Arsip Tag: Kapolda

Kapolri Mutasi Sembilan Kapolda

BintangEmpat.Com – Selain memutasi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis juga memutasi jabatan Kepala Divisi Humas Polri dan sembilan orang Kapolda.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram bernomor ST/1377/KEP./2020 dan ST/1378/KEP./2020 yang ditandatangani Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal diangkat menjadi Kapolda Nusa Tenggara Barat menggantikan Irjen Tomsi Tohir.

Jabatan Kepala Divisi Humas Polri akan diisi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Argo Yuwono.

Adapun jabatan Argo sebagai Karo Penmas Polri tersebut akan digantikan oleh Kombes Awi Setiyono yang kini menjabat sebagai Irwasda Polda Jawa Timur.

Kapolda Jawa Tengah Rycko Amelza Dahniel diangkat menjadi Kepala Baintelkam Polri menggantikan Komjen Agung Budi Maryoto.

Rycko akan digantikan oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Polisi Ahmad Luthfi.

Kemudian, Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan diangkat menjadi Wakil Kepala Lemdiklat Polri menggantikan Irjen Boy Rafli Amar.

Posisi Luki sebagai Kapolda Jawa Timur akan digantikan oleh Irjen Mohammad Fadl Imran yang merupakan Staf Ahli Sosbud Polri.

Kapolda Banten Irjen Agung Sabar Santoso dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Agung akan digantikan Irjen Fiandar yang kini menjabat sebagai Gubernur Akademi Kepolisian.

Kemudian, Kapolda Bengkulu Irjen Supratman yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sespim Lemdiklat Polri akan digantikan Brigjen Polisi Teguh Sarwono yang saat ini menjabat sebagai Wakapolda Maluku.

Lalu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Ilham Salahudin dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri dan akan digantikan oleh Brigjen Dedi Prasetyo yang kini menjabat sebagai Karobinkar SSDM Polri.

Kemudian, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Andap Budhi Revianto dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dan akan digantikan oleh Irjen Aris Budiman yang merupakan Ketua STIK Lemdiklat Polri.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Yazid Fanani dimutasi menjadi Ketua STIK Lemdiklat Polri dan akan digantikan oleh Irjen Nico Afinta yang merupakan Staf Ahli Sospol Kapolri.

Lalu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Priyo Widyanto diangkat sebagai Staf Ahli Sosbud Kapolri dan akan digantikan oleh Asisten SDM Polri Irjen Eko Indra Heri. *(kompas)

Bongkar Dugaan Pungli Di Samsat Surabaya Utara, Segera Turunkan Tim Saber Pungli

Foto: dari kiri, Siti Marwiyah (adik kandung Menkopolhukam, Mahfud MD) dan Ziwa (Pimred BintangEmpat.Com).
Foto: dari kiri, Siti Marwiyah (adik kandung Menkopolhukam, Mahfud MD) dan Ziwa (Pimred BintangEmpat.Com).

BintangEmpat.Com – Membongkar dugaan Pungutan Liar (pungli) di Samsat Surabaya Utara terkait buka blokir jual dan fee kendaraan unit baru yang dinominal ratusan ribu.

Sekira bulan Januari 2019 Tim Investigasi BintangEmpat.Com mendapat informasi terkait dugaan buka blokir jual yang dinominalkan oleh oknum Samsat Surabaya Utara, dengan nominal Rp.600.000, dan tanpa KTP (Kartu tanda penduduk) Rp.250.000. Sedangkan untuk Fee kendaraan Unit baru dengan nominal ratusan ribu.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Administrator atau Adpel Samsat Surabaya Utara, Andreas Adi W, tidak membenarkan adanya informasi itu (red-pungli).

“Itu tidak benar”, kata Andreas.

Terpisah, Pimpinan Redaksi sekaligus Kepala Tim Investigasi BintangEmpat.Com, Hadi S, yang akrab disapa Ziwa, angkat bicara.

“Untuk membuktikan informasi itu, maka Polisi dan Gubernur Jatim sudah sepatutnya membentuk tim khusus untuk membongkar dugaan pungli itu, jika dikalikan maka akan ada aliran dana Milyaran rupiah”, ujar pria berambut Gondrong ini.

“Dugaan pungli itu tidak hanya sehari saja, namun bisa jadi sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu, untuk itu, Polisi diharapkan menurunkan tim Saber Pungli di Samsat Surabaya Utara”, imbuh Ziwa.

“Sebenarnya paling gampang kok bongkar pungli di Samsat Surabaya Utara, bongkar data base nya, disitu akan ada data blokir jual dan kendaraan unit baru, setelah itu kembangkan ke konsumen, insya Allah akan terbongkar jika ada keseriusan”, lanjut Ziwa, pria yang masih mengenyam di Fakultas Hukum itu.

Dugaan Pungli Milyaran Di Samsat Jember Dan Sekitarnya

Ketika ditanya apakah yang akan dilakukan terkait informasi pungli ini, dia akan menyampaikan informasi ini ke pusat.

“Insya Allah akan kami sampaikan ke Kapolri dan Kapolda Jatim, kita tahu mereka sangat tegas dan anti pungli, selanjutnya ke Bu Khofifah (Gubernur Jatim) dengan visi misinya ‘CETTAR’, jangan sampai rusak karena oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, Insya Allah akan kami WhatsApp mereka (red-Kapolri, Kapolda dan Gubernur Jatim)”, pungkas pria kelahiran kota soto Lamongan ini.

Sebelum mengakhiri, dia menambahkan jika masih ada dugaan-dugaan pungli di Samsat lain.

“Kita masih proses investigasi di Samsat Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Benculuk, Kraksan, Lumajang, dan Madura, ada informasi juga terkait pungli yang hampir sama modusnya dengan Samsat Surabaya Utara, jangan sampai masyarakat dirugikan oleh oknum bermental korup”, pungkas Ziwa, (27/3/2020). *Tim.

Kapolri Mutasi Delapan Kapolda

BintangEmpat.Com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 665 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) melalui surat telegram dari Kapolri Jenderal Idham Aziz, Senin (3/2/2020).

Tercatat ada delapan kepala kepolisian daerah (kapolda) yang dimutasi.

Dugaan Pungli Dinas Pendidikan Paluta

Yang pertama adalah Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri. Posisinya akan digantikan Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.

Sementara itu untuk mengisi posisi Kapolda Sulut, Kapolri menunjuk Irjen Pol Royke Lumowa yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.

Peti Jenazah Gus Sholah Diangkat Empat Pejabat Utama Forkopimda Jawa Timur

Posisi Royke Lumowa pun digantikan oleh Brigjen Pol Baharudin Djafar yang sebelumnya merupakan Kapolda Sulawesi Barat.

Brigjen Pol Eko Budi Sampurno yang sebelumnya menjabat Karojakstra Srena Polri ditunjuk sebagai Kapolda Sulbar.

Sungai Jompo Meluap Warga Kawatir Banjir

Kemudian Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Posisinya digantikan Irjen Pol Firman Shantyabudi yang sebelumnya ditugaskan Polri sebagai PD PPATK.

Polri Wajib SP3 Kasus Egi Sudjana

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio Septianda Djambak diangkat sebagai Kasespim Lemdiklat Polri. Posisinya digantikan oleh Brigjen Pol Wahyu Widada yang sebelumnya merupakan Kapolda Gorontalo.

Lalu Brijen Pol Adnas ditunjuk sebagai Kapolda Gorontalo di mana dia sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan.

Pemerintah RI Evakuasi Mahasiswa dari Wuhan

Dan Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Suroto ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya akan digantikan Brigjen Pol Rikwanto yang sebelumnya menjabat Wakapolda Kalimantan Tengah.

Mutasi dan rotasi 665 pati dan pamen tersebut tertuang dalam empat Surat Telegram Kapolri Jenderal Pol Idham Azis tertanggal 3 Februari 2020 tentang tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

TNI Polri Terjun Ke Warga Terdampak Banjir Bandang Sungai Jompo

Empat surat telegram tersebut masing-masing Nomor ST/385/II/KEP/2020, Nomor ST/386/II/KEP/2020, Nomor ST/387/II/KEP/2020, dan Nomor ST/388/II/KEP/2020. Surat ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Hendri S.

Kapolri Mutasi Delapan Kapolda

”Mutasi jabatan sebagai meritokrasi, regenerasi, tour of area dan dalam rangka mengoptimalkan kinerja organisasi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi. (*)

Pengaduan Masyarakat

Kapolri ‘Polisi Perut Buncit Hingga Ancam Copot Kapolres Dan Kapolda’

Redaksi BintangEmpat.Com,  Jakarta – Komisi III DPR menggelar rapat pertama dengan Kapolri Idham Azis dan seluruh Kapolda di Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Rapat tersebut diawali dengan perkenalan antara Komisi III dan Kapolri. Rapat kerja itu dipimpin oleh Ketua Komisi III Herman Hery dan didampingi oleh Wakil Ketua Komisi III lainnya yaitu Desmond J Mahesa, Mulfachri Harahap dan Ahmad Syahroni.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis didampingi oleh Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmonto, Kabarhakam Irjen Firli Bahuri, Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal dan seluruh Kapolda di Indonesia.

BacaKapolres Minta Proyek, Kapolri: Laporkan Saya

Kemudian, Idham memaparkan hasil kinerja Kapolri lima tahun terakhir. Berikut ini fakta-fakta dalam rapat perdana Idham Azis :

1. Larangan perut buncit
Ada yang menarik dalam rapat kerja pertama Idham Azis di DPR.
Saat anggota dewan diizinkan menyampaikan masukan kepada jajaran kepolisian, anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan meminta Kapolri tak hanya menggeluarkan surat edaran terkait larangan hidup mewah.

Trimedya meminta Kapolri mengimbau semua anggota kepolisian untuk tidak berperut buncit.
“Lihat kapolda, kapolres yang perutnya buncit itu suruh kurusin, jangan cuma soal kemewahan,” ujar Trimedya.

Selain itu, mantan Ketua DPP PDIP ini menyarankan agar seragam polisi dimasukkan agar terlihat rapi.

BacaPolisi Harus Hentikan Laporan Dewi Tanjung Soal Novel Bawedan

2. Alasan mutasi Kapolres Kampar
Idham kemudian mengungkap alasannya memutasi Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan.
Diketahui sebelumnya, Idham memutasi Asep karena mengobrol ketika Kapolri itu memberikan kata sambutan dalam acara apel.

Idham menjelaskan, Asep memiliki masalah yaitu, terlambat datang ke acara apel kepala satuan wilayah (kasatwil) dan masalah etika.
“Di situ juga terselip masalah etika, sebagai kapolres, sebagai kasatwil dia adalah teladan dan harus ditindak. Bagi saya, satu keteladanan lebih baik daripada 1.000 nasihat,” kata Idham dalam rapat kerja di ruangan Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

BacaPerwira Polisi Jadi Tukang Ojek Terancam Dipecat

3. Tangkap 74 terduga teroris
Terkait terorisme, Idham mengatakan, pascabom bunuh diri di Mapolres Medan, pihaknya berhasil mengamankan 74 orang terduga jaringan teroris di 10 wilayah.
“Yaitu Sumatera Utara 30 orang, Jabar 11 orang, Jateng 11 orang, Pekanbaru 5 orang, Banten 5 orang, Kaltim 4 orang, DKI Jakarta 3 orang, Aceh 2 orang, Jatim 2 orang, Sulsel 1 orang,” kata Idham dalam rapat kerja bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Menurut Idham, para pelaku terduga teroris itu merupakan kelompok dari bagian Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafisliasi pada
Idham berharap, kejadian itu dapat memberi pelajaran kepada Kapolres lainnya agar memberikan contoh yang baik pada anggota polisi lainnya.

