LITERASI DIGITAL KABUPATEN DELI SERDANG – PROVINSI SUMATERA UTARA

LITERASI DIGITAL
KABUPATEN DELI SERDANG – PROVINSI SUMATERA UTARA

Sabtu, 4 Desember 2021, Jam 09.00 WIB
Dalam mencapai target 50 juta masyarakat Indonesia untuk mendapatkan Literasi di bidang Digital hingga 2024 oleh Presiden Jokowi, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL merupakan 4 (empat) pilar yang diberikan dalam kegiatan webinar Literasi Digital 2021.
Semuel Abrijani Pangarepan, B.Sc., sebagai Direktur Jendral Aplikasi Informatika menjadi keynote speaker dalam webinar dengan tema besar MENJAGA DAN MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL yang dipaparkan oleh para nara sumber Nasional dan Lokal yang mempunyai kompetensi di bidangnya serta seorang Key Opinion Leader yang memberikan sharing session di akhir webinar.
Winarsih, M.Pd., menjelaskan tantangan pendidik di era generasi alpha, meliputi guru memiliki tantangan untuk bisa mengoptimalisasikan dan mengembangkan potensi peserta didiknya menjadi lebih produktif dan konstruktif kearah yang lebih positif serta guru saat ini dituntut untuk dapat membuat kolaborasi dan berbagi konten digital secara bertanggung jawab. Efalina, M.Pd., menjelaskan peran orang tua dalam memberikan ajaran tentang keamanan internet untuk anak, antara lain melarang anak memiliki gawai sebelum berusia 13 tahun, membatasi penggunaan gawai, meningkatkan kualitas komunikasi dengan keluarga, mengajarkan anak untuk menjaga informasi pribadinya di internet, karakter anak sejak dini, menjaga komunikasi anak dengan baik, mendampingi anak saat bermain internet, serta ajarkan literasi media pada anak sejak dini.
Muhayan, MA., menjelaskan remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. Webinar diakhiri dengan key opinion leader, oleh Bemby Noor sebagai Influencer dan Producer yang memberikan sharing session, mengenai pendidik dan orang tua harus bekerja sama untuk menjaga keamanan internet untuk anak agar anak tidak mengakses internet dengan konten negatif. Batasi waktu saat anak mengakses internet dan dampingi, namun tetap arahkan anak untuk mengeksplor minat dan bakatnya di internet.

BintangEmpat .Com

Media Investigasi Hukum Dan Kriminal, Terpercaya Dan Berimbang