Arsip Tag: habib

Novel Bamumin Dipanggil Polisi

 

Redaksi BintangEmpat.Com, Jakarta – Habib Novel Chaidir Hasan atau yang dikenal sebagai Novel Bamumin, bakal dipanggil Polda Metro Jaya, pada Kamis, 10 Oktober 2019 mendatang dengan surat pemanggilan, Nomor : S Pgl/9902 /X/RES.1 atas pelapor bernama Ninoy N. Karundeng dengan surat Laporan Polisi Nomor : LP/6280/X/2019/PMJ/Dit Reskrimum pada 01 Oktober Kemarin.

Video Ninoy

Novel dipanggil sebagai saksi dan diduga turut serta membantu pemukulan terhadap Ninoy pada 01 Oktober 2019 dini hari sekira pukul 03.00 Wib di masjid Al Falah, Pejompongan.

Terkait Viral Video Pegiat Media Sosial Diduga Diculik

Menurut Novel, tudingan Ninoy itu idak benar. “Inalillahi wa ina ilaihi rojiun.
Sungguh kita berduka atas matinya keadilan di Negeri ini, yang salah jadi benar, dan yang benar jadi salah,
Penyebar hoax dan kebencian dibela
Pembela negara, agama dan rakyat malah dikriminalisasi, ” terang Novel ketika dikonfirmasi bintangempat.com (6/10/2019).

Baca Mahasiswa Tewas Enam Polisi Diperiksa Mabes Polri

Novel membenarkan bahwa dirinya dipanggil Polisi. “Hari ini 6 oktober 2019, saya mendapatkan surat panggilan dari Polda Metro Jaya sebagai saksi atas kasusnya Ninoy Karundeng yang saya dapat keterang dari media yang saya baca, yang diduga Ninoy memprovokasi masyarakat dengan pengambilan berita, disertai kata-kata yang sangat provokatif dihadapan masa yang sedang berkumpul di depan masjid Alfalah untuk memberikan bantuan medis kepada masa yang sempat kena gas air mata di sekitaran atau disebrang Gedung DPR, ” tulis Novel dalam chat WhatsAppnya (WA).

Baca Dua Mahasiswa Tewas Polres Pasuruan Gelar Shalat Ghaib

Novel menyayangkan tudingan Ninoy, pasalnya pada saat terjadinya peritiwa itu, Novel tidak ada di TKP. “Dan lucunya, saya sama sekali tidak hadir dilokasi depan masjid bahkan di sekitaran luar manapun saya tidak ada, karena saya lagi bekerja mengurus klien saya, ketika itu bahkan info demo pun saya tidak dapat karena memang HP saya low batt dan saya setelah selesai bertemu klien saya langsung pulang kerumah, ” jelas Novel yang juga bekerja sebagai Advokat ini.

Novel melanjutkan, “Untuk itu saya akan hadir ke Polda Metro Jaya guna menjelaskan kejadian dan posisi sebenarnya kepada penyidik yang memeriksa keterangan dari saya dan saya sebagai penegak hukum akan taat hukum dan juga kepada masyarakat semua, saya tidak pernah menutup diri untuk membantu mereka semua yang perlu pendampingan, saya sebagai kuasa hukumnya juga berkonsultasi masalah hukum, untuk itu pihak kepolisian harus bekerja profesional berdasarkan bukti dan fakta yang falid bukan karena kepentingan politik atau unsur pesanan atau mendapat data yang hoax, yang tidak bisa dipertanggung-jawabkan, ” pungkas Novel. *Red.

 

 

Polemik Bubarkan BPIP

 

Redaksi, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta pentolan organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab belajar Pancasila. Itu menanggapi pernyataan Rizieq yang meminta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dibubarkan.

Tjahjo menilai Habib Rizieq sebagai ulama perlu kembali mempelajari nilai-nilai Pancasila. Sebab, kata Tjahjo, Pancasila merupakan prinsip berbangsa Indonesia yang tidak bisa lagi diganggu gugat.

“Ya Habib Rizieq sebagai ulama ya perlu belajar mengenai Pancasila. Secara prinsip, Pancasila UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, itu sudah prinsip selesai. Sudah final,” kata Tjahjo di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

BACA: Milad FPI Ke-21 Dihadiri Ribuan Orang

Tjahjo mengatakan Pancasila merupakan perekat bangsa hingga 74 tahun Indonesia merdeka. Sehingga, kata dia, jika ada pihak yang kembali mempersoalkan tentang Pancasila menurutnya hal itu bentuk kemunduran.

“Ini perekat bangsa ini yang dibangun sudah 74 tahun ini. Jadi kalau sekarang masih dipertanyakan ya mundur lagi,” ujarnya.

Berkenaan dengan itu, Tjahjo juga menegaskan bahwa mengakui Pancasila sebagai ideologi merupakan syarat utama bagi ormas atau partai politik.

BACA: Sebar Propaganda, Simpatisan FPI Ditangkap Di Cibinong Bakal Diadili Di Kupang
“Siapapun ormas, siapapaun partai politik, siapapun warga negara, berhak berserikat, berhimpun, berpartai, berormas, ya harus mengakui ideologi Pancasila,” tegasnya.

Sebelumnya, Rizieq Shihab, pentolan FPI, menyerukan pembubaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang dibentuk pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sebab, Rizieq mengklaim, pembentukkan BPIP bukan hanya pemborosan, tapi juga berbahaya untuk eksistensi Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia.

BACA: VIDEO Warga Papua Datangi Markas FPI Kota Malang

“Sehingga (BPIP) harus dibubarkan. Karena bukan saja pemborosan uang negara, melainkan sangat berbahaya untuk eksistensi Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Innalillahi wa innailaihi rojiun,” ujar Rizieq dalam rekaman video yang diputar saat Milad ke-21 FPI di Stadion Rawabadak, Jakarta Utara, Sabtu (24/8/2019).

Menurut Rizieq, anggota BPIP yang digaji Rp 100 juta per bulan justru tidak paham eksistensi Pancasila. Mereka, kata dia, hanya menonton dagelan penghianatan pergeseran dari dasar negara menjadi pilar negara.

“Karenanya jangan salahkan orang saat ini menyebut bahwa BPIP adalah badan penghianat ideologi Pancasila,” ucapnya.

BACA: Kunjungan Gubernur Ditolak Mahasiswa Papua

Terpisah, Tokoh Alumni PA212, Novel Bamumin juga ikut menanggapi pernyataan Mendagri, ketika dikonfirmasi dia mengatakan, “Mendagri harus menjelaskan latar belakang pendidikannya dan apa saja kajian-kajian ilmiah mengenai pancasila yang pernah dipahaminya sehingga untuk melakukan perbandingan harus dari dua sisi yang seimbang. ”

Lanjut Novel,
“Dan kalau Tjahyo tidak ada latar belakang pendidikan dan kajian ilmiahnya tentang pancasila maka kesampingkanlah untuk mendikte HRS karena HRS tesis nya adalah tentang pancasila yang sangat mendalam dan mendapatkan caumlaude dan aplikasinya/pengamalan dari tesis itu seiring dan sejalan sampai saat ini dengan apa yang dilaksanakan yaitu memperjuangkan NKRI bersyariah karena negara ini berdasarkan pancasila dan unsur semua dari sila-sila tersebut adalah nilai-nilainya terdapat dalam alqur’an dan perumusan pancasila adalah perannya ulama, ketika itu yang berbeda dengan perumusan Pancasila Soekarno tanggal 1 juni 1945 yang unsur Ketuhanan diletakan dibuntut. ”

BACA: Mahasiswa Papua Undang Anies Baswedan

“Dan ternyata pancasila versi Soekarno bukan yang berlaku saat ini, yang berlaku saat ini adalah pancasila rumusan ulama HRS adalah ulama dan penerus ulama yang merumuskan pancasila, jelas HRS sebagai ulama  menguasai alqur’an maka akan merawat pancasila dengan syariat islam karena yang berlaku saat ini sesuai dekrit presiden 5 juli 1959, bahwa sila pertama ketuhanan yang maha esa dijiwai piagam jakarta yaitu menjalankan syariat islam bagi pemeluknya artinya NKRI bersyariah sesuai dengan konstitusi yang tidak berlawanan dengan ayat suci, ” imbuh Novel.

“Beda dengan pemahaman Tjahyo Kumolo diduga pancasila yang diaplikasikannya dalam bernegara adalah nkri – komunisme – marxisme- lenimisme sebagai mana pernah di sampaikan oleh Tjahyo Kumolo beberapa waktu silam yang sempat Indonesia dihebohkan oleh pernyataan Tjahyo itu, juga pernah meresmiskan patung Pho An Thui yang terindikasi laskar cina komunis dan jelas pemahaman pancasila Tjahyo sangat dangkal karena pancasila tidak pernah sejalan dengan komunis, ” terang Novel.

“Dan pernyataan ini pernah dilontarkan oleh Jenderal AH Nasution,
Jadi jelas pengaplikasian pancasila versi tjahyo dalamm bernegara bisa menjadi NKRI – komunisme
NKRI – liberalisme , NKRI – kapitalisme serta NKRI – sosialisme, ” lanjut Novel.

BACA: Dituding Komunis FPI Bubarkan HUT PRD

“Artinya Tjahyo Kumolo dan jajaranya harus memulangkan HRS melalui presiden dan jajarannya agar ketika HRS pulang bisa memberikan pendidikan pancasila kepada Tjahyo Kumolo dan jajarannya agar pancasila ini selamat tidak disalah gunakan oleh paham komunisme , marxisme , leninimisme , kapitalisme , sosialisme , liberalisme sebagai penghianat bangsa yang menggerogoti ideologi bangsa indonesia ini, ” pungkas Novel Bamumin, (29/8/2019).

*Redaksi

 

Novel Bamu’min: Selamat Hari Raya Idul Adha Buat Imam Besar Kami

 

Novel Bamu’min: Selamat Hari Raya Idul Adha Buat Imam Besar Kami

 

*Selamat Hari Raya Idul Adha Buat Imam besar Kami*

Masih ku ingat kau panjatkan doa disana
Saat pemakaman Hadrotu Syekh Almagfurllah KH Maimoen Zubair di ma’la
Namun Fitnah datang menerpa
Dari kaum liberal/munafiq yang tercela

Hari Raya Ini Engkau Masih Jauh
disana
Bersama Bulan Lahir Miladmu Juga
Dan Bulan Lahir Milad FPI Yang Sama
Suatu perjuangan yang membuat kita terpana

Semua mengingatkan kita pada bulan Indonesia Merdeka
Namun keadilan tidak berpihak kepada ulama
Jusrtu ulama dan Habaib yang istiqomah menjadi korban politik mungkar yg membabi buta
Sehingga sampai engkau hijrah kesana
Demi negara dan umat yang dicinta

Hari raya qurban cermin kita untuk setia kepada syariat
Berkorban melawan para penjajah dan penghianat
Yang mereka ingin agama islam Tamat
Namun Allah pasti memberi kita syafaat

Kami pasti akan jemput engkau wahai Imam Besar Kami
Karna kemerdekaan adalah perjuangan para ulama yang berkorban diri
Bersama umat islam yang setia kepada NKRI
Dan kami akan lanjutkan Sampai nyawa berpisah dari raga kami

Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!

*Mohon Maaf Lahir Batin*
*Selamat Hari Raya Idul Qurban*
10 Zulhidjah 1440 H

*Alfaqir Novel Bamu’min*

Baca juga: Ketum PA 212 Slamet Maarif: Selamat Idhul Adha

Kontroversi Habib Rizieq Salah Jenazah Mbah Moen Hingga Serobot Baca Doa

Jenazah KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) saat dibawa dari RS Al Noor, Mekkah, Selasa pagi (6/8/2019) sekitar pukul 7.18 waktu setempat menuju tempat pemandian jenazah untuk kemudian disemayamkan di Kantor Urusan Haji Daker Syisyah, Mekkah. – Antara

Redaksi, Jakarta – Beragam kisah seputar pemakaman Kiai Haji Maimoen Zubair di pemakaman Ma’la, Arab Saudi, Selasa (6/8).

Berita Terkait: Habib Rizieq Shihab Pimpin Doa Pemakaman Mbah Moen 

Habib Rizieq Pimpin Doa, Makam Mbah Moen Dekat Sayidah Kodijah

Ini Wasiat Mbah Moen

Novel: Hubungan Wasiat Mbah Moen Dengan Habib Rizieq

Salah satunya adalah informasi yang mengatakan Habib Rzieq Shihab yang membacakan doa ketika proses pemakaman.

Namun informasi ini dibantah oleh Dubes Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. Kepada wartawan, Rabu (7/8), Agus Maftuh mengisahkan kejadian sesungguhnya. Sebab dirinya adalah salah satu orang yang menggotong jenazah Mbah Moen ke liang lahat.

Agus mengatakan, susasana di pemakaman kala itu memang penuh sesak. Habib Rizieq Shihab juga terlihat di kawasan itu, namun berada di liang lahat yang salah. Sebab waktu yang hampir bersamaan juga datang jenazah yang dibungkus kain biru.

Video Prosesi Pemakaman Mbah Maimoen

“Karena saya tahu penutup jenazah Mbah Moen adalah warna hitam seperti jubah kebesaran Saudi, saya tidak ikut berebut jenazah Mbah Moen yang belum sampai di makam,” tutur Agus dilansir dari Detik.com yang ditulis oleh genpi.co.

Tak berapa lama, datang jenazah Mbah Moen. Agus mengatakan saat hendak diturunkan ke liang lahat, banyak orang yang berebut ingin menyentuhnya. Proses pun terus berlangsung di bawah desakan massa.

Setelah proses pemakaman tiba-tiba ada yang membaca talkin tanpa diminta.
“Dalam tradisi NU, kalau ada kiai besar wafat jarang ditalkin, dan kalaupun ditalkin harus dilakukan oleh kiai yang selevel.

Sebenarnya ini sangat tidak etis dan ‘kewanen’ terlalu berani dan su’ul adab (tidak etis), apalagi talkin-nuya model reguler,” ujar Agus.

Di saat talkin itu, lalu ada orang yang membaca doa tanpa dikomando. Dia adalah Habib Rizieq Shihab. Aksi Imam Besar FPI ini disesalkan sekaligus dianggap sangat tidak etis oleh Agus Maftuh. Sebab menurutnya, sebagai Dubes, dirinya lah yang menjadi shohibul bait alias yang punya hajat.
“Saya heran ada orang tanpa koordinasi dengan shohibul bait memposisikan diri sebagai pembaca doa,” tandasnya.

SANGGAHAN

Tudingan Dubes Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel terkait HRS serobot doa dan salah jenazah Mbah Moen disanggah atau dibantah oleh akun @AnginGunung melalui Novel Bamu’min, begini isinya:

IB HRS SEROBOT DOA ❓

Dubes RI utk Saudi Agus Maftuh tanpa punya rasa malu, bahkan penuh rasa Hasad, Iri & Dengki sebut HRS serobot Doa di Pemakaman Mbah Maimoen di Ma’la – Mekkah.

Padahal salah seorang Putra Mbah Maimoen yaitu KH Najih Maimoen melalui asistennya yg bernama Ust Mahmud mengontak langsung Hb Hanif Alattas mantu HRS via WA dan meminta agar HRS hadir dg rombongan serta ikut mengimami Shalat Jenazah Mbah Maimoen & mendoakannya, sbgmn Kyai Anwar Manshur dari Lirboyo dan Hb Muhammad b Idrus Al-Haddad dari Malang yg sdh mengimami Shalat Jenazah Mbah Moen dg rombongannya masing-masing.

Namun HRS tahu diri, biar Shalat Jenazah dipimpin yg lain saja, apalagi sdh dilakukan berulang kali, sdg beliau bersama rombongan cukup Doa saja di atas Pusara Mbah Maimoen di Ma’la.

Jadi, HRS tdk serobot Doa, tp dg izin salah seorang Putra Mbah Maimoen, bahkan diminta scr khusus.

Selain itu, Dubes RI pun mencoba membangun NARASI DUSTA bhw HRS berdiri dan berdoa di lobang lahat yg salah.

Padahal, pada awalnya memang HRS bersama sejumlah Habaib & Ulama serta Umat Islam berdiri di liang lahat yg salah, tapi sebelum Jenazah Mbah Maimoen sampai ke Ma’la, atas petunjuk asisten Sayyid Ahmad Al-Maliki yaitu Hb Abdillah Assegaf, diarahkan ke lobang kubur yg benar, shg saat jenazah diturunkan dan diazankan serta diiqomatkan HRS sdh berada di lobang yg benar.

Jadi, saat Hb Hanif Alattas baca TALQIN dan HRS baca DOA sdh tepat berada di atas Pusara Mbah Maimoen. Justru Menag RI & Dubes RI bersama Staff KBRI berada di belakang terhalang ribuan umat Islam.

Karenanya, Dubes RI wajib minta maaf ke HRS & Umat Islam lantaran sdh sebar HOAX & FITNAH ke tengah publik via berbagai media.

ANDAIKATA pun HRS tdk diminta, mk tetap saja bebas berdoa di Ma’la bersama Umat Islam utk Mbah Maimoen, tdk perlu izin atau rekomendasi dari KBRI.

Sejak kapan Doa di Pemakaman Ma’la – Mekkah harus izin Dubes RI ❓ Apalagi yg berdoa seorang Habib cucu dari Sayyidah Khadijah Srikandi Ma’la Rodhiyallaahu ‘Anhaa❗

Lagi pula IB HRS ikut memakamkan dan mendoakan Mbah Maimoen memang sdh SEMESTINYA, krn Mbah Maimoen adalah Ulama Besar Pecinta Ahlul Bait, dan Mbah Maimoen selama ini sangat menghormati HRS serta tidak pernah nyinyir thd Aksi 212. Apalagi Gus Najih putra Mbah Maimoen adalah Sahabat Baik HRS.

Jadi jelas, masalahnya bukan soal izin atau tdk izin, serobot atau tdk serobot, tp umat Islam ramai2 sambut kehadiran HRS di Ma’la dan mengamini Doanya, sdg Dubes RI tdk ada yg sambut kedatangannya apalagi mengamini Doanya. Bahkan para wartawan pun yg semula disiapkan khusus utk meliput para pejabat, ikut berlarian mengejar dan mengerumuni HRS.

Selain itu, dari peristiwa ini terbuka kedok & topeng Dubes RI yg selama ini mengaku-ngaku menghormati HRS dan siap membantu masalahnya, faktanya dengar Doa HRS saja sdh kepanasan & blingsatan.

Paham kaan … ⁉

@AnginGunung

SANGGAHAN

Novel Bamu’min yang juga tokoh PA 212 dan orang dekat HRS Ketika dikonfirmasi via WhataAppnya (WA) mengatakan, “Kacau itu mas, ” tulis Novel dalam chat WA.

Tidak hanya itu, Novel juga menunjukkan statusWA Gus Wafi anaknya Almaghfurlah MbahYai Maimoen ..

“Yg isinya berterimakasih banyak kepada Habib Muhammad Rizieq dan Habib Hanif Alatas..,” tulis Novel sambil menunjukan screenshot.

Tidak hanya itu, Novel pun menunjukan foto-foto keluarga besah almarhum Mbah Maimoen disertai keterangan, “Makkah, Kamis 7 Dzulhijah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair (Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl ) ke kediaman alwalid HRS di Mekkah, mudah2an memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani llmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiin ya Robbal Alamin, ” tulis Novel.

VIRAL: Prabowo Datangi Kongres PDI P Bakal Terbentuk Poros TK

Inilah Hasil Ijtima’ Ulama IV

Gegara Listrik Padam Pengantin Baru Habiskan Malam Pertama Dengan Bukan Suaminya

Novel Bamu’min: Makkah, Kamis 7 Dzulhijah 1440 H. Silaturahmi keluarga Besar KH Maemoen Zubair (Gus Majid, Gus Taj Yasin, Gus Rouf, Gus Zuhrul Anam dkl ) ke kediaman alwalid HRS di Mekkah, mudah2an memperkuat silaturahmi dan ukhuwwah ditengah Muslimin di Indonesia dan kita mendapatkan keberkahan almarhum serta bisa meneladani llmu dan akhlaq Hadhrotussyekh KH Maemoen Zubair. Amiin ya Robbal Alamin.

(Redaksi).

Ijtima’ Ulama IV Dibuka Langsung Oleh Habib Rizieq Shihab

Redaksi,Jakarta, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dipastikan akan membuka gelaran Ijtimak Ulama IV di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Senin (5/8).

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan Rizieq hadir melalui rekaman.

BACA: Amin Rais Dan Habib Rizik Resmi Jadi Anggota Banser

Prediksi Habib Rizieq Bakal Calon Presiden 2024

“Khusus untuk Ijtimak keempat kali ini justru akan dibuka langsung Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Shihab melalui rekaman dari Makkah Almukaromah.

Insyaallah Ijtimak akan menjadi berkah dan diberi kelancaran,” kata Martak dalam jumpa pers sebelum Ijtimak Ulama IV di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Senin (5/8).

