengklasifikasi, menganalisa, dan memprediksi sesuatu dari sebuah data. Berikut Al yang telah hadir di dunia digital di antaranya media sosial, siri atau google assistant, navigasi, perbankan dan kuangan, serta algoritma pencarian prediktif google. Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan inovasi baru dibidang ilmu pengetahuan.

Sementara itu di masa pandemi banyak penyesuaian yang kita dipaksakan untuk beradaptasi seperi belajar offline menjadi online, rapat tatap muka menjadi zoom meeting, belanja offline menjadi online, makan dine in menjadi take away, dan work from office menjadi work from home. Masih memanfaatkan teknologi informasi dan transaksi eletektronik di era pandemi selain mengurangi penyebaran virus ada hal lain yang mungkin belum diketahui seperti mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik, dan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap orang untuk memajukan pemikiran dan kemampuan di bidang penggunaan. (*)

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang