Arsip Tag: Demo jakarta hari ini

Demo Pro Dan Kontra Anies Baswedan

Demo Pro Dan Kontra Anies Baswedan

Lihat Emak-emak Demo Anies Baswedan

Jakarta – Sejumlah ormas telah telah bersiaga di lingkungan Balai Kota Jakarta. Adapun ormas yang bersiaga ialah Forkabi, Brigade 86 dan Bang Jafar, telah berada di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.

Mereka melakukan aksi tandingan respons dari rencana politikus PDIP Dewi Tanjung bakal menggelar demo melengserkan Anies Baswedan dari kursi DKI-1 di Balai Kota.

Bang Jafar selama ini menjadi ormas terdepan untuk mengawal program-program DKI Jakarta.

Nenek 80 Tahun Hidup Sebatangkara Di Rongsokan

 

“Ingat tugas kita adalah mengawal Gubernur Anies Baswedan dalam menjalankan program-programnya. Jadi jangan ada nanti kontak fisik,” kata Sekretaris Jenderal Bang Jafar, Bintang Mankau, ketika memimpin apel siaga anggotanya di halaman Balai Kota Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.

Lihat Youtube Kami, Gugat UUD Palsu

Bintang menegaskan, Bang Jafar justru menjaga dan membantu aparat keamanan agar tidak terlibat konflik dengan para pengunjuk rasa. Sebab itu, dia mengarahkan massanya masuk ke dalam lingkungan Balai Kota sebelum pengunjuk rasa menuntut Anies mundur tiba.

Prabowo Kerja Sama Kontra Terorisme Hingga Intel Di Prancis

Ormas asuhan Anggota DPD Fahira Idris ini juga sengaja tidak membawa mobil pick up dengan pengeras suara. Maka dia menepis anggapan bahwa pengarahan massa Bang Jafar merupakan aksi tandingan. “Bang Jafar selama ini menjadi ormas terdepan untuk mengawal program-program DKI Jakarta,” katanya.

Teken Kerja Sama, Prabowo Incar Teknologi Alutsista Prancis

Meski siaga di dalam lingkungan Balai Kota, kata Bintang, bukan tidak mungkin massanya nanti keluar. “Nanti kita lihat situasi,” katanya.

Belasan spanduk dukungan kepada Anies dipajang sepanjang jalan depan Balai Kota. Selain dukungan kepada Anies, spanduk atas nama Forum Pemuda Betawi itu memberikan pesan kepada pendemo Gubernur DKI. “Jika Anda tidak suka Anies Baswedan, silahkan pindah ke provinsi lain,” bunyi tulisan di salah satu spanduk itu.

Usai Lawatan Ke Abu Dhabi, Presiden Jokowi Tiba Di Tanah Air

Menurut Bintang, ormasnya telah mengirimkan surat izin kepada Pola Metro Jaya terkait aksinya di Balai Kota. Dalam izin itu, Bang Jafar melakukan aksi bela Gubernur hingga pukul enam sore hari ini.

Presiden Jokowi Berterima Kasih Atas Hadiah Masjid dari Putra Mahkota Abu Dhabi

Terpisah, Massa yang mengatasnamakan “Jakarta Bergerak” mulai berdatangan ke Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/1) siang. Mereka menggelar demonstrasi terkait kinerja Gubernur Anies Baswedan selama beberapa tahun ini.

Massa yang mayoritas berpakaian hitam datang sekitar pukul 13.45 WIB, mereka terdengar menyanyikan lagu Maju Tak Gentar. Polisi yang berjaga memisahkan massa ini dari massa Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) yang sebelumnya telah datang.

Kapal China Masih Berdatangan Pasca Kunjungan Jokowi Ke Natuna Istana Nilai Wajar

Massa Bang Japar, terlihat berada di area dalam Balai Kota, sedangkan Massa Jakarta Bergerak berada di area luar Balai Kota.

Lihat Youtube kami, Memanas demo Anies

Massa aksi Jakarta Bergerak terlihat melakukan orasi di depan Balai Kota. Koordinator Aksi, Sisca Rumondor mengatakan, pihaknya datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait ketidakbecusan Anies Baswedan dalam memimpin Jakarta dalam dua tahun ini.

Soal Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan adalah Keturunan PKI

“Bukan hanya musibah banjir, namun selama dua tahun menjabat di Jakarta, kami melihat apa yang dikerjakan tidak membawa kesejahteraan kepada warganya, terlebih dengan musibah banjir kemarin,” kata dia, Selasa (13/1).

Ia mengatakan, saat musibah banjir yang terjadi awal tahun lalu, pihaknya menyayangkan pencegahan dan penanggulangan bencana yang dilakukan oleh Pemerintah.

Edar Shabu Residivis Dibekuk Polres Jember

“Kami ini terkumpul dari berbagai elemen, dari hanya ajakan sederhana di media sosial. Ajakan tersambut oleh teman-teman yang ingin ke balaikota. Kalau ada aksi yang lain, itu adalah kebebasan berpendapat dilindungi undang undang,” ucap dia.

Lebih jauh, terkait dengan kinerja Anies selama dua tahun ini, ia mengklaim banyak janji Anies yang tidak terealisasi dan hanya menjual retorika kata-kata.

Lumajang Darurat Aids

“Kalau mau dikupas, banyak sekali. Kami bukan mau merinci. Misalnya pelebaran trotoar, ada yang ukuran sekian, malah menggangu pihak yang lain. Mengakibatkan kemacetan. Terus trek sepeda di Jakarta, hari gini kan jarang yang naik sepeda, akhirnya yang rugi motor,” ujar dia.

Sebelumnya, massa dari organisasi Bang Japar sudah datang terlebih dahulu ke Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/1) siang. Kedatangan mereka untuk mengawal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Angin Kencang Amuk Kota Surabaya Dua Orang Tewas

“Ada 250 orang lebih yang akan hadir. Kami ormas bang japar hadir di balaikota untuk menjaga dan mengawal anies baswedan,” kata Koordinator Lapangan Bang Japar, Musa Marasabessy.

Ia menyebut, beberapa minggu belakangan ini beredar luas undangan yang mengajak untuk menurunkan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI, karena dinilai Anies tidak bisa mengurusi Banjir yang melanda wilayah Jakarta. “Mereka lupa sebelum anies menjabat, banjir sudah melanda Jakarta ini berapa puluh tahun yang lalu,” ucap dia.

Sepuluh Anggota TNI-Polri Tewas Ditangan KKB

Ia mengatakan pihaknya tidak akan melakukan orasi, namun akan memberi dukungan dengan mengawal Anies Baswedan dan Balai Kota dari massa kontra Anies yang akan melakukan aksi.

“Sebagai koordinator, kami akan berusaha untuk menjaga kondusivitas,” ucap dia.

Naas Kedua Anaknya Satu Tewas Satu Diamputasi Masih Dikebiri Oknum ASN

 

Suara Rakyat Bersatu

Terpisah, Massa dari Suara Rakyat Bersatu menuntut Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Politikus PDIP Dewi Tanjung yang menjadi salah satu orator dalam aksi itu mengatakan tidak ada yang tak mungkin dalam upaya menurunkan Anies, tampak hadir Abu Janda juga.

Papua Memanas, Satu Anggota TNI Tewas Terkena Panah

“Presiden saja bisa lengser, Soeharto aja lengser, apalagi Gubernur,” ucap Dewi di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Dewi mengatakan aksi mereka tidak akan berhenti hari ini saja. Ke depannya, pihaknya akan melakukan aksi lagi dalam upaya menurunkan Anies Baswedan.

Miris, Polisi Tewas Ditembak Polisi

“Iya ke depannya kita akan samperi DPRD, Kemendagri, Presiden,” tegas Dewi.

Dewi mengaku tidak mempermasalahkan jika tak bisa menemui Anies Baswedan. Menurutnya, hari ini adalah momentum bagi masyarakat menyampaikan aspirasi.

Kerusuhan Di Wamena Papua 16 Warga Sipil Tewas

“Pokoknya hari ini Anies tahu rakyat bosan dan jengah sama dia. Rakyat kalau sudah bergerak apapun bisa terjadi,” imbuhnya.

Dalam orasinya, Dewi Tanjung juga menyampaikan hal senada. “Soeharto aja bisa kita turunkan, apalagi hanya Anies. Tidak ada yang tidak mungkin di sini. Kita satukan kekuatan kita melawan pemimpin yang tidak amanah,” kata Dewi di atas mobil komando.

Anggota TNI Tewas Dikeroyok Orang Berbadan Kekar

Lalu lintas di depan Balai Kota DKI

Lalu lintas di depan Balai Kota DKI saat ini terlihat padat merayap dari arah Stasiun Gambir ke arah Patung Kuda. Sementara itu, arah sebaliknya dari arah Patung Kuda ke arah Stasiun Gambir terpantau lancar.

Tragedi 22 Mei Delapan Orang Tewas

Diketahui, Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan untuk mengawal aksi tersebut. Ini untuk mencegah bentrokan. Personel pengamanan saat ini sudah bersiaga di lokasi. Polisi juga telah melakukan apel pengamanan sejak pukul 08.00 WIB.

Demo Pro Dan Kontra Anies Baswedan

Berdasarkan UUD 1945 Jokowi Tidak Boleh Dilantik

“Personel pengamanan sudah kita siapkan 600 personel dari Polda dan Polres (Jakarta Pusat),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

“Kami akan kawal agar massa yang pro dan kontra ini tidak bentrok,” imbuhnya. (*).

Kapolres Jember Ulurkan Tangan Bocah Hidrosepalus