BACA JUGA: Pemerintah Wajib Pulangkan Habib Rizieq, Pengacara Pertanyakan Pencekalannya

Kasus Habib Rizieq Berbau Politik

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif menyampaikan pertemuan digelar tertutup. Beberapa mata acara, seperti sambutan Rizieq, akan ditayangkan secara langsung di kanal Youtube Front TV.

Rizieq akan membuka acara ini dengan petuahnya. Lalu sekitar seribu ulama dan tokoh akan mulai membahas berbagai persoalan, termasuk politik.

BACA JUGA: Habib Rizieq Tidak Bisa Pulang Karena Faktor X

Habib Rizieq Temui Wiranto

“Kita ada sesi ulama dan tokoh dari tiap-tiap provinsi dan daerah untuk memberikan masukan kepada kita semua tentang perkembangan situasi dan kondisi di berbagai daerah, serta usulan sikap bagaimana kita ke depan,” tutur Slamet.

Sejumlah tokoh ormas Islam dipastikan hadir dalam Ijtimak Ulama IV, yaitu Ketua Umum FPI Sobri Lubis, Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, Bernard Abdul Jabbar, Haikal Hasan, dan Abdullah Hehamahua.

BACA JUGA: Prabowo Bakal Jemput Habib Riziq Dan Bebaskan Ulama Yang Terzolimi

 

(Redaksi/ CNN Indonesia)

Kasus Habib Rizieq Berbau Politik

Redaksi, Jakarta – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera meminta agar pemerintah bertanggung jawab untuk memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dari Arab Suadi ke Indonesia.

“Pemerintah berkewajiban kalau ada warga negara‎ yang tidak bisa pulang, bukan karena dia melanggar hukum, di negara tempatnya dituju, pemerintah harus bertanggung jawab memulangkannya,” kata Kapitra, Minggu (28/7/2019).

Berita Terkait: Pemerintah Wajib Pulangkan Habib Rizieq, Pengacara Pertanyakan Pencekalannya

Habib Rizieq sendiri saat ini masih berada di Arab Saudi. Pihak kuasa hukum menyebut Habib Rizieq terhambat untuk pulang ke Indonesia. ‎Imam Besar FPI tersebut juga disebut harus membayar denda Rp110 juta karena overstay atau telah melewati batas tinggalnya di Arab.

Senada juga disampaikan oleh Sekjen Koordinator Pelaporan  Bela Islam (KORLABI), Novel Bamukmin, “Saya pribadi menilai apa yang diucapkan Kapitra Ampera memang benar dan beliau pernah tahu kasus atau posisi HRS sebenarnya karena beliau pernah menjadi lawyernya HRS. “

BACA: KORLABI LAPORKAN MENAG DAN BUPATI MADANI KE BAWASLU

Lanjut Novel, “Saya bersama kapitra memang pernah satu wadah di GNPF MUI waktu itu dan upaya itu sudah dari awal kapitra memegang kasus HRS sudah melakukan pendekatan politik, karena kasus ini tidak murni kasus hukum dan harus dituntaskan oleh jalur diplomasi yang baik agar pemerintah bisa menjalankan kewajibannya sebagai penyelenggara negara agar bisa memulangkan HRS, ” imbuh Novel.

BACA: Meme HRS Dan Prabowo

“Upaya Kapitra tentunya harus didukung untuk bisa menyelsaikan persoalan bangsa ini agar kondisi perpolitikan di Indonesia bisa berjalan sehat tidak ada lagi yang dizolimi karena perhelatan akbar pemilu sudah selesai dan juga semua bisa kembali menjalankan tupoksinya masing masing dengan baik dan benar berdasarkan Pancasila dengan mengamalkan unsur Ketuhanan, Kemanusiaan dan Keadilan, ” tulis Novel melalui Chat WhatsApp (29/7/2019).

*Red.

Habib Rizieq Nikahkan Putrinya

Habib Rizieq Nikahkan Putrinya

BintangEmpat.Com, Jakarta – Beredar foto dan video Habib Rizieq Shihab  (HRS) menikahkan putrinya sendiri di grup-grup WhatsApp, tampak HRS sedang membacakan ijab qobul (akad nikah) dengan seorang laki-laki di Mekkah.

 

BACA: Prediksi Habib Rizieq Bakal Calon Presiden 2024

Hal itu dibenarkan Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas menantu Habib Rizieq, “Alhamdulillah, hari ini Jum’at (19/7/2019) ada berita gembira telah menikah Akhinaa alFaadhil As-Sayyid  Alwi bin Hasan bin Ali bin Smith dengan Syarifah Rufaidah binti Habib Muhammad Rizieq Syihab di Makkah Al Mukarromah, Saudi Arabia. ”

BACA JUGA: Prabowo-Jokowi Bertemu, Ini Sikap PA 212

Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas menantu Habib Rizieq yang sedang berada di Mekkah mengucapkan selamat atas pernikahan putri Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab ini.

BACA: Habib Rizieq Tidak Bisa Pulang Karena Faktor X

“Mabruuuk alfa Mabruuuuk, selamat atas pernikahan Akhinaa alFaadhil As-Sayyid  Alwi bin Hasan bin Ali bin Smith dengan Syarifah Rufaidah binti Habib Muhammad Rizieq Syihab di Makkah almukarromah, mudah2an Sakinah mawaddah wa Rohmaah.. Amiiin ya Robb, ” ujar Habib Hanif.

 

*Red.

 

Prediksi Habib Rizieq Bakal Calon Presiden 2024

 

Habib rizieq
Foto: Hadi Siswanto (Siwa), Pimpinan Redaksi BintangEmpat.Com.

Ditulis Oleh: Hadi S (Siwa).

BintangEmpat.Com, Surabaya – Pemilihan Presiden 2019 telah selesai, Jokowidodo-Maruf Amin terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 atas rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tahun 2024 masih jauh namun isu yang berkembang di masyarakat tentang bakal calon presiden sudah dihembuskan, kami mencoba membuat prediksi sementara siapa saja nama-nama yang hangat dibicarakan.

Baca Dua Tahun Idap Tumor Ganas Kapolres Jember Ulurkan Tangan

Berikut 12 Politisi maupun Negarawan yang diprediksi BintangEmpat.Com akan bakal mencalonkan diri sebagai presiden Indonesia pada tahun 2024:

1. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

2. Sandiaga Salahuddin Uno.

3. Ridwan Kamil.

4. Tri Rismaharini.

5. Khofifah Indar Parawansa.

6. Anies Baswedan.

7. Ganjar Pranowo.

8. Mahfud MD.

9. Tuan Guru Bajang.

10. Gatot Nurmantyo.

11. Habib Rizieq Syihab.

12. ?.

Ini jejak digital mereka yang kami ulas secara singkat dan padat:

1. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah digadang-gadang menjadi kekuatan yang akan bersaing dengan Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2019. Terlebih, ketika AHY memilih pensiun dini dari dunia militer dan lebih fokus meneruskan kekuasaan dinasti Cikeas dalam dunia politik.

Bagi AHY, tersungkur pada Pilgub DKI Jakarta 2017 bukanlah akhir dari perjuangan. Dengan usia yang relatif muda, ia dikenal pandai berdiplomasi. Terlebih telah memiliki Partai Demokrat sebagai kendaraan politik yang akan menghantarkannya sebagai figur capres pada tahun 2024.

2. Sandiaga Salahuddin Uno

Nama Sandiaga Uno mulai mencuat dikenal publik kala mencalonkan diri sebagai wakil Gubernur DKI mendampingi Anies Baswedan. Di luar prediksi, pasangan itu mampu mementahkan prediksi pengamat politik dan berbagai lembagai survei yang meramalkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (BTP)-Djarot Saiful Hidayat melenggang mudah menjadi DKI 1.

Sandi sering menggaungkan program andalannya, One Kecamatan One Center of Enterpreneurship (OK OCE) untuk membuai masyarakat sesegera mungkin melahirkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), demi membuka lapangan kerja seluas-luasnya yang akan dinikmati juga oleh orang banyak.

Saat ini, pria kelahiran Riau itu maju sebagai calon wakil presiden mendamping calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto walaupun tersungkur. Dengan usia yang tergolong muda, bukan tidak mungkin apabila Sandi memilih bermanuver pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca Polemik Referendum Papua, Pigai: Mahmud, Jangan Langgar HAM!

3. Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) juga memiliki kans besar untuk maju menjadi capres Indonesia tahun 2024. Kang Emil, sapaan akrabnya, popularitasnya mulai melejit di masyarakat semenjak ia menjabat sebagai Walikota Bandung, yang memberikan banyak perubahan di sana.

RK dikenal sebagai pejabat non partai yang tampaknya melirik kursi calon presiden. Untuk memenangi Pilgub Jabar 2018, kala itu RK diusung oleh Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kontrak RK sebagai Gubernur Jawa Barat akan habis pada tahun 2023, tepat satu tahun menjelang pilpres 2024.

4. Tri Rismaharini

Nama Tri Rismaharini masuk dalam bursa cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo berdasarkan survei Litbang Kompas. Risma, panggilan akrab Wali Kota Surabaya ini, mengaku menolak. Bagi dia, jabatan merupakan tanggung jawab besar.

Tak hanya itu, kader PDIP ini bahkan sempat dikaitkan dengan beberapa pilkada, diantaranya Pilgub DKI dan Pilgub Jatim, namun ia enggan meninggalkan jabatannya sebelum masa baktinya habis.

Risma menegaskan amanah merupakan rahasia Tuhan dan tidak bisa dihindari. “Jadi nanti Tuhan yang atur, amanahku opo aku tidak tahu. Yang jelas harus nolak karena berat, karena itu berat tanggung jawabe,” katanya.

Baca Karir Dijegal BAPETEN Terindikasi Ada Pemalsuan

5. Khofifah Indar Parawansa

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj memberikan sambutan dalam acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2019 di Kota Banjar. Dalam pembukaan pidatonya, Aqil kembali menyapa Khofifah Indar Parawansa.

“Rekan-rekan badan otonom, Muslimat, ketua umumnya yang terhormat, Ibu Indar Parawansa, yang sekarang, Ibu Khofifah Indar Parawansa, yang sekarang menjabat Gubernur Jawa Timur, insyaallah capres ’24-’34,” ujar Said Aqil di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu 27 Februari 2019.

Sejak 13 Februari 2019, Khofifah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur. Selain itu, ia juga pernah menduduki kursi Menteri Sosial Indonesia ke-27 yang menjabat sejak tanggal 27 Oktober 2014 hingga 17 Januari 2018.

6. Anies Baswedan

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Anies Baswedan belum cukup pengalaman jika harus maju sebagai calon presiden 2019. Namun, menurutnya Anies baru layak maju sebagai calon presiden di pemilihan presiden berikutnya.