Baca: Diduga Oknum Polisi Hobi Selingkuhi Istri Orang Digerebek

4. Ancam Copot Kapolda-Kapolres

Dihadapan seluruh anggota Komisi III, Idham Azis menyampaikan komitmennya bahwa, ia tak akan mencopot Kapolda dan Kapolres jika meminta jatah proyek ke pemerintah daerah setempat.

Hal ini disampaikan, menyusul imbauan dari anggota Komisi III dari Fraksi PDI-P Trimedya Panjaitan agar kapolda dan kapolres tak menyusahkan kepala daerah dengan meminta jatah proyek.

Idham mengatakan, ia tak akan ragu mencopot 10 sampai 15 Kapolda dan Kapolres, jika ketahuan meminta jatah proyek ke pemerintah daerah.

“Ini memang bukan rahasia umum, saya pernah dinas di luar wilayah ya harus kita tindak, obatnya cuma satu, kita tindak. Saya kira kita mencopot 10 atau 15 kapolres itu tidak goyang organisasi,” kata Idham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

BacaViral Perkelahian Antara Oknum TNI Vs Oknum Polisi 

Lebih lanjut, Idham mengaku, sudah memperingatkan agar Kapolda dan Kapolres untuk tidak menganggu pekerjaan pemerintah daerah.

 

 

 

*(sumber redaksi).

 

 

Kapolda Gagal Tangani Karhutla Bakal Dicopot

 

Redaksi BintangEmpat.Com, Kalimantan Tengah – Mabes Polri kabarnya akan mengaudit enam Kapolda dan Kapolres yang akan dicopot jabatannya oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang tak menunjukan kinerja baik dalam menangani dan menanggulangi masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibeberapa wilayah yang terdampak.

Baca Kapolri Gerakan Tim Saber Pungli Di Pusat Sampai Daerah

Informasi yang berhasil dihimpun oleh wartawan bintangempat.com dari beberapa media yang beredar bahwa pihak Mabes Polri saat ini sedang melakukan pengamatan dan akan mengevaluasi hasil kerja para kepala satuan wilayah (kasatwil), dan akan menerapkan sanksi pencopotan jabatan.

BONGKAR Pungli Di Samsat Pacitan

Dikatakan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, bahwa Sanksi itu akan diberikan kepada kasatwil yang dinilai tidak memberi banyak kontribusi dalam upaya penegakan hukum dan pemadaman api, sanksi itu akan diberlakukan hingga level kapolsek.

Baca Pakde Karwo Mangkir KPK Bakal Panggil Ulang

“Sedang dianalisa, berproses sekarang. Sedang diamati oleh pimpinan dan akan dievaluasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, Jumat (20/9/2019).

“Pak Kapolri sudah menyampaikan beberapa pesan yang tegas aparat dari kapolda sampai kapolsek kalau tidak berbuat banyak, akan out,” ujarnya.

Bacal Wali Kota Surabaya Janji Buka Kembali Lokalisasi Dolly

Kabarnya Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo juga menjelaskan tim pengawas internal sudah bekerja mulai pekan ini. Mereka melakukan audit dan asesmen di enam Polda di daerah yang berdampak.

Sebagaimana yang telah diberitakan bahwa Polri sudah membentuk tim pengawas internal dari Itwasum dan Propam. Minggu ini sudah bekerja untuk melakukan audit dan asesmen dengan sasaran polres dan polda di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Indikator kinerja para kasatwil adalah dari sisi perencanaan, perorganisasian, pelaksanaan dan strategi mitigasi.

Tanah Diserobot Perusahaan Kelapa Sawit, Masyarakat Tagih Janji Jokowi Cabut Konsesinya

“Apabila nanti ditemukan langkah-langkah yang tidak efektif, apalagi lalai, dapat dimutasikan,” ucapnya. Namun bila dianggap berhasil, maka kasatwil akan diganjar penghargaan. “Ada langkah-langkah straregis yang optimal maka akan diberikan reward,” pungkasnya.

(Misnato).