Arsip Tag: Aceh utara

Kontestasi Pilkades Periode 2019-2024

Usman Kembali Terpilih Menjadi Kepala Desa Alue Ie Papain Periode 2019 – 2024

BintangEmpat.com, Panton Labu. – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Alue Ie Papain Kec Tanah Jambo Aye- Aceh Utara (7/2/2019) berlangsung aman. Salah satu calon Kepala Desa Incumbent Desa Alue Ie Papain Kec Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara, Usman kembali terpilih menjadi kepala Desa Alue Ie Papeun untuk lima tahun mendatang periode 2019-2024, setelah mengalahkan calon Kandidat no urut 1 dalam pemungutan suara yang dilaksanakan pada hari ini (7/2/2019) di halaman Meunasah Alue Ie Papeun

Dalam penghitungan surat suara Usman menang dari lawannya yakni 248 suara yang mendukungnya sedangkan untuk calon Ismail memperoleh 217 suara. Dari 472 surat suara yang terpakai sebanyak 465 surat suara tidak sah 7 dengan total surat suara yang terpakai.

Usman yang didampingi oleh pendukungnya, terlihat dari raut wajah yang ceria dan penuh senyum mengetahui hasil penghitungan suara yang dibacakan oleh Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa, Baktiar.

Puji syukur pun langsung dilakukan oleh Usman dan disambut teriakan oleh pendukungnya, dalam kesempatan itu juga Kepala Desa terpilih mengucapan banyak terima kasih kepada pendukung setianya atas usaha kerja kerasnya selama proses pilkades sampai dengan sekarang yang setia kepadanya.

Baktiar saat di jumpai awak media ini mengatakan, hasil rekapitulasi ini akan langsung diserahkan ke Kantor Kecamatan Tanah Jambo Aye selanjutnya di serahkan ke Dinas terkait sambil menunggu undangan pelantikan kepala desa cetus Baktiar.

Muhammad

Heboh..! Sumur Bor Semburkan Lumpur Dan Gas

Semburan lumpur bercampur gas
Semburan lumpur bercampur gas

BintangEmpat.com, Aceh Utara – Satu sumur bor milik Rustam Efendi di Dusun Darussalam, Gampong Tanjong Meunye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara menyemburkan lumpur dan gas setinggi 15 meter lebih. Peristiwa terjadi, Rabu (23/01/2019) sekitar pukul 08.00WIB, pagi tadi di kebun cabai warga setempat.

Lihta Videonya

Mawardi Kepala Desa Tanjong Meunye saat dikonfirmasi media ini mengatakan “semburan lumpur dan gas itu menyembur ke udara setinggi sekitar 15 meter lebih”, tuturnya. Hal itu diketahui usai diberitahukan warga.

6 Orang Ditetapkan Tersangka Oleh Polda Jatim

“Sumur bor itu berada di tanah milik Ibu Rohana di Dusun Darussalam Desa Tanjong Meunye, tanah ini sudah dijadikan kebun cabai oleh Rustam Effendi panggilan akrab Si Abang anaknya ibu Rohana. Sumur bor itu belum selesai dibuat, tiba- tiba tadi pagi terjadi menyemburkan lumpur dan gas ke udara setinggi tiang Telkom atau sekitar 15 meter lebih, saat kejadian itu, pemilik kebun belum bekerja, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.” Ujar Mawardi

Keuchik Tanjong Meunye berharap kepada masyarakat disekitar lokasi untuk mencari tempat yang lebih aman.

“Di dusun Darussalam ada 11 Kepala Keluarga (KK) mereka diharapkan mengungsi untuk sementara waktu, yang dekat dengan lokasi kejadian ada 20 KK. Saya harapkan untuk sementara mereka mengungsi ke Meunasah (surau) atau ke tempat yang lebih aman. Karena kita khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, karena semburan lumpur bisa mengakibatkan longsor yang membahayakan jiwa mereka, katanya Saat ini semburan lumpur dan gas sudah mulai reda..”ujarnya.

Baca Janda Cantik Tewas

 

Dijelaskan, saat ini di lokasi kejadian telah diamankan oleh sejumlah petugas kepolisian setempat dan telah diberikan garis police line.

Muhammad

Perbaikan Pipa PDAM Di Jambo Aye

BintangEmpat.com, Aceh Utara -Aceh (16/1/2019) Manajemen PDAM Tirta Mount Pase Cabang Kecamatan Tanah Jambo Ayo, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya melakukan perbaikan terhadap jaringan pipa distribusi yang mengalami kebocoran di Jalan Tgk Chik Di Tunong Desa Sama Kurok Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di depan kios pembuat perangkap tikus milik Usman.

Petugas PDAM Tirta Moun Pase saat dijumpai awak media ini di lapangan membenarkan, pipa yang bocor tersebut adalah bagian jaringan pipa distribusi milik perusahaannya. Kerusakan terjadi pada salah satu pipa induk di pinggir jalan.

Kemungkinan pipa tersebut tidak kuat menahan tekanan atau beban dari kenderaan yang melintas persis di atasnya, sehingga mengakibatkan kerusakan atau kebocoran.Kita sudah melihat dan memperbaikinya, kerusakannya tidak serius hanya kerusakan ringan saja, kata petugas kepada awak media ini, Rabu(16/1) di lokasi.

Dia juga mengatakan, kerusakan terjadi di satu titik,hanya sekian meter. Tetapi, proses perbaikannya tidak dapat dilakukan dalam sehari Karena keterbatasan personel atau pekerja.

Untuk itu kata petugas seraya meminta maaf kepada warga serta pengguna jalan yang selama ini sempat terganggu akibat bocornya pipa distribusi milik PDAM Tirta Mount Pase Cabang kecamatan Tanah Jambo Aye tersebut, pungkasnya.

Muhammad

Pelantikan keuchik desa Tanjong Minjei

BintangEmpat.com,Desa Tanjong Minjei kecamatan Madat kabupaten Aceh Timur resmi dijabat oleh Hafifuddin setelah beberapa saat lalu terpilih. Banyak propram menjadi sekala prioritas dalam memajukan gampong tanjong minjei seperti yang telah di utarakan dalam visi dan misi sebelumnya.

Muhajir atena yang juga sebagai tim pemenangan Hafifuddin yang juga mendanpingi dalam acara pelantikan yang di laksanakan di Balai desa Kecamatan madat kabupaten Aceh timur propinsi aceh Menyampaikan kepada Awak media pelantikan yang dihadiri oleh seluruh muspika plus dan keuchik Muctaruddin berjalan dengan lancar dan tidak ada terkendala dengan apapun.

Persaingan yang yang sangat alot sebelunya ini kita harus kembali kepada dasar bahwa kita semua sebagai warga gampong tanjong minjei untuk bersama bahu membahu membangun gampong yang sangat kita cintai.dengan masukan positif dan pro aktif warga dalam membangun gampong saya yakin desa kita lebih bersinar dan lebih maju kedepan sampainya muhajir

Hafifuddin yang sempat dikomfirmasi oleh awak media setelah pelantikan mengucapkan terimakasih Kepada Kechik Muctaruddin atau yang biasa disapa keuchik adek yang telah mengabdi dan memajukan desa Tanjong Minjei selama dua priode. ini tidak bisa terbalaskan atas keiklasan beliau selama ini.mari kita membangun gampong dengan program inovasi gampong pada tahun ini pungkas keuchik Hafifuddin.

Pemberita

Muhammad

Aceh, Harga Beras Naik

 

 

Aceh, Harga Beras Naik
Aceh, Harga Beras Naik

“Harga Beras Dipasar Panton Labu Naik”

 

BintangEmpat.com, Panton Labu-Aceh Utara (3/1/2019). Harga beras di Pasar Panton Labu Kabupaten Aceh Utara mengalami kenaikan, namun kenaikan harga masih  berkisar antara Rp.3000 – Rp.5.000 per Sak,  saat ini.

 

” Harganya sudah naik sekitar seminggu lalu, dan sekarang belum mengalami penurunan”, ungkap  Ibrahim salah seorang pedagang Sembako dipasar Panton Labu pada awak media ini, Kamis(3/1) .

 

Kenaikan tersebut terjadi pada beberapa jenis beras, di antaranya  beras Cap Gunung, cap Jongkong.

 

Untuk beras cap gunung yang sebelumnya dijual seharga Rp.15.5000 per sak 15kg, kini dijual dengan kisaran harga Rp.160.000.Sedangkan beras cap Jongkong 170.000 persak 15 kg yang sebelumnya dijual  Rp.165.000 kg.

 

Ia menyebutkan kenaikan harga dipicu kurangnya pasokan beras karena tidak lagi musim panen.

 

Ia mengklaim kenaikan harga itu mempengaruhi hasil penjualan yang berkurang hingga 30 persen dibandingkan sebelumnya.

 

Meskipun demikian besaran kenaikan harga tersebut tidak sama antar pedagang. Karena masing-masing pedagang mempunyai perhitungan tersendiri, tergantung harga beli kepada pemasok.

 

Sementara itu, dampak kenaikan harga beras juga dirasakan oleh Laila pedagang lontong di pasar Kota Panton Labu.

 

“Memang ada kenaikan sejak minggu lalu , namun saya tidak mengubah harga dagangan. karena kenaikannya tidak terlalu tinggi hanya disiasati “, Ungkap Laila.

(Muhammad).

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Dibuka.

BintangEmpat.com -Panton Labu-Aceh Utara, (2/1/2019)- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34, Tingkat Kecamatan Tanah Jambo Aye tahun 2019,Rabu (2/1/2019) malam secara resmi dibuka Bupati Aceh Utara yg di wakili Asisten 1, Dayan Albar, di halaman Sarana Olah Raga desa Biara Timur.

Muspika Tanah Jambo Aye bersama Bupati /yang di Wakili Oleh Asisten 1 Dayan Albar.

Terlihat pantauan di lapangan ribuan masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye dan sekitarnya antusias menyaksikan pembukaan MTQ yang dihadiri orang masyarakat dari luar daerah.

Antusias masyarakat terlihat berbondong-bondongnya memadati kursi tempat duduk di bawah tenda yang telah disiapkan panitia pelaksana, bahkan ada yang rela berdiri untuk mengikuti berlangsungnya berbagai macam acara

Masyarakat yang memadati halaman Sarana Olah Raga desa Biara Timur Pada Pembukaan Acara MTQ

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Utara yang di wakili oleh Asisten 1 mengajak Melalui MTQ ke-14 Kecamatan Siak Kecil ini, mari kita jadikan sebagai filter penyaring berbagai dampak negatif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tak selaras dengan ajaran dan kandungan isi al-qur’an.

Tidak hanya itu, sambung Dayan , MTQ juga merupakan pondasi untuk menciptakan generasi muda yang peduli, kreatif, dan senantiasa melakukan perubahan kearah kebaikan, serta mewujudkan cita-cita sebagai generasi penerus daerah dan bangsa yang qur’ani.

Pada acara tersebut turut hadir Camat Kecamatan Tanah Jambo Aye,Imum Masjid Raya Pase, Mukim, serta Keuchik gampong yang ada di Kecamatan Tanah Jambo Aye untuk terlaksananya Acara MTQ di kingkat kecamatan dengan Sukses.

Sayuti

Isak Tangis Keluarga Riki Sambut Haji Uma

BintangEmpat.com, Aceh Timur-Desa meunasah Asan kecamatan Madat kabupaten Aceh Timur, 29 desember 2018, tepat pukul 00.00 wib selesai Ceramah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di sebuah desa kawasan pesisir ujung timur Kabupaten Aceh Utara yang berbatas dengan Kabupaten Aceh Timur sosok seorang Manusia Yang sangat peduli terhadap anak Bangsa yaitu Sudirman yang sering disapa Haji Uma bersama Awak Media Ini melanjutkan Perjalanan kerumah seorang tenaga kerja yang ditanggkap di negeri Jiran Malaysia dikarnakan Masa Berlaku tinggal Habis. Perjalanan yang kami tempuh dengan berjalan kaki dimalam yang buta bisa dikatakan jauh dan medanya pun agak lumayan susah dikarnakan harus melewati Jembatan Gantung yang sudah tua dan rapuh, yang menghubungkan dua Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur .

Rumah yang kami tuju bukanlah di Kabupaten Aceh Utara melainkan disebuah desa di ujung barat kabupaten Aceh Timur tepat didusun Tangjong siren Meunasah Asan kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur. Kedatangan Haji Uma beserta Staf nya Muhammad Daud dan Awak Media ini disambut Bak seorang Raja. Isak tanggis dan haru pecah dimalam menjelang pagi saat Haji uma memasuki Rumah tersebut, Haji Uma langsung dipeluk dan disambut oleh Riki Ramadhani yang baru tiba dikampung halamanya setelah dibebaskan dari balai police Jiran Malaysia di Sungai Buluh. Pembebasnya Riki Ramadhani sampai kepulangannya kekampung halaman tidak terlepas dari bantuan haji uma dan Abu Saba di Negeri Malaysia.

Kedua orang tua Riki Ramadhani dan masyarakat di desa tersebut sangat berterimakasih kepada Haji Uma yang telah mengurus proses pembebasanya hingga bisa berkumpul kembali bersama keluarga tercinta di kampung halamannya. Harapan Haji Uma pada Riki Ramadhani lebih Baik kita di kampung Halaman dan bekerja apa adanya yang penting halal, tentang hidup diluar negeri yang lebih mewah kenyataannya semua itu hanya impian belaka, sebelum meninggalkan Rumah riki ramadhani ia berpesan jauhi Narkoba serta jagan tinggalkan shalat lima waktu. Abul Rafar, salah seorang tokok masyarakat dikabupaten Aceh Utara saat di hubungi via hand phone memberi apresiasi dan penghargaan yang terhingga kepada sang senator Aceh yang terus bekerja untuk anak bangsa dalam menjalankan misi kemanusiaan. Harapan abdul Rafar pada pemerintah Aceh sudi kiranya menobatkan haji Uma sebagai Pahlawan Kemanuasiaan Pungkasnya. (Muhammad)

Baca juga https://bintangempat.com/2018/12/bau-tidak-sedap-tercium-di-samsat-magetan/

Tiga Desa Kekurangan Air Bersih Di Aceh Utara

BintangEmpat.com ,Tanah Jambo Aye.Aceh Utara (29/12/2018) – Daerah pesisir yang kerap dikaitkan dengan kesulitan mendapatkan air bersih benar adanya.Masyarakat tiga desa di ujung Timur kabupaten Aceh Utara , kesulitan mengakses air bersih.

Hal itu dikarenakan selama ini desa tersebut tidak dijangkau air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Masyarakat tidak mengerti alasan sulitnya warga mendapatkan air bersih, padahal dari pusat ibu kota Kecamatan Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara , Desa Seuneubok Doe, Rantau Panyang dan Glumpang Umpung Unoe hanya berjarak sekira 13 kilometer. “Masalah di desa kami sulit memperoleh air bersih , ” ujar Hasanuddin, warga Desa Seuneboek Doe pada awak media ini , kemarin (28/12). Ia menyayangkan jika air PDAM tidak menjangkau desanya pada hal sumber air bersih letaknya di kecamatan tetangga,” tuturnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Fatimah . Dia mengungkapkan desanya selama ini tidak memiliki fasilitas air bersih dari pemerintah daerah. Karenanya, untuk mendapatkan air bersih, warga di desanya rata-rata menggunakan air sumur atau air hujan. Namun, lanjut Fatimah , air sumur yang digunakan hanya untuk mandi dan mencuci. Untuk minum dan memasak warga terpaksa membeli air isi ulang yang harganya Rp 10 ribu per galon. “Terkadang warga juga beli air yang harganya Rp 35 ribu per drum, ini tidak sampai seminggu juga saja sudah habis,”akunya. Ia mengatakan saat musim kemarau tiba, air sumur yang jadi andalan warga mengering,apalagi kami tinggal di daerah tambak yg biasa disebut daerah pesisir.Untuk itu warga mau tidak mau terpaksa membeli air bersih yang dijual keliling,itupun tidak tiap hari penjual air masuk ke desa kami. Harapan kami pada pemerintah daerah utk segera mungkin membuat fasilitas air bersih utk desa kami,tutur Hasan. (Muhammad)

Layak Pesisir Seunuddon Peroleh SMK Kelautan

Keindahan pesisir Seunuddon

BintangEmpat.com, Aceh Utara-Pendidikan Kejuruan Menjadi sekolah yang sangat di minati Oleh siswa baik ditingkat Kota Besar Maupun di tingkat perkotaan Hal ini disampaikan oleh Lembaga perlindungan Perempuan Anak dan Control Publik (LSM-KP2A& CP) dari hasil survey yang dilakukan diwilayah Kabupaten Aceh Utara dan Beberapa kecamatan.

Baca juga Bau Tak Sedap Di Samsat Ponorogo Dan Magetan

Bau Tidak Sedap Tercium Di Samsat Magetan Dan Ponorogo

 

Ini harus menjadi prioritas Bagi Pemerintah Aceh Untuk Membangun Sekolah Kejuruan Kelautan.

Bau Tidak Sedap Tercium Di Samsat Magetan Dan Ponorogo

Murdani S.Pd, juru bicara LSM –KP2A&CP Kepada Awak Media Jum’at 28 /12/2018 disela kunjungan nya di Wilayah Perbatasan Aceh Utara menyampaikan Sebuah Potensi Besar untuk benar-benar kita fungsikan hasil laut dan Tambak Laut Yang ada di wilayah Perbatasan timur Aceh Utara di Desa Ulee Rubek kecamatan Seunuddon kabupaten Aceh Utara dengan beribu –ribu hektar tambak dan 4000 nelayan serta anak nelayan yang putus sekolah, lagipun Menjadi garis Laut internasional yang sangat berdekatan dengan negara tetangga Malaysia yang Hanya Membutuhkan waktu 3 Jam dan yang menjadi sesuatu yang sangat Luar biasa dengan tambak yang sangat luas yang memiliki hasil yang sangat banyak begitupun dengan hasil laut . ini akan bisa menjadi pilot project Untuk Kabupaten Aceh Utara,melahirkan Sekolah yang berstandar international yang akan menampung banyak tenaga ahli baik dalam Pembibitan maupun sebagai Pemasok ikan Terbanyak di Wilayah Aceh utara.

Hal yang sama disampaikan Oleh salah satu tokoh Masyarakat Abdul Rafar,melihat kondisi Kabupaten Aceh Utara yang semakin berkembang di bidang perikanan.Program inovasi desa yang telah di canangkan oleh Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib atau yang sering di sapa Cek Mad dengan sebagai penguatan inovasi desa diwilayah pesisir ini akan sangat membantu untuk melahirkan tenaga ahli yang handal dibagian kelautan yang ada di Aceh Utara Nantinya. Kita sangat mengharapkan ada dukungan Penuh dari Cek Mad Selaku Bupati Aceh Utara Supaya terwujudnya SMK Kelautan yang Akan di Bangun Tahun ini di Desa Ulee Rubek Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara yang Akan Kita teruskan Kedinas Propinsi Aceh Nantinya, Pungkas Abul Rafar. (muhammad)