Arsip Tag: Fpi

Poster Habib Rizieq Tak Mempan Dibakar Malah Dipampang Di Markas FPI

Foto: Poster IB HRS yang gagal di bakar masa, dan sekarang dipampang di Markas FPI Pusat, Petamburan, oleh anggota FPI.

BintangEmpat.Com, Jakarta – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video poster gambar pentolan FPI, Habib Muhammad Rizieq Shihab (IB HRS) tak bisa dibakar oleh sejumlah pendemo. Meski pendemo telah menyulut api, api tersebut hanya bertahan beberapa detik saja kemudian padam. Spanduk Rizieq Shihab tak mempan dibakar.

Dalam video tersebut tampak sejumlah orang mengenakan pakaian merah putih menggelar demo di depan kantor DPR RI pada Senin (27/7/2020).

Dalam demo tersebut mereka menolak Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali ke Indonesia dan menyebut Rizieq sebagai pengkhianat bangsa. Mereka menyebut Rizieq dalam spanduk tersebut sebagai manusia sampah.

Lihat Videonya, Poster Habib Rizieq Shihab Tak Mempan Dibakar

“Manusia di foto ini adalah sampah. Dia tidak berguna lagi. Jadi tidak ada tuntutan kita mencemarkan nama baik karena dia sudah mengkhianati negeri ini, tak mengakui kemenangan pak Jokowi,” teriak orator dalam video tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PA 212, Ustad Slamet Ma’arif, menyatakan sikap. “Kami Mengecam dan mengutuk keras pelaku penghinaan dan pelecehan terhadap IB HRS”, kata Ustad Slamet dihubungi BintangEmpat.Com, (28/7/2020).

Baca: Foto Habib Rizieq Di Injak-injak, Ini Sikap Ulama

Senada dengan Wasekjen PA 212, Ust Novel Ba Mu’min buka suara. “Sudah qodarullah mas, pada hari itu Allah tunjukan dan berikan karomah untuk hambanya imama besar Hb Rizieq Syihab yang posternya saja tidak mempan dibakar bahkan posternya sudah ditemukan dan di pampang di Petamburan, lagi lagi Allah Tunjukan Karomah atau kewalian Habib Rizieq Syihab”, tulis Ust Novel kepada BintangEmpat.Com, (29/7/2020).

“Sebagai bukti kalo kita buka sejarah mundur sedikit saja ketahun 2016 pada saat Aksi Bela Islam yang kedua yaitu ABI 411, HRS ditembaki dengan membabi buta dengan gas air mata ternyata beliu tidak bergeming apalagi tumbang, padahal selongsong gas air mata banyak yang jatuh di atas mobil komando dimana HRS berdiri dan hampir semua masa kocar kacir dan tumbang serta dibawa kerumah sakit Budi Kemuliaan”, jelas Ustad Novel.

“Dan baru di zaman ini selama bumi diciptakan dan juga manusia diciptakan manusia bisa berkumpul pada ABI ke tiga, 212 tahun 2016 sebanyak tujuh juta orang, bahkan tahun 2018 hampir kurang lebih tiga belas juta orang dan dengan izin Allah, HRS satu-satunya menjadi magnet untuk berkerumunnya masa karena beliau sudah menjadi salah satu korban kriminalisasi ulama, beliau berada di Saudi Arabia karena hijrah mengikut kepada Rasulullah selaku sang datuk HRS yang juga berhijrah untuk menyiasati perjuangan dakwahnya”, imbuh Ustad Novel.

“Namun kami umat Islam khususnya pencinta imam besar sudah suatu kewajiban membela ulama, yang juga cucu Rasulullah dengan cara apapun dan resiko apapun, karena jelas hanya neo pki yang berani menghina dan menantang ulama, yang mana pki perjuangan ini sangat kecewa atas kekalahan ruu hip tidak jadi diterima di DPR karena TAP MORS  No 25 Tahun 1966 gagal dibuang serta trisila dan ekasila gagal masuk dalam RUU BPIP, yang memang justru BPIP pun harus dibubarkan”, jelas Ustad Novel lagi.

“Dan kami meminta kepada aparat kepolisian untuk segera menindak para provokator yang jelas telah memecah belah anak bangsa dan selalu membuat gaduh bangsa ini dengan gaya – gaya neo pki itu sebagaimana polri dengan segera memproses kasus pembakaran poster bergambar kepala banteng yang kemarin sempat dibakar masa”, pungkas Ustad Novel. Tim.

Foto Habib Rizieq Di Injak-injak, Ini Sikap Ulama

Lihat Videonya

 

PERNYATAAN SIKAP BERSAMA FPI, GNPF ULAMA DAN PA 212 ATAS PELECEHAN, PENGHINAAN DAN ANCAMAN PEMBUNUHAN TERHADAP IMAM BESAR HABIB RIZIEQ SHIHAB (IB HRS)

Sehubungan dengan kejadian yang sangat tidak bermoral pada Aksi 27 Juli 2020 di depan
gedung DPR / MPR oleh kelompok Neo PKI yang menghinakan dan melecehkan Ulama
sekaliber Habib Muhammad Rizeiq Shihab ( HRS adalah cucu Rasulullah ) dengan merusak dan
menginjak – injak bahkan membakar poster Ulama Indonesia Imam Besar FPI Al Habib
Muhammad Rizieq Shihab, maka kami dengan tegas menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan Alhamdulillah atas tidak
    terbakarnya poster dengan foto IB HRS saat berupaya dibakar oleh gerombolan Neo PKI
    pada saat Aksi, ini menunjukan kebesaran Allah SWT dan Karomah IB HRS.

  2. Bahwa IB-HRS sebagai Warga Negara Indonesia yang merdeka memiliki hak dan kebebasan untuk pulang kembali ke Tanah Air Indonesia kapan saja tanpa tekanan atau ancaman mau pun intimidasi dari pihak mana pun.

  3. Mengecam dan mengutuk keras pelaku penghinaan dan pelecehan terhadap IB HRS di
    depan gedung DPR / MPR RI.

  4. FPI, GNPF Ulama dan PA 212 akan menempuh jalur Hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian.

  5. Mendesak penegak Hukum segera memproses pelaku penghinaan dan pelecahan terhadap
    IB HRS dalam waktu yang secepat – cepatnya.

  6. Menghimbau umat Islam untuk mengedepankan proses upaya – upaya hukum baik hukum Negara, Agama ataupun Hukum Adat kepada pelaku – pelaku penghinaan dan pelecehan Ulama / Habaib terutama IB HRS.

  7. Mengintruksikan kepada laskar FPI dan Mujahid 212 untuk bersiap siaga dalam menghadapi tantangan mereka Komunis penghianat bangsa serta menjaga para Ulama dan Tokoh masyarakat dari ancaman gerombolan Neo PKI.

  8. Dikarenakan kebangkitan Neo PKI yang berteriak – teriak mendukung pancasila padahal merusak pancasila itu sendiri maka kami menuntut dengan tegas agar Inisiator RUU HIP dan Partai yang ingin merubah (MAKAR) terhadap Pancasila di proses Hukum dan jika terbukti secara Hukum maka wajib DIBUBARKAN.

  9. Jika “MAKAR” ini tidak diproses secara Hukum maka Netralitas dan Nasionalis POLRI
    sebagai penegak Hukum dan TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI dan pancasila patut dipertanyakan.

Jakarta, 28 Juli 2020 / 7 Dzulhijjah 1441 H

Ketua Umum FPI: KH. M Shobri Lubis.

Ketua Umum GNPF-U: Ust.Yusuf M Martak.

Ketua Umum PA 212: Ust.Slamet Ma’arif.

Foto: Ketua Umum PA 212: Ust.Slamet Ma’arif

*ditulis oleh Ust.Slamet Ma’arif.

