Pandemi Covid-19 TEKAB Bantu Pemerintah Salurkan Sembako

Caption: Seluruh jajaran DPW TEKAB ketua dan pengurus se JABODETABEK

BintangEmpat.Com – Seluruh jajaran DPW TEKAB ketua dan pengurus se JABODETABEK serta Kepala Divisi dan anggota hadir Sabtu (23/10) siang dengan agenda RAPAT KOORDINASI dan Evaluasi terkait struktur dan kegiatan di wilayah sejak pukul 12.00 bertempat di MAKO TEKAB, Jl. Kodam Raya 6A, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Begitu ketat disiplin yang diterapkan oleh Ketua Umum Team Khusus Anti Begal (Tekab) sehingga diberitahukan dan untuk diperhatikan soal ketepatan waktu berkumpul. Acara dimulai dengan makan siang bersama terlebih dahulu.

“Tidak ada toleransi ketika ada keterlambatan dalam Rapat koordinasi, kita harus hargai waktu yang sangat berharga ini. Bila tidak disiplin maka ia akan menjadi orang merugi,” Pesan Ari kepada seratusan orang pengurus yang datang di depan Cafe Kopi Doeloe dalam areal Mako TEKAB.

Selain Ketum Tekab, tampak hadir Rika A M SH Sebagai PJS /PLH Sekjen TEKAB, Kadiv LBH TEKAB Suta Widhya SH dan sejumlah pengurus TEKAB lainnya. Agenda rapat kali ini akan membahas rencana jambore ojek online yang yang akan dilaksanakan Nopember 2021 di Bumi Perkemahan Pramuka Jambore, Cibubur.

“Kami minta konsolidasi di internal masing – masing pengurus berjalan baik. Kami dari DPP TEKAB tidak pernah intervensi dengan kebijakan di DPW dan DPC. Sehingga kami harap kalian yang sudah jadi pengurus jangan gampang diprovokasi oleh komunitas OJol yang ada. Ini memalukan jika ormas yang sudah resmi tinggal menunggu izin Kesbangpol saja bisa dengan mudah dibuat lemah hanya karena isu-isu negatif tentang kepemimpinan kami.” lanjut Ari.

Ari yang pernah sukses mengadakan acara rapat akbar di Bumi Perkemahan Ragunan tahun 2018 lalu dengan mampu mengumpulkan 5.000 orang lebih dengan aneka abstraksi Acara hiburan yang menarik tidak habis pikir dengan tidak seriusnya beberapa kali penggantian Sekjen TEKAB.

“Kami difitnah seolah pernah mendapat dana dari Kesbangpol. Padahal supaya kalian semua tahu, justru 2 unit mobil saya terjual untuk membangun usaha ini,” lanjut Ari.

Dirinya mengerti contoh bahwa di daerah Kalimantan TEKAB justru mendapat kucuran dana karena atas nama dana Pemda setempat. Mereka melihat peran OJol lebih maju dalam membantu distribusi pemberian sembako saat masa Pandemi Covid-19 berlangsung sejak Maret 2020 lalu hingga saat ini. *Red

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang