Arsip Kategori: INFO

Kapolri Mutasi Sembilan Kapolda

BintangEmpat.Com – Selain memutasi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis juga memutasi jabatan Kepala Divisi Humas Polri dan sembilan orang Kapolda.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram bernomor ST/1377/KEP./2020 dan ST/1378/KEP./2020 yang ditandatangani Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal diangkat menjadi Kapolda Nusa Tenggara Barat menggantikan Irjen Tomsi Tohir.

Jabatan Kepala Divisi Humas Polri akan diisi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Argo Yuwono.

Adapun jabatan Argo sebagai Karo Penmas Polri tersebut akan digantikan oleh Kombes Awi Setiyono yang kini menjabat sebagai Irwasda Polda Jawa Timur.

Kapolda Jawa Tengah Rycko Amelza Dahniel diangkat menjadi Kepala Baintelkam Polri menggantikan Komjen Agung Budi Maryoto.

Rycko akan digantikan oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Polisi Ahmad Luthfi.

Kemudian, Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan diangkat menjadi Wakil Kepala Lemdiklat Polri menggantikan Irjen Boy Rafli Amar.

Posisi Luki sebagai Kapolda Jawa Timur akan digantikan oleh Irjen Mohammad Fadl Imran yang merupakan Staf Ahli Sosbud Polri.

Kapolda Banten Irjen Agung Sabar Santoso dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Agung akan digantikan Irjen Fiandar yang kini menjabat sebagai Gubernur Akademi Kepolisian.

Kemudian, Kapolda Bengkulu Irjen Supratman yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sespim Lemdiklat Polri akan digantikan Brigjen Polisi Teguh Sarwono yang saat ini menjabat sebagai Wakapolda Maluku.

Lalu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Ilham Salahudin dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri dan akan digantikan oleh Brigjen Dedi Prasetyo yang kini menjabat sebagai Karobinkar SSDM Polri.

Kemudian, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Andap Budhi Revianto dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dan akan digantikan oleh Irjen Aris Budiman yang merupakan Ketua STIK Lemdiklat Polri.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Yazid Fanani dimutasi menjadi Ketua STIK Lemdiklat Polri dan akan digantikan oleh Irjen Nico Afinta yang merupakan Staf Ahli Sospol Kapolri.

Lalu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Priyo Widyanto diangkat sebagai Staf Ahli Sosbud Kapolri dan akan digantikan oleh Asisten SDM Polri Irjen Eko Indra Heri. *(kompas)

Kasus Corona di Indonesia Tuntas Juni 2020, Ini Hasil Riset Denny JA

 Juni 2020 Indonesia Kembali Normal?

Dengan mengolah data dunia yang ada, ditambah referensi riset lain, LSI Denny JA membuat tiga kesimpulan soal virus corona. Di akhir kesimpulan, disertakan pula disclaimer yang menjadi basis kesimpulan itu.

Pertama, 99% kasus Virus Corona (Covid-19) selesai sebelum vaksin untuk virus itu ditemukan. Bulan Juli-September 2020 adalah rentang waktu dimana virus corona tak lagi menjadi masalah bagi dunia.

Di era itu, yang terpapar virus corona tentu tetap ada. Namun jumlah kasus baru terpapar grafiknya menurun signifikan. Puncak pandemik sudah dilewati.

Kedua, negara Indonesia termasuk negara menengah (Kategori B) dari sisi kecepatan menyelesaikan kasus Virus Corona untuk mencapai level 99 persen tuntas. Tercapainya level 99 persen itu untuk kasus Indonesia diperkirakan di bulan Juni 2020.

Tentu ini dengan asumsi aneka protokol kesehatan yang digariskan WHO dan Pemerintah RI dipatuhi. Antara lain social distancing, work from home, larangan mudik, dan sebagainya.

Ketiga, 100 persen Indonesia dan dunia bebas dari virus corona ketika vaksin atas virus itu ditemukan. Rentang waktu penemuan vaksin sekitar Mei-Juli 2021.

Ketika vaksin ditemukan, virus corona berubah efeknya hanya seperti penyakit biasa yang tak lagi mematikan.

Sumber Data dan Metodelogi

Berbeda dengan umumnya riset LSI Denny JA, riset ini bertujuan mengolah data sekunder. Ia bukan survei opini publik. Yang digali bukanlah persepsi publik atas virus corona.

Kali ini riset LSI Denny JA ingin membaca trend data dunia dan Indonesia atas kasus corona. Riset ini ingin menjawab apakah dan kapankah puncak pandemik terlampaui. Bisakah kita prediksi kapan pandemik berakhir.

Kesimpulan untuk pertanyaan itu diolah LSI Denny JA dari 3 sumber data dan informasi:
1. Worldometer data dunia virus corona
2. Singapore University of Technology and Design
3. Berbagai hasil riset lainnya

Latar Belakang

Ditemukannya vaksin kekebalan untuk Virus Corona adalah satu-satunya penjamin Virus Corona bisa ditangani. Ketika vaksin ditemukan, Virus Corona hanya menjadi flu biasa yang tak lagi mematikan.

Namun sebelum vaksin ditemukan berbagai protokol kesehatan diberlakukan di banyak negara. Antara lain menjaga jarak fisik (social distancing, physical distancing), lock-down wilayah dengan segala istilah yang berbeda, work from home, online learning, penggunaan masker, sesering mungkin mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, dan sebagainya.

Data dari worldometer menunjukkan, protokol kesehatan itu efektif bekerja untuk rata rata dunia. Sebelumnya, penambahan kasus baru yang terpapar grafiknya menanjak signifikan. Tapi sejak 1 April 2020, penambahan kasus baru terpapar mulai menunjukkan grafik yang landai.

Kesimpulan Riset

Riset ini menyertakan kasus empat negara: Jerman, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru. Terbaca di grafik itu, betapa kasus baru harian yang terpapar menurun secara signifikan. Pada empat negara itu, grafik menunjukkan puncak pandemik sudah terlampaui.

Singapore University of Technology and design mengembangkan model prediksi lebih jauh. Trend data dunia itu dibaca dengan menggunakan artificial inteligence. Dari berbagai negara dunia, model itu menyimpulkan 99 persen kasus dunia selesai di bulan Agustus 2020.

Memperkaya riset Singapore University dengan aneka prediksi yang dikembangkan banyak lembaga, LSI Denny JA lebih menyimpulkan rentang waktu Juli-September 2020 sebagai rentang waktu selesainya 99 persen kasus virus corona.

Kesimpulan ini katakanlah prediksi yang lebih aman karena menggunakan plus minus satu bulan sebagai margin of error dibandingkan yang dinyatakan Singapore University.

Berdasarkan data Singapore University pula, dalam menangani Virus Corona untuk mencapai tuntas 99 persen, LSI Denny JA membagi tiga kategori.

Kategori A (penanganan cepat), Kategori B (penanganan menengah), dan Kategori C (penanganan lambat). Disebut cepat jika 99 persen tuntas itu terjadi paling telat di akhir Mei 2020. Disebut sedang jika 99 persen tuntas di bulan Juni 2020. Disebut lambat jika 99 persen tuntas terjadi setelah bulan Juni 2020.

Indonesia termasuk negara kategori B: menangani Virus Corona dengan kecepatan menengah. Diprediksi di bulan Juni 2020, Virus Corona tak lagi menjadi isu besar. Kehidupan hampir normal kembali, walau social distancing tetap harus dijaga karena vaksin belum ditemukan.

Bersama Indonesia dalam kategori B (kecepatan menengah) adalah antara lain seperti Singapura, India, Kanada, Iran, dan Denmark.

Negara kategori A (penanganan cepat) antara lain China, Korea Selatan, Jerman, United Kingdom, Malaysia dan Amerika Serikat. Negara ini tergolong paling cepat di dunia, di luar China yang menuntaskan Virus Corona 99 persen.

Negara Kategori C (penanganan lambat) antara lain Columbia, Bahrain, Argentina, dan Qatar.

Kategori cepat lambat itu tak seluruhnya menggambarkan tingkat kemampuan negara menangani Virus Corona. Ia juga ditentukan oleh lebih awal atau lebih belakangan Virus Corona menyebar ke negara itu.

Yang dimaksud dengan 99 persen tuntas adalah situasi dimana penambahan kasus baru hari per hari menunjukkan grafik yang konsisten menurun. Tidak berarti tak ada lagi korban baru yang terpapar virus. Namun jumlahnya dilihat dari grafik sudah sangat menurun.

Klaim 100 persen Virus Corona dianggap tuntas hanya dilakukan ketika vaksin ditemukan.

University of Singapore memprediksi 100 persen tercapai di bulan Desember 2020. Hanya dua negara yang 100 persen tuntas di bulan Feb-April 2021. Namun prediksi itu dilakukan semata berdasarkan proyeksi data.

Berbeda dengan University of Singapore, LSI Denny JA mendasarkan 100 persen tuntas itu pada penemuan vaksin. Khusus 100 persen tuntas itu tidak dikembangkan dari model proyeksi data.

LSI Denny JA mengelaborasi banyak negara dan perusahan besar yang berlomba menemukan vaksin untuk Virus Corona. Diprediksi vaksin pertama yang bisa dipakai luas terjadi sekitar Mei- Juli 2021. Saat itulah 100 persen virus corona tidak menjadi masalah bagi manusia.

Disclaimer

Walau prediksi yang dibuat LSI Denny JA berdasarkan metode ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan, namun model itu dibangun dengan aneka asumsi. Dengan sendirinya jika asumsi itu dilanggar, prediksi tak terjadi.

Asumsi yang utama adalah protokol kesehatan yang ditetapkan WHO, aneka pemerintahan, termasuk pemerintah Indonesia, dipatuhi. Protokol kesehatan itu antara lain social distancing, physical distancing, menggunakan masker, mencuci tangan, dan lain sebagainya.

Asumsi lain, vaksin ditemukan pertengahan tahun depan jika kecepatan penelitian labolatorium sama seperti yang sekarang terjadi.

Tidak pula lahir mutasi baru Virus Corona yang kembali menyerang. Ini asumsi berikutnya.

Jika asumsi di atas terlanggar, dengan sendirinya aneka prediksi di atas tak berlaku. Pembaca diharap memberlakukan prediksi itu dengan hati-hati.

Penutup

Test bagi peradaban modern secara sempurna diuji oleh datangnya Virus Corona (Covid-19). Sangatlah nyata. Betapa kita sudah mampu terbang ke planet lain. Senjata nuklir kita bisa memusnahkan bumi berkali-kali. Artificial inteligence bisa mengalahkan otak manusia.

Namun ternyata peradaban kita tak siap dengan serangan virus yang sangat kecil.

Kita senang karena agaknya drama Virus Corona berakhir dengan happy ending. Kehidupan sosial banyak negara, termasuk Indonesia bisa normal kembali sebelum vaksin ditemukan.

Untuk Indonesia, seminggu-dua minggu setelah lebaran, jika protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dipatuhi, di bulan Juni 2020, kehidupan kembali hampir normal.

Saat itu pengusaha dan pekerja dapat kembali ke kantor. Politisi dapat kembali menggelar rapat. Rakyat dapat berkumpul di kafe. Dan para penyair dapat membacakan puisi di berbagai mimbar.

Tentu protokol kesehatan seperti social distancing, memakai masker, mencuci tangan tetap dipatuhi sebelum vaksin ditemukan.

Jakarta, 29 April 2020
Ditulis oleh: LSI Denny JA.

Cara Menghadapi Debt Collector

Foto Penulis: Adv. H. Arif Wahyudi, SH, MH, CBL, CTL, CIT, Mediator. (Wakil Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia) Jawa Timur, Bersama Putri tercinta, Ardyaneta Wahyu Fatmadewi

“Ini cara menghadapi debt collector atau penagih utang saat cicilan kendaraan bermotor (sepeda motor dan mobil), perumahan, bank, BPR, koperasi, kartu kredit, atau cicilan utang Anda macet”.

Ini tips dalam menghadapi debt collector:

1. Sapalah mereka dengan santun dan minta mereka menunjukkan identitas dan surat tugas. Tanyakan kepada mereka, siapa yang menyuruh mereka datang dan minta nomor telepon yang memberi tugas para penagih utang ini.
Jika mereka tak bisa memenuhi permintaan Anda dan Anda ragu pada mereka, persilahkan mereka pergi. Katakan, Anda sibuk dengan pekerjaan lain atau mau istirahat.

2. Jika para penagih utang bersikap santun, jelaskan bahwa Anda belum bisa membayar karena kondisi keuangan Anda belum memungkinkan. Sampaikan kepada penagih utang bahwa Anda akan menghubungi yang terkait langsung dengan perkara utang piutang Anda. Ingat jangan berjanji apa-apa kepada para penagih utang.

3. Jika para penagih utang mulai berdebat meneror, persilahkan mereka ke luar dari rumah Anda. Hubungi pengurus RT, RW, atau polisi. Sebab, ini pertanda buruk bagi para penagih utang yang mau merampas mobil, motor, atau barang lain yang sedang Anda cicil pembayarannya.

4. Jika para penagih utang berusaha merampas barang cicilan Anda, tolak dan pertahankan barang tetap di tangan Anda. Katakan kepada mereka, tindakan merampas yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka bisa dijerat Pasal 368, Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3, dan 4 junto Pasal 335.

Dalam KUHP jelas disebutkan, yang berhak untuk melakukan eksekusi adalah pengadilan. Jadi, apabila mau mengambil jaminan, harus membawa surat penetapan eksekusi dari pengadilan negeri.

Ingatkan kepada mereka, kendaraan cicilan Anda misalnya, adalah milik Anda, sesuai dengan STNK dan BPKB.

Kasus ini adalah kasus perdata, bukan pidana. Kasus perdata diselesaikan lewat pengadilan perdata dan bukan lewat penagih utang. Itu sebabnya, polisi pun dilarang ikut campur dalam kasus perdata.

Kasus ini menjadi kasus pidana kalau para penagih utang merampas barang cicilan Anda, meneror, atau menganiaya Anda. Untuk menjerat Anda ke ranah pidana, umumnya perusahaan leasing, bank, atau koperasi akan melaporkan Anda dengan tuduhan penggelapan.

5. Jika para penagih utang merampas barang Anda, segera ke kantor polisi dan laporkan kasusnya bersama sejumlah saksi Anda. Tindakan para penagih utang ini bisa dijerat Pasal 368 dan Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3, dan 4 junto Pasal 335.

6. Jangan titipkan mobil atau barang jaminan lain kepada polisi. Tolak dengan santun tawaran polisi. Pertahankan mobil atau barang jaminan tetap di tangan Anda sampai Anda melunasi atau ada keputusan eksekusi dari pengadilan.

Berkonsultasi hukumlah kepada Lembaga Perlindungan Konsumen, Komnas Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha, atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen.

Penulis:
Adv. H. Arif Wahyudi, SH, MH, CBL, CTL, CIT, Mediator.
(Wakil Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia) Jawa Timur

Direktur: PT. Hikari Teknologi Indonesia

Catatan Redaksi:
Penulis adalah salah satu lulusan terbaik MEDIATOR, akreditasi Mahkamah Agung dari BaMI (Badan Mediasi Indonesia)

Bongkar Dugaan Pungli Di Samsat Surabaya Utara, Segera Turunkan Tim Saber Pungli

Foto: dari kiri, Siti Marwiyah (adik kandung Menkopolhukam, Mahfud MD) dan Ziwa (Pimred BintangEmpat.Com).
Foto: dari kiri, Siti Marwiyah (adik kandung Menkopolhukam, Mahfud MD) dan Ziwa (Pimred BintangEmpat.Com).

BintangEmpat.Com – Membongkar dugaan Pungutan Liar (pungli) di Samsat Surabaya Utara terkait buka blokir jual dan fee kendaraan unit baru yang dinominal ratusan ribu.

Sekira bulan Januari 2019 Tim Investigasi BintangEmpat.Com mendapat informasi terkait dugaan buka blokir jual yang dinominalkan oleh oknum Samsat Surabaya Utara, dengan nominal Rp.600.000, dan tanpa KTP (Kartu tanda penduduk) Rp.250.000. Sedangkan untuk Fee kendaraan Unit baru dengan nominal ratusan ribu.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Administrator atau Adpel Samsat Surabaya Utara, Andreas Adi W, tidak membenarkan adanya informasi itu (red-pungli).

“Itu tidak benar”, kata Andreas.

Terpisah, Pimpinan Redaksi sekaligus Kepala Tim Investigasi BintangEmpat.Com, Hadi S, yang akrab disapa Ziwa, angkat bicara.

“Untuk membuktikan informasi itu, maka Polisi dan Gubernur Jatim sudah sepatutnya membentuk tim khusus untuk membongkar dugaan pungli itu, jika dikalikan maka akan ada aliran dana Milyaran rupiah”, ujar pria berambut Gondrong ini.

“Dugaan pungli itu tidak hanya sehari saja, namun bisa jadi sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu, untuk itu, Polisi diharapkan menurunkan tim Saber Pungli di Samsat Surabaya Utara”, imbuh Ziwa.

“Sebenarnya paling gampang kok bongkar pungli di Samsat Surabaya Utara, bongkar data base nya, disitu akan ada data blokir jual dan kendaraan unit baru, setelah itu kembangkan ke konsumen, insya Allah akan terbongkar jika ada keseriusan”, lanjut Ziwa, pria yang masih mengenyam di Fakultas Hukum itu.

Dugaan Pungli Milyaran Di Samsat Jember Dan Sekitarnya

Ketika ditanya apakah yang akan dilakukan terkait informasi pungli ini, dia akan menyampaikan informasi ini ke pusat.

“Insya Allah akan kami sampaikan ke Kapolri dan Kapolda Jatim, kita tahu mereka sangat tegas dan anti pungli, selanjutnya ke Bu Khofifah (Gubernur Jatim) dengan visi misinya ‘CETTAR’, jangan sampai rusak karena oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, Insya Allah akan kami WhatsApp mereka (red-Kapolri, Kapolda dan Gubernur Jatim)”, pungkas pria kelahiran kota soto Lamongan ini.

Sebelum mengakhiri, dia menambahkan jika masih ada dugaan-dugaan pungli di Samsat lain.

“Kita masih proses investigasi di Samsat Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Benculuk, Kraksan, Lumajang, dan Madura, ada informasi juga terkait pungli yang hampir sama modusnya dengan Samsat Surabaya Utara, jangan sampai masyarakat dirugikan oleh oknum bermental korup”, pungkas Ziwa, (27/3/2020). *Tim.

Unitomo Waspada Virus Corona

BintangEmpat.Com – Rektor Universitas DR Soetomo Surabaya, Dr. Bachiul Amig, SH.,MH, menyatakan bahwa UNITOMO WASPADA CORONA.

Selanjutnya dalam rangka kewaspadaan dan melindungi semua civitas akademika, maka dihimbau kepada dosen, pegawai, mahasiswa, fakultas dan semua unit kerja, BEM, DLM, UKM di lingkungan Unitomo untuk:

  1. Tidak melakukan perjalanan keluar negeri (seminar, magang, kerjasama dan kegiatan lain ke
    LN ditunda).

  2. Tidak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menghadirkan pembicara/tamu dari luar negeri.

  3. Menghindari kontak fisik dengan pihak lain (jabat tangan, dan bersentuhan lainnya ).

  4. Setiap unit kerja di lingkungan di Unitomo diharapkan menyiapkan sarana cuci tangan (hand
    sanitizer).

  5. Bagi Civitas yang telah kunjungan ke luar negeri, agar tidak melakaukan interaksi aktif
    dilingkungan kampus dalam waktu 14 (empat belas) hari sejak tanggal kedatangan.

Hal itu dibenarkan oleh Wakil Rektor Unitomo, Siti Marwiyah, dengan surat edaran Nomor OUI .C2.03/11/2020.

Unitomo Waspada Virus Corona

“Himbauan ini disampaikan untuk meningkatkan kewaspadaan kita terhadap bahaya
virus corona, tanpa harus melakukan langkah-langkah yang menunjukkan kepanikan”, ujar Siti Marwiyah, yang juga adik kandung Menkopolhukam, Mahfud MD, (7/3/2020). *Red.

*Keterangan Foto: Siti Marwiyah (kiri) dan Hadi S (Ziwa) Pimpinan Redaksi BintangEmpat.Com.

Sebar Hoax Penculikan Anak, Seorang Pemuda Diciduk Polisi

 

BintangEmpat.Com – Ini peringatan bagi kita semua agar tidak mudah menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya. Perbuatan menyebarkan konten berita palsu tidak dapat dianggap sepele karena bisa berdampak luas, sampai membuat orang lain resah dan ketakutan.

Seperti dilakukan RDA ( 29 ) warga Perum Arjasa Asri 2 Blok B No. 13 Dusun Tegal Bago Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Jember  karena dianggap tidak berhati-hati dan meresahkan warga, Ia terpaksa harus berurusan dengan Aparat Kepolisian Sektor Arjasa Polres Jember, Jawa Timur.

Jemput Paksa Anak Kiai Cabuli Santri, Polisi Dihalangi

RDA dianggap menyebarkan berita bohong ( Hoax ) dengan mengunggah konten yang bermuatan informasi adanya peristiwa yang diduga penculikan anak di Wilayah Kecamatan Arjasa lewat jejaring social media grup publik Facebook Info Warga Jember ( IWJ ).

“ Kejadianya pada hari Siang minggu kemarin di Komplek Perumahan Arjasa Asri Dusun Tegalbago Desa Arjasa, Kami menerima laporan ada seorang Ibu yang mengalami gangguan mental sedang memakai seragam SMA seperti kebingungan saat ditanya warga,” Ujar Kapolsek Arjasa AKP. Eko Basuki, saat menemui awak media di Balai Desa Arjasa Kecamatan Arjasa, Jember.

Sebar Hoax Penculikan Anak, Seorang Pemuda Diciduk Polisi
Sebar Hoax Penculikan Anak, Seorang Pemuda Diciduk Polisi

“ Pada saat diamankan petugas Polsek Arjasa difoto oleh warga dan di posting ke grup whatsapp Warga Asri 2 tanpa ada keterangan . Ketika itu, Saudara RDA sedang tidur dibangunkan Istrinya dan menunjukkan berita di grup WA tersebut . Setelah itu RDA langsung memposting di Grup Publik Facebook IWJ dengan konten yang berisikan tulisan ‘Diduga penculikan anak di daerah Perum Arjasa Asri 1, Hati-hati lur…’ “, terang Kapolsek, menirukan.

Akhirnya, Berita hoax tersebut ramai jadi perbincangan di linimasa Grup Publik Facebook yang diikuti ratusan ribu Nitizen pengguna social media. Karena berita ini meresahkan warga, sehingga Jajaran Polsek Arjasa merespon cepat untuk menindak lanjutinya. Untuk menemukan pemilik akun petugas tak kesulitan, selang beberapa jam Petugas Unit Reskrim Polsek Arjasa menemukan alamat RDA.

Insiden Berdarah Kongres V Partai Amanat Nasional Diwarnai Lempar Kursi

Kapolsek Arjasa berpesan kepada warga agar jangan mudah menyebarkan atau mengunggah berita di medsos yang tidak jelas asal -usulnya. Untuk itu Kami menghimbau kepada Warga agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terbukti kebenarannya.

“ Jika ditemukan keberadaan orang asing yang beraktifitas mencurigakan maka segera lapor ke Kepolisian terdekat, Jangan main hakim sendiri apalagi lapor ke medsos yang justru dapat memicu keresahan dan kepanikan warga lainnya. Tetap waspada itu Harus, Jangan Panik dan berlebihan, tapi Kalau Piknik oke dah”, tandasnya.

Sementara itu, Saat didampingi Unsur Muspika Kecamatan Arjasa bersama Tokoh masyarakat setempat, RDA (29 ) memberikan pernyataan terbuka dihadapan awak media. Ia mengaku khilaf dan kurang hati -hati.

Polisi Terbitkan SP2HP Soal Kasus Bupati Lumajang

“ Saya atas nama pribadi meminta maaf. Ini menjadi pelajaran atau edukasi bagi masyarakat jangan mudah menyebarkan berita yang belum diketahui jelas kebenarannya”, ungkapnya dengan nada menyesal. (Hadi/Humas Polsek)

Info Polres Jember : Kartini RUN 2020

KARTINI RUN 2020

Semangat Kartini ! Perempuan Indonesia Hebat

Kartini Run merupakan lomba lari diadakan dalam rangka menyambut Hari Emansipasi Wanita Indonesia, Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.

Satlantas Polres Jember
Dan tahun 2020, lomba yang diprakarsai oleh Yayasan Kemala Bhayangkari ini, tidak hanya terdapat kategori 10K tetapi juga terdapat kategori 5K dan 21K. Peserta juga diperkenankan mengenakan atribut daerah/tradisional yang menjadi ciri khasnya masing-masing.

Waktu : 20 April 2020

Kategori : 5K, 10K, 21K

Lokasi : Plaza Timur GBK Jakarta

Pendaftaran Dibuka Mulai Tanggal 17 Januari 2020 Jam 12.00 Wib

Registrasi Online : htttp://www.kartinirun.com

Whatsapp : 081519307424

Pembina BintangEmpat.com Ucapkan HPN

Timbul Pulungan Pembina BintangEmpat.com

Selamat Hari Pers Nasional (HPN), semoga di tahun politik, pers menjadi oase yang mengawal demokrasi dengan profesional dan independen.

Timbul Pulungan sebagai pembina Bintangempat.com berharap, ” Sebagai media, BintangEmpat.com harus menjadi wadah wartawan-wartawan menyampaikan informasi, tentunya dengan berita-berita akurat, berimbang serta independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun”, harapnya.

(*)

Baca juga : Polemik KPK, Harun Masiku Hingga Kompol Rosa, Ki Gendeng Angkat Bicara

Penculikan Dengan Jual Organ Tubuh Anak Menyebar Kembali

Bintangempat.Com, Jawa Timur – Informasi bahwa telah terjadi kasus penculikan anak dengan mengambil dan menjual organ tubuh korban viral di media sosial, khususnya Facebook, dan aplikasi pesan WhatsApp. Di Facebook, informasi itu diunggah di antaranya oleh akun Rusli Rosnani dan akun Iit Sofia pada 8-9 Januari 2020.

Unggahan kedua akun itu memuat beberapa gambar, yakni:

  • Gambar tangkapan layar sebuah status WhatsApp yang berbunyi, “Telah ditemukan mayat seorang anak SDN Pademangan Barat 11 kelas satu pada pukul 22.00 di Kemayoran dgn kondisi yang mengenaskan yaitu anggota organ tubuh bagian dalamnya telah diambil dan dijual oleh pelaku. Untuk para rekan guru untuk lebih waspada terhadap anak anak didiknya.”

30 Tahun Idap Kusta Kapolres Jember Datangi Nenek Sumirah

  • Foto berita di koran yang berjudul “Satu Anak, 5 Miliar: Predator Intai Korban Tanpa Pengawasan” dengan rincian harga organ tubuh yang dijual di pasar gelap.
  • Foto seorang pria yang disebut sebagai pelaku penculikan anak.
  • Poster dengan logo Polda Metro Jaya yang berisi peringatan untuk memaspadai pelaku penculikan anak yang kerap menyamar sebagi pedagang, pengemis, ibu hamil, orang gila, dan sebagainya.

Camat Di Sidoarjo Terciduk Tim Saber Pungli
Terdapat satu foto lain yang diunggah oleh akun Iit Sofia, yakni foto mayat seorang anak yang disebut sebagai korban penculikan yang telah diambil organ tubuhnya. Dalam foto itu, terlihat dua pria yang menemukan mayat tersebut di antara semak-semak.

PEMERIKSAAN FAKTA

Terkait penemuan mayat anak SD yang telah diambil organ tubuhnya
Dikutip dari situs Viva.co.id, Kepala Polsek Kemayoran Komisaris Syaiful Anwar membantah kabar bahwa telah ditemukan mayat siswa kelas satu SD Pademangan Barat 11 di Kemayoran, Jakarta Pusat. “Tidak benar, itu hoaks,” kata Syaiful pada 25 Oktober 2018.

Saeful Bahri Akui Sumber Duit Suap Untuk Komisioner KPU Dari Hasto

Menurut Syaiful, pihaknya telah melakukan penelusuran untuk mengecek kebenaran informasi itu. Namun, tidak didapati peristiwa tersebut di wilayah Kemayoran.

Penjelasan dari Syaiful ini juga dimuat oleh situs Tribunnews.com pada 29 Oktober 2018. Menurut Syaiful, jajarannya tidak menemukan adanya kasus penculikan ataupun penemuan mayat di kawasan Kemayoran. Ia juga tidak menerima laporan orang hilang dari masyarakat. “Sdah dua kali Kemayoran diisukan begini (penculikan dan penemuan mayat). Tapi tidak ada laporan dari satu pun keluarga korban,” katanya.

TNI Luncurkan Pesawat Intai Di Natuna

Terkait foto mayat yang disebut sebagai korban penculikan

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, foto mayat tersebut pernah dimuat oleh situs RiauAndalas.com pada 25 Oktober 2018. Mayat itu adalah mayat seorang anak perempuan berumur 11 tahun yang diduga korban pembunuhan. Mayat tersebut ditemukan di Desa Tanjung Medan Utara, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Berita tentang penemuan mayat itu juga dipublikasikan oleh situs FokusRiau.com pada 28 Oktober 2018. Menurut polisi, korban adalah murid kelas 5 SD di Desa Tanjung Medan Utara. Ia dibunuh dan kemudian diperkosa oleh pria berinisial HL, 32 tahun.

Puluhan LSM Se-Kalteng Laporkan Bupati Katingan Ke Polda Kalteng

Setelah itu, HL merobek perut korban dengan tujuan jasadnya cepat membusuk.
Terkait berita “Satu Anak, 5 Miliar”
Berita di koran yang berjudul “Satu Anak, 5 Miliar: Predator Intai Korban Tanpa Pengawasan” itu pernah beredar pada 2017 di Sulawesi Utara. Dikutip dari berita di laman Kompas.com pada 24 Maret 2017, berita tersebut telah dinyatakan sebagai hoaks oleh Divisi Humas Polri.

Melalui akun resminya di Instagram, Divisi Humas Polri membagikan gambar tangkapan layar berita itu dan melabelinya dengan stempel hoaks. Divisi Humas Polri juga menuliskan keterangan: “Kepolisian pastikan informasi penculikan dan penjualan organ tubuh anak-anak yang viral di media sosial adalah hoax. Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta masyarakat untuk tidak termakan isu dan resah terhadap maraknya kabar penculikan anak dan penjualan organ tubuh di media sosial.”

Misteri Kematian Lina Mantan Istri Sule Ada Lebam

Kepala Polda Sulawesi Utara, Inspektur Jenderal Bambang Waskito, juga mengatakan, “Di rumah sakit sudah dicek, tidak ada harga-harga seperti itu. Itu meresahkan masyarakat. Namun demikian, untuk meyakinkan masyarakat, seluruh jajaran sudah saya perintahkan saat bubar anak sekolah, tempat bermain anak di-back up anggota. Saya imbau juga, masyarakat jangan main hakim sendiri kalau ada yang dicurigai.”