Kyai Gus Ali Dari Sidoarjo Akui FPI Adalah Bagian Dari Nadhatul Ulama

 

“Agung Purnomo: Harus Diingat Kyai Gus Ali Dari Sidoarjo Akui FPI Adalah Bagian Dari Nadhatul Ulama”

Foto: dari kiri, Kivlan Zen Bersama Agung Purnomo, usai Sidang Kesaksian dalam Gugatan Kivlan Zen

Inilah yang paling menarik untuk mengetahui lebih dalam tentang Front Pembela Islam (FPI). Ternyata ada “fatwa” yang mengatakan FPI yang dilahirkan oleh Habieb Rizieq Shihab (HRS). HRS adalah Duryat Rossullilah atau keturunan Nabi Muhammad. Hal itu disampaikan sendiri oleh kyai Gus Ali dari Sidoarjo, Jawa Timur dalam sebuah kesempatan ceramahnya.

Dalam keyakinan muslim, keturunan Rossullilah Muhammad yang jelas – jelas dijamin mendapat surga. Sehingga tidak pantas andai ada oknum Santri NU, oknum Banser, oknum ANSOR yang seakan menentang dan memusuhi FPI? Sehingga dipertanyakan, adakah takut pada Allah SWT atau takut pada Rezim?

” FPI Adalah Bagian Dari keluarga besar NU. Mereka tidak punya paham radikalisme sebagaimana yang dilansir oleh media yang membenci Islam. Yang radikal setidaknya ada 3 ciri. Pertama, ingin mendirikan negara di dalam negara yang ada. Sedangkan FPI tidak ada arah ke situ,” kata Agung Purnomo, usai Sidang Kesaksian dalam Gugatan Kivlan Zen di PN Jakarta Selatan, Selasa (7/7) siang.

Kedua, lanjut Agung. Suka mengafirkan sesama muslim. Dan yang ketiga, ingin merobah dasar negara. Negara berdasarkan Ketuhanan YME. Negara mempunyai sumber segala sumber hukum yaitu Pancasila.

“Sehingga bila ada kekuatan politik seperti PDIP dan Golkar yang ingin ngotot merubah Pancasila menjadi Trisila atau Ekasila, hal itu sudah masuk dalam ranah pidana. Yaitu ingin merobah dasar negara ini,” Tutup Agung Purnomo. *(Hans).

Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown

Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown
Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown

Opini ditulis oleh: Novel Bamukmin, Ketua Media Center DPP PA 212.

Kebijakan pemerintah saat ini masih simpang siur berkaitan dengan wabah corona ini yang sepertinya jokowi kikuk dengan sering berubah ubah karena masih ada oknum menteri yang selalu ikut campur dalam segala urusan.

Dan kami dari FPI dan PA 212 masih menjalani intruksi dari Hb Rizieq Syihab agar menghentikan sementara segala kegiatan ibadah, dakwah dan kegiatan sosial yang mengumpulkan orang banyak sampai suasana pulih kembali dan kami juga terus mensosialisasikan kepada penyelengara negara sampai tingkat pemerintah pusat untuk segera mengambil tindakan prefentif yang menurut saya belum terlambat yaitu ‘Lockdown’ nasional.

Dengan Lockdown nasional ini adalah tak lain adalah ajaran rasulullah yang sudah diakui oleh salah satu media amerika.

Dan pemerintah tidak usah gengsi memakai kata lockdown sebagaimana LBP tidak mau menggunakan lock down yang diduga memang sangat anti dengan ajaran yang berbau islam sehingga mencoba memviralkan dengan opini karantina.

Dan kami sangat mendukung kebijakan Anies Baswedan yang cepat dan tepat dalam menangani wabah corona yang justru ditentang oleh jokowi, Tito dan LBP, ketika Anies meminta Jakarta Lock down dan penghentian moda tranportasi lalu lintas luar kota yang lagi-lagi ditentang LBP yang bukan kapasitasnya.

Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown
Virus Corona FPI dan PA 212 Anjurkan Lockdown

Adapun himbauan maka Hb Rizieq Shihab jelas untuk FPI dan PA 212 untuk menjadi mujahid/sukarelawan menghadapi corona dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun dan ini sudah dijalankan oleh kami baik dalam penyemprotan disinfektan, masker, hand sanitizer dan obat-obatan termasuk suplemen serta bantuan logistik masih kami jalankan sampai saat ini. (Red).

 

Sikap Ulama Soal Pembantaian Ummat Muslim Di India

PERNYAATAAN PERS BERSAMA
FPI, GNPF-ULAMA, PA 212 TENTANG
PEMBANTAIAN MUSLIM OLEH HINDU RADIKALIS, EKSTRIMIS DAN INTOLERAN DI INDIA
Sikap Ulama Soal Pembantaian Ummat Muslim Di India
Sikap Ulama Soal Pembantaian Ummat Muslim Di India

Atas berbagai presekusi dalam bentuk pengusiran, penyiksaan, penangkapan, dan
pembunuhan terhadap umat Islam India, serta perusakan mesjid dan pembakaran Al Qur’an yang
terjadi di berbagai tempat di India, maka kami menyatakan;

  1. Menuntut Pemerintah India segera menghentikan berbagai tindakan persekusi terhadap
    umat Islam di India.
  2. Menuntut pemerintah India mencabut UU Kewarganegaraan India yang sangat
    diskriminatif terhadap umat Islam.
  3. Meminta Pemerintah Indonesia mengajukan Perdana Menteri India ke Pengadilan Pidana
    Internasional (International Criminal Court) karena telah menjadi sponsor pelanggaran
    HAM berat terhadap Umat Islam.
  4. Meminta Pimpinan dan Anggota DPR-RI mendesak Pemerintah Indonesia menerapkan
    kebijakan luar negeri Politik Bebas Aktif, sesuai dengan amanat konstitusi seperti yang
    tercantum dalam paragraf 4 Pembukaan UUD 1945 yang antara lain bebunyi, “… ikut
    melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan
    keadilan sosial …”
  5. Mengimbau lembaga-lembaga kemanusiaan dan Hak Azasi Manusia (HAM) nasional
    dan internasional memberi perhatian yang adil dan proporsional atas terjadinya
    pelanggaran HAM berat terhadap muslim di India.
  6. Menyerukan Umat Islam Indonesia untuk terus melakukan aksi protes ke Kedubes India
    hingga tidak ada lagi Diskriminatif sebagai warga negara terhadap Muslim India.

Demikian pernyataan bersama ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian kita bersama.

Disampaikan oleh: Ketua PA 212, Ust Selamet Ma’arif, di Jakarta, 6 Maret 2020 / 11 Rajab 1441 H.

(Red)

Safari Dakwah PA 212

 

BintangEmpat.Com – Safari Dakwah PA 212 di Balikpapan, Kalimantan Timur, selama 3 hari, sejak 21-23 Februari 2020, dalam setiap kunjungan dakwahnya selalu dikawal oleh laskar FPI juga ormas setempat, selain juga PA 212 safari dakwah juga berkunjung dengan para tokoh atau mujahid 212 yaitu H Kamal, Klara serta para tokoh yang lainya.

Dalam safari dakwah PA 212 selama tiga hari banyak mengunjungi masjid-masjid yang ada disana, tanpa pilih-pilih masjid yang semua masjid berpaham apapun dikunjungi selama masjid itu berpaham Aswaja dari yg mazhab hambali (Muhamadiyah , Alirsyad , Persis) sampai yang syafi’i (NU, FPI) sebagai perwujudan Islam yang rahmatan lil alamin, yang memang spirit 212 berhasil menyatukan semua ormas islam dan mazhab yang ada.

Dalam kesempatan safari dakwah PA 212 tersebut 3 mubaligh masing-masing menyampaikan materi yang berbeda-beda namun dengan tujuan yang sama, untuk menyadarkan umat akan pentingnya persatuan dan semangat terus dalam membela islam, yang saat ini rezim ini tidak bersahabat dengan islam.

Total 18 masjid baik mengisi hutbah jum’at, kuliah subuh, kajian magrib dan tabligh akbar yang diselenggarakan oleh majlis gabungan para habaib muda di masjid Agung Attaqwa Balipapan ba’da isya malam ahad, 22 Februari 2020.

Dalam kegiatan safari dakwah PA yang dikordinir oleh advokat muda, yang bernama M Oki Alfiansyah, merupakan mujahid 212 dan juga ikut bersafari dakwah, Ustadz Fuad, merupakan mujahid 212 yang bersepeda dari Balikpapan ke reuni akbar 212 tahun 2019 kemarin.

“Kami meminta dukungan, doa serta partisipasinya agar ustadz fuadz kembali bisa goes sepedanya dari balikpapan ke mekah dalam menyampaikan salam perdamaian sekaligus untuk berkunjung ke kediaman Imam besar umat islam indonesia, Alhabib Muhammad Rizieq Syihab” , kata Ust Novel Bamukmin.

Panitia safari Dakwah PA 212 yang diselenggrakan oleh DPW FPI Balikpapan dan juga GNPF Ulama juga selalu berkordinasi dengan aparat kepolisian.

“Untuk itu PA 212 mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruhnya yang ikut berpartisipasi dalam mensukseskan acara Safari Dakwah PA 212 juga atas perhatian dan pengorbanan sehingga acara tersebut berjalan sukses dan lancar serta berkah”, ucap Ust Novel Bamukmin.

“Juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan baik tidak sengaja maupun yang sengaja, semoga terus terjalin ukhuwah islamiyah dalam memperjuangkan agama islam demi tegaknya keadilan di negara yang kita cintai ini”, imbuh Ust Novel Bamukmin.

“Harapan dakwah ini semoga bisa mengetuk hati umat islam untuk bangkit memperjuangkan keadilan serta para pemimpin kita bisa taubat dan sadar atas kekeliruannya selama ini yang telah mendukung penista agama dan kriminalisasi ulama dengan itu mereka wajib untuk bisa memulangkan imam besar umat islam Indonesia Alhabib Muhammad Rizieq Syihab, agar ulama dan umat islam bisa merdeka di negaranya sendiri”, pungkas Ust Novel Bamukmin, Ketua media center PA 212 Novel Bamu’min. *Red.

Keterangan Foto: Ust Novel Bamukmin saat memberi kajian magrib di masjid Mutmainah yang juga sekretariat PCNU Balikpapan Kaltim

Sebut FPI Bangsat Ade Armando Bakal Dipolisikan

Lihat Videonya

 

BintangEmpat.Com – Kebebasan untuk berserikat dan berkumpul merupakan sebuah hak konstitusi setiap warga negara Indonesia yang diatur dalam Undang-undang Dasar.

Selain itu, konstitusi juga menjamin agar setiap warga negara mendapatkan perlindungan atas kehormatan dan martabatnya.

5 tahun Lawan Sakit Mbah Rukan Tutup Usia

Dugaan Ujaran kebencian yang dilakukan oleh Ade Armando yang mengatakan bahwa ‘FPI itu organisasi preman, Bangsat’ dan beberapa pernyataan yang tendensinya menghina dan provokatif pada sebuah acara Talk show sangatlah menyinggung perasaan Keluarga Besar FPI.

Foto: dari kiri Novel Bamumin, Habib Bahar Bin Smith dan Aziz Yanuar
Foto: dari kiri Novel Bamumin, Habib Bahar Bin Smith dan Aziz Yanuar.

Kasus tersebut bakal dipolisikan oleh Tim Kuasa Hukum Pelapor FPI, Aziz Yanuar dan Novel Bamumin.

“Hal tersebut sangat mencederai kehidupan berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia dan juga berdampak buruk jika tidak segera ditindaklanjuti melalui jalur hukum” , tulis Novel Bamumin kepada BintangEmpat.Com, (10/2/2020).