“Saya bilang ke yang muda-muda, Masa Anda adalah 2024,” kata Kalla pada media di kantor Wakil Presiden di Jakarta, 2 Juli 2018.

Kalla ingin Anies menuntaskan masa jabatannya hingga tuntas sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurut dia, jika Anies sukses memimpin Jakarta, maka prestasi itu akan menjadi modal besar untuk maju sebagai calon presiden tahun 2024 mendatang.

Baca Kelompok Mujahiddin Serbu Polisi Satu Anggota Brimob Tewas

7. Ganjar Pranowo

Pilpres 2019 menjadi kesempatan Jokowi untuk memperkenalkan capres yang layak ia telurkan untuk menjadi capres selanjutnya pada pilpres 2024 mendatang. Spekulasinya, terdapat nama Ganjar Pranowo untuk duduk sebagai RI 1.

Kader PDIP ini sekarang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah yang menjabat selama 2 periode. Pertama kali ia diangkat menjadi orang nomor 1 Jateng sejak 23 Agustus 2013 hingga 23 Agustus 2018. Dengan kemenangan kedua ini, ia digadang-gadang siap tempur menjadi RI 1 pada tahun 2024.

8. Mahfud MD

Mahfud pada Pilpres 2019 sempat dispekulasikan menjadi calon wakil presidennya Joko Widodo. Namun, prediksi pengamat dan berbagai lembagai survei menjadi mentah saat Jokowi lebih memilih KH Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya.

Mahfud MD dapat dikategorikan sebagai mantan birokrat yang sudah kenyang jabatan mengabdi di tubuh pemerintahan. Tercatat, ia pernah bertugas di lembaga legislatif, yudikatif dan eksekutif negara.

Sebagai eksekutif, ia dipilih menjadi Menteri Pertahanan oleh Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada periode 2000-2001. Saat itu, Mahfud juga merangkap sebagai Menteri Kehakiman dan HAM di masa jabatan Abdurrahman Wahid.

Dalam kursi legislatif, Mahfud terpilih sebagai anggota legislatif dari PKB untuk periode periode 2004-2009. Di penghujung masa jabatan, pada 2008, Mahfud mengikuti uji kelayakan calon hakim konstitusi (yudikatif). Ia lolos seleksi dan terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) untuk periode 2008-2013.

Nama Mahfud MD layak diperhitungkan untuk Pilpres 2024, karena ia memiliki reputasi yang baik sebagai mantan birokrat negara.

9. Tuan Guru Bajang

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai, dukungan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) terhadap kepemimpinan dua periode Presiden Jokowi bukanlah sikap mendadak.

Menurut Ray, TGB juga berupaya membuka peluang untuk ikut pada Pilpres 2024 mendatang nanti setelah menyatakan akan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

Lebih lanjut menurutnya, masyarakat juga mulai mempertimbangkan TGB bisa maju sebagai calon presiden atau wakil presiden pada pilpres 2024.

“Mengapa 2024? Sebab merebut posisi capres atau cawapres saat ini jelas jauh melompat. Butuh satu tangga lagi. Yakni tangga kabinet untuk dapat jadi figur nasional,” jelasnya.

Baca Proyek Di Paluta Dikerjakan Asal Jadi Dibackingi Tim TP4D

10. Gatot Nurmantyo

Nama Gatot Nurmantyo memang masuk di bursa Pilpres 2019. Sayang, saat itu, jenderal bintang empat ini belum memiliki tanda-tanda mendapat dukungan dari parpol untuk melawan capres petahana.

Kesulitan utama bagi Gatot adalah sama sekali belum berkecimpung di dunia politik praktis. Walau demikian, Gatot, telah pensiun sejak Maret 2018 dan memberikan sinyal siap maju di Pilpres 2024.

Gatot dinilai memiliki elektabilitas yang bagus terutama dikalangan umat Islam, yang banyak mendorongnya untuk nyapres pada tahun 2024 mendatang.

11. Habib Rizieq Syihab

Sepak terjang Habib Rizieq Syihab (HRS) salah satu tokoh agama yang fenomenal. Ketokohan Habib Rizieq telah teruji dengan kepemimpinannya di FPI. Berdiri sejak 17 Agustus 1998, FPI terus eksis dan berkembang hingga sekarang.

Eksistensi yang tidak dilalui dengan cara mudah. Benturan dan dukungan datang silih berganti. Dalam sejarahnya, FPI tidak pernah mundur dalam berkonfrontasi dengan pihak-pihak lain yang dinilai berseberangan.

FPI bertahan hingga usia 21 tahun. Bukan sebatas bertahan, cabang-cabang FPI kian menjamur diseluruh pelosok negeri. Kader-kader baru terus tumbuh bermunculan. FPI juga rajin mengelola pengajian, mengisi ceramah-ceramah, dan merawat jemaah.

Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019 adalah 2 momentum besar terkait peran FPI dibidang politik.

Massa yang digerakkan FPI memberi andil besar atas kemenangan pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno. Walau kalah di Pilpres 2019, FPI juga berada di barisan depan dalam pengumpulan massa pendukung Prabowo Subianto.

Perihal popularitas Habib Rizieq, ya jangan ditanya lagi. Sangat mungkin, hampir semua orang yang melek politik, mereka mengenal Habib Rizieq. Apalagi telah belasan tahun nangkring di judul-judul media massa. Populer dengan kontroversialnya.