Terkait foto pria yang disebut sebagai pelaku penculikan anak

Berdasarkan penelusuran Tempo, foto pria yang disebut sebagai pelaku penculikan anak itu berasal dari sebuah video yang pernah beredar pada 2018. Salah satu kanal di YouTube yang pernah membagikan video itu adalah kanal Juragan Sosmed, yakni pada 24 Oktober 2018.

Siswi Kelas 1 SD Dicabuli Guru Kasusnya Mandek

Namun, kanal tersebut memberikan klarifikasi bahwa pria dalam video tersebut bukanlah pelaku penculikan anak. Dalam keterangannya, disebutkan bahwa pria itu memang sempat diamankan warga Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pungubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, pada 24 Oktober 2018.

Warga menduga pria tersebut adalah pelaku penculikan anak. Warga pun menyerahkannya kepada polisi. Namun, setelah dilakukan interogasi, Kepala Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah, Inspektur Satu Uus Usman, mengatakan bahwa pria itu hanyalah orang yang sedang menunggu bus dalam perjalanan pulang.

Guru Ngaji Tewas Dibacok Kakak Ipar

Untuk memastikan informasi tersebut, Tempo menelusuri video wawancara Uus dalam video kanal Juragan Sosmed di kanal YouTube lainnya. Hasilnya, ditemukan video wawancara Uus yang dimuat oleh kanal milik media Lampung, Genta Merah. Video yang diunggah pada 24 Oktober 2018 itu diberi judul “Kapolsek Jelaskan Pria Bekeliaran di Lamteng Bukan Penculik Anak”.

Berikut penjelasan lengkap Uus:

“Terkait dengan beredarnya video penculikan di Dusun Palis, Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, dengan ini saya Kapolsek Way Pengubuan menyatakan bahwa tidak benar terjadi kasus penculikan di Dusun Palis, Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan karena orang tersebut mau pulang ke Batanghari, Lampung Timur. Karena orang tersebut asing di Kampung Lempuyang Bandar, maka oleh warga dibawa ke balai kampung dan diisukan sebagai penculik. Sebetulnya, mereka tidak menculik ataupun bukan penculik, karena mereka itu mau pulang dan menunggu kendaraan.”

Anggota TNI Tewas Dikeroyok Orang Berbadan Kekar

Terkait poster berlogo Polda Metro Jaya
Tim CekFakta Tempo pernah memeriksa fakta terkait poster dengan logo Polda Metro Jaya yang berisi peringatan untuk memaspadai pelaku penculikan anak yang kerap menyamar itu. Poster yang pernah beredar pada Oktober 2019 tersebut telah dinyatakan keliru.

Pasalnya, isi poster tersebut telah dibantah oleh pihak kepolisian di sejumlah daerah, salah satunya Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Wahyu Tri Cahyono. Bantahan itu dimuat dalam berita di situs Republika pada 30 Oktober 2018.

Angin Kencang Amuk Kota Surabaya Dua Orang Tewas

Wahyu mengatakan bahwa imbauan yang tersebar di media sosial itu, yang mencatut Polda Metro Jaya sebagai pihak yang mengumumkan, adalah berita bohong alias hoaks. “Kami sudah konfirmasi ke Polda Metro Jaya. Polri tidak pernah memberikan informasi-informasi yang meresahkan masyarakat seperti itu,” katanya.

Pada 29 Oktober 2019, Divisi Humas Polri juga mengunggah keterangan resmi dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, dalam akun resminya di Twitter. Unggahan itu berisi bantahan dari Dedi terkait beredarnya isu penculikan anak dalam beberapa waktu terakhir. “Kalau ragu-ragu silakan untuk diklarifikasi dan dikonfirmasi ke kepolisian terdekat,” ujar Dedi.

Sepuluh Anggota TNI-Polri Tewas Ditangan KKB

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, informasi bahwa telah terjadi kasus penculikan anak dengan mengambil dan menjual organ tubuh korban adalah informasi yang keliru.

Anak Bupati Penembak Kontraktor Divonis Cuma 1,5 Bulan Bui Langsung Bebas

Berbagai gambar serta informasi yang digunakan untuk mendukung klaim itu sudah terbukti sebagai hoaks ataupun tidak terkait dengan kasus penculikan anak. (*)

Remaja Mabok Dihukum Istigfar Berjamaah