Salah Paham Oknum TNI Dengan Polisi Sempat Cabut Pistol

“Tindakan dan pernyataan tersebut juga membuktikan seorang Ade Armando tidak akan pernah kapok untuk berbuat sekehendaknya karena memang tidak pernah ada tindakan hukum yang membuat ia jera”, imbuh Novel.

Novel membenarkan bahwa Ade Armando akan dipolisikan yang rencananya Senin siang ini pukul 13.00 wib, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

Wahyu: Saya tidak kenal Pak Harun Masiku dan saya mengenal Pak Hasto, Natalius: Merusak citra

“Oleh karena itu dan atas tindakan Ade Armando tersebut kami mengundang rekan-rekan Pers, dan masyarakat secara umum untuk hadir meliput, mengawal, dan mengikuti pelaporan dugaan tindak pidana ujaran kebencian”, pungkas Novel, yang juga penasihat hukum BintangEmpat.Com. (Red)

Kasus Mega Korupsi Trilyunan, Ulama Gelar Demo

SERUAN BERSAMA

PENGURUS PUSAT
FRONT PEMBELA ISLAM (FPI)
GERAKAN NASIONAL PENGAWAL FATWA (GNPF) ULAMA
PERSAUDARAAN ALUMNI (PA) 212

BintangEmpat.Com – Ditulis Oleh: Ketua PA 212, Ust Slamet Ma’arif, dikirim ke Redaksi BintangEmpat.Com.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Mencermati perkembangan penanganan kasus-kasus mega korupsi puluhan triliun rupiah
yang bukan hanya merugikan negara saja, bahkan menyengsarakan rakyat Indonesia, saat
ini rakyat dibuat kecewa dan marah.

Negara, dalam hal ini para aparat penegak hukum,
hingga kini belum menunjukkan sikap yang serius untuk menuntaskannya.

Diduga kuat mandeg dan mangkraknya penanganan kasus-kasus mega korupsi yang makin
menggila tersebut karena melibatkan lingkaran pusat kekuasaan.

FPI Beberkan Pencekalan Habib Rizieq

Perilaku tersebut terjadi sebagai bagian dari modus korupsi mereka untuk pembiayaan politik guna meraih dan melanggengkan kekuasaan.

Kita tahu, para pejabat publik yang diberi amanah untuk menyejahterakan rakyat, justru
berusaha saling melindungi antara satu dan pelaku mega korupsi lainnya.

Apa yang terjadi pada operasi tangkap tangan (OTT) Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang melibatkan politisi PDIP Harun Masiku, menunjukkan secara terang benderang persengkokolan jahat tersebut.

Selain skandal KPU-Harun Masiku, sejumlah kasus mega korupsi yang hingga kini tidak jelas
penanganannya antara lain, Kasus yang menjerat Honggo selaku Direktur PT Trans Pacific
Petrochemical Indotama (TPPI) dengan kerugian negara mencapai Rp35 triliun, kasus PT
Jiwasraya yang merugikan Rp13 triliun, dan kasus PT Asabri dengan kerugian Rp10 triliun.

Alasan Zikria Hina Risma Karena Anies Sering Dibully

Sehubungan dengan hal tersebut, kami Pengurus pusat, Front Pembela Islam (FPI), GNPF
Ulama dan Persaudaraan Alumni 212 menyerukan:

1. Seluruh elemen rakyat Indonesia untuk terus melakukan perlawanan terhadap rezim yang menyengsarakan rakyat.

2. Seluruh elemen rakyat Indonesia untuk mendesak dan mengawal aparat hukum
(KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan) untuk segera menuntaskan kasus-kasus mega korupsi tersebut dengan menegakkan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabel.

3. Akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran dengan tema AKSI 212; BERANTAS
MEGA KORUPSI SELAMATKAN NKRI yang in sya Allah akan dilaksanakan pada hari
Jumat, 21 Februari 2020, pukul 13.30-15.30 WIB di Depan Gedung DPR-RI.

Dugaan Pungli Dinas Pendidikan Paluta

4. Menyerukan segenap pengurus FPI, GNPF Ulama dan PA 212 di daerah-daerah untuk bekerja sama dengan Ormas-ormas Islam setempat dan seluruh elemen ummat menggelar aksi menyampaikan anspirasi serupa di daerah/wilayah masing-masing pada Jumat 7 dan 14 Februari 2020 sebagai pemanasan menjelang aksi di Jakarta.

5. Menyerukan segenap pengurus dan anggota FPI, GNPF U dan PA 212 di daerah￾daerah untuk bekerja sama dengan Ormas-ormas Islam dan ormas ormas serta tokoh nasional setempat dan seluruh elemen ummat untuk beramai-ramai datang ke
Jakarta guna mengikuti dan terlibat secara aktif pada ‘AKSI 212; BERANTAS KORUPSI
SELAMATKAN NKRI’.

6. Mendesak kepada aparat keamanan di tingkat pusat maupun daerah agar profesional dalam melaksanakan tugas pengamanan secara wajar, serta tidak melakukan tindakan represif terhadap aksi tersebut, sesuai dengan hak-hak warga
negara untuk berkumpul dan menyatakan pendapat yang dilindungi konstitusi dan UU.

Polres Probolinggo Diduga Abaikan Laporan Penghinaan Presiden

Demikian seruan bersama ini kami sampaikan. Semoga Allah membantu perjuangan kita
dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

Semoga Allah membebaskan NKRI yang kita cintai dari cengkeraman tangan-tangan kotor
dan jahat. Aamin ya robbal ‘alamiin.

Sungai Jompo Meluap Warga Kawatir Banjir

Jakarta, 4 Februari 2020
Wassalamualikum Wr. Wb.

KH. Ahmad Shobri Lubis (Ketua FPI).

Ust. Yusuf Muhammad Martak (Ketua GNPF-Ulama).

Ust. Slamet Ma’arif (Ketua PA 212).

*Red

Kasus Mega Korupsi Disorot Ulama

PERNYATAAN BERSAMA
FPI, GNPF ULAMA DAN PA 212
TENTANG KASUS – KASUS MEGA KORUPSI

Ditulis oleh: Ust. Slamet Ma’arif
Ketua FPI Ketua GNPF-Ulama Ketua PA 212, dikirim ke BintangEmpat.Com pada 23 Januari 2020.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Berdasarkan catatan kami, bahwa kasus-kasus mega korupsi (kasus korupsi yang
merugikan negara bernilai triliunan) dan kasus kasus korupsi yang melibatkan
lingkaran dalam kekuasaan semakin menjadi jadi dan menggila bahkan ditenggarai
menjadi modus korupsi untuk pembiayaan politik.

Bapak Sekap Anak Kandung Di Kandang Ayam Gegerkan Kota Jember

Diantara kasus korupsi yang justru ditutup tutupi dan melibatkan inner circle, baik
sebagai pelaku maupun sebagai aktor yang berperan membangun skenario untuk
menutup nutupi kasus agar tidak terbongkar diantaranya:

1. Kasus yang menjerat Honggo selaku Direktur PT Trans Pacific Petrochemical
Indotama (TPPI). Kerugian Kasus Kondensat Capai Rp 35 Triliun. Kasus ini
sengaja diambangkan dan disembunyikan dari kontrol publik. Hingga saat ini
tidak jelas proses terhadap kasus ini karena diduga melibatkan petinggi aparat
hukum yang melindungi Honggo sang Koruptor.

2. Kasus Jiwasraya yang melibatkan mantan petinggi Kepala Staf Presiden.
Kerugian 13 T.

3. Kasus Asabri yang juga melibatkan pemangku kekuasaan dan merugikan
negara lebih kurang 10 T.

4. Kasus Korupsi yang melibatkan komisioner KPU dan Petinggi PDI Perjuangan.
Yang terkait erat dengan integritas penyelenggaraan Pemilu yang bersih, jujur dan adil.