Adapun HRS, dalam beberapa tahun terakhir, dia sudah memposisikan sebagai simbol perlawanan atas rezim Jokowi. Kepergiannya ke Arab Saudi bulan April 2017, oleh pendukungnya, dinilai akibat diperlakukan tidak adil oleh rezim Jokowi.

Dan walau berada diluar negeri, pengaruh Habib Rizieq tetap besar di tanah air. Seruan-seruannya mujarab. Semisal seruan agar ulama Islam menggelar itjima, seruan agar umat muslim mendukung Prabowo Subianto, juga ketika dia menyerukan perlawanan atas dugaan kecurangan Pilpres 2019.

Tantangannya adalah resistensi masyarakat terhadap Habib Rizieq juga sangat besar. Apalagi, Habib Rizieq pergi keluar negeri dengan membawa serta masalah hukum, yakni dugaan konten pornografi dan dugaan penghinaan Pancasila. Juga masih perlu dipertanyakan, kepastian Habib Rizieq memenuhi persyaratan menjadi Calon Presiden 2024.

Baca Kapolri Copot Kapolda Sumut Dan Papua Barat

12. ?

Politik memang unik dan Dinamis, dia bergerak dan berubah-ubah sesuai situasi dan kondisi, bisa siapa saja yang bakal menjadi Capres 2024, walaupun kontestasi politik masih jauh namun isu menjadi hangat jadi perbincangan di khalayak Nasional.

*Redaksi.

*Diambil dari berbagai narasumber.

SOROT Video Mesum Staf Kecamatan Di Malang

 

Habib Rizieq Tidak Bisa Pulang Karena Faktor X

Habib Riziek Dicekal Atau Karena Faktor X

BintangEmpat.Com, Jakarta – Polemik kepulangan Habib Rizieq Syihab (HRS) menjadi perbincangan dan sorotan publik, karena ada portal dan faktor X yang membuat HRS tidak bisa pulang ke Indonesia. Bahkan di media sosial ramai diperbincangan, ada yang mengatakan HRS Dicekal, ada Portal dan Fakto X yang menyebakan HRS tidak bisa pulang ke Tanah Air.

Seperti yang dikatakan Dahnil, dia menyebut Habib Rizieq bukan tak mau pulang, melainkan tidak bisa pulang. “Masalahnya adalah Habib itu bukan tidak mau pulang, tapi tidak bisa pulang. Kenapa? Karena saya sering menyebutnya sebagai faktor ‘X’, faktor ‘X’ itu bisa merobohkan portal yang menghambat Habib Rizieq pulang itu pemerintah sendiri, jadi makanya sebenarnya bolanya yang bisa membuka pintu Habib Rizieq pulang itu di pemerintah sendiri,” kata Eks Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno.

Habib Rizieq Temui Wiranto

Dahnil kemudian bicara ‘portal’ yang menghalangi Habib Rizieq untuk pulang ke Indonesia. Menurut Dahnil, ‘portal’ itu hanya bisa dibuka oleh pemerintah.

“Itu portal ditangan pemerintah, Habib itu nggak bisa keluar dari Arab Saudi, tentu itu ada… Kita nggak tahu apa komunikasi pemerintah Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi, itulah yang kita harapkan dibuka pemerintah Indonesia sehingga Habib bisa kembali ke sini, bisa kembali dengan umat berdakwah,” ujar dia.

Gadis SMP Dengan Rambut Terpanjang Di Indonesia

Pernyataan Dahnil ditanggapi Matfuh dengan menjawab pertanyaan mengenai pernyataan Dahnil soal adanya portal yang menghalangi Habib Rizieq pulang ke Indonesia. Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan apa sebetulnya ‘portal’ penghalang itu.

“Pertama, karena overstay. Cara penyelesaian ya bayar denda overstaysekitar 15 sampai dengan 30 ribu riyal. Rp 110 juta per orang,” kata Maftuh.

Sorot Jual Beli Jabatan Di Pemprov Sulawesi Tenggara

Maftuh mengatakan persoalan pembayaran denda ini merupakan prosedur yang lumrah bagi seseorang yang overstay. Ada puluhan WNI lainnya yang overstay.

“Puluhan ribu WNA di Saudi yang overstay. Sesuatu yang biasa sebenarnya. Siapa pun harus bayar denda ini. Pernah ada juga akademisi dari sebuah universitas lupa tidak perpanjang visa ya kena denda juga segitu. Aturan baku Saudi,” tutur Maftuh.

“Ada skema ‘pulang gratis’ sebenarnya, yaitu mengikuti program ‘Amnesti Massal’ Kerajaan Arab Saudi. Tetapi kami belum tahu kapan program amnesti ini akan dibuka oleh KSA,” sambungnya.

Sebar Hoax Dari WA Ke FB, Pemuda Dari Madura Ditangkap

Namun, di luar persoalan overstay itu, kata Maftuh, ada persoalan lain yang membuat seseorang di Saudi tidak bisa kembali ke negaranya. Hal itu berkaitan dengan persoalan hukum.

“Itu pun dengan catatan tidak ada masalah hukum, baik perdata maupun pidana, di Saudi,” tutur Maftuh.

Jadi, sekalipun ada WNI overstay yang sudah membayar denda, dia tidak bisa keluar dari Saudi seandainya memiliki persoalan hukum.

*Red