Bahwa berdasarkan peristiwa peristiwa yang kami kutipkan diatas, maka ;

Pertama ;
Kami melihat bahwa berbagai kasus Mega Korupsi tersebut merupakan sebuah
modus dalam penyelenggaraan kekuasaan yang zhalim, licik dan rakus.

Kedua ;
Kami mendesak agar seluruh elemen masyarakat untuk melakukan perlawanan
terhadap rezim korup, zhalim dan penipu.

Ketiga ;
Kami mendesak agar Dewan Pengawas KPK segera dibubarkan karena terbukti sudah
menjadi penghambat dalam pemberantasan korupsi dan justru menghalang-halangi
penuntasan kasus korupsi sebagaimana yang terjadi dalam kasus komisioner KPU
dan Sekjen PDI Perjuangan.

Termasuk juga terhadap para pejabat yang menutup-nutupi keberadaan Harun Masiku.

Keempat ;
Kami memandang pimpinan KPK saat ini menempatkan posisinya dibawah ketiak
penguasa dengan contoh menghadap ke Menteri Kemaritiman dan Investasi yang
Tupoksi nya sama sekali tidak terkait dengan Tupoksi KPK. Seharusnya KPK datang ke
Kementerian Kemaritiman dan Invetasi bukan karena dipanggil oleh sang penguasa,
tapi dalam rangka penyelidikan dan penyidikan.

Kelima ;
Kami mendesak kasus korupsi kondensat untuk segera dituntaskan dan dilakukan
pemeriksaan terhadap pihak penguasa yang berperan dalam meloloskan Tersangka
Honggo keluar negeri.

Keenam ;
Kami mendukung langkah Partai Oposisi untuk membentuk Pansus Jiwasraya gate
dan Asabri gate, serta membongkar keterlibatan para pejabat di Kantor Sekretariat
Presiden.

Edar Shabu Residivis Dibekuk Polres Jember

Ketujuh ;
Kami mendesak agar Yasona Laoly untuk segera meletakkan jabatan karena tidak
pantas dan sangat memalukan seorang yang memegang jabatan Menteri tampil
menjadi pembela dalam kasus mega korupsi.

Kedelapan ;
Kami mendesak agar para pejabat dan elit partai yang terlibat dalam berbagai kasus
mega korupsi tersebut untuk segera mundur dan berhenti tampil sebagai tokoh
publik, karena anda – anda sudah tidak memiliki legitimasi moral untuk terus
berkuasa. Hanya orang yang sudah tidak punya malu dan bermoral rendah serta
cacat integritas yang masih terus bermuka badak untuk terus tampil menjadi pejabat
publik maupun tokoh publik.

Kesembilan ;
Di jepang negara yang sama sekali tidak menganut Pancasila sebagai ideologi yang
diagung agungkan, pejabat pejabat yang terlibat atau bahkan hanya disebut
namanya dalam suatu peristiwa Korupsi akan segera meletakkan jabatan dan bahkan
harakiri karena sangat malu dengan perbuatan korupsi.

Pakai Seragam TNI AD Saat Sidang, Kivlan Minta Eks Kapolri dan Wiranto Dihadirkan

Kesepuluh ;
Sebagai negara yang menganut ideologi Pancasila dan anda anda sangat sering
menuduh pihak lain anti Pancasila, maka kami nyatakan perbuatan korupsi anda
tersebut adalah sangat bertentangan dengan Pancasila dan bahkan menginjak injak
Pancasila dengan menjadikannya sebagai alat pemukul lawan politik dan
membungkus perlaku koruptif yang anda lakukan.

Demikian pernyataan bersama ini kami buat.

Jakarta, 23 Januari 2020
Wassalamualikum Wr. Wb.

KH. Ahmad Shobri Lubis.

Ust. Yusuf Muhammad Martak.

Ust. Slamet Ma’arif
Ketua FPI Ketua GNPF-Ulama Ketua PA 212.

Ust. Novel Bamukmin, Ketua Media Center PA 212  *Red