Arsip Tag: Kapolres Jember

Tangis Warga Jember Pecah Lepas Kepergian Alfian

Lihat Videonya 

BintangEmpat.Com – Rabu (19/02/2020), Kepolisian Resort Jember menggelar Welcome and Farewell Parade, untuk menyambut kedatangan pejabat  Kapolres Jember yang baru AKBP. Aris Supriyono, S.I.K, M.S.i, sekaligus melepas AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum selaku pejabat Kapolres Jember yang lama.

Suasana haru terlihat usai berlangsungnya upacara tradisi Pedang Pora pelepasan pejabat Kapolres Jember yang lama. Tidak sedikit dari peserta Upacara pelepasan yang menitikkan air mata melepas kepergian AKBP. Alfian Nurrizal beserta Ibu Nita Alfian.

Dari sekian banyak warga Jember yang turut hadir terlihat seirang Ibu, bernama Heni (35) sangat terpukul. Heni tiba-tiba muncul sembari mendorong kursi roda membawa seorang pria paruh baya yang menderita lumpuh.

 

Tangis haru pecah, air matanya deras mengalir di pelupuk, seolah masih belum percaya dengan realita melepas kepergian Ndan Alfian dan keluarganya.

” Ndan Alfian orang yang sangat baik. Beliau telah memberikan cinta dan pengorbanannya kepada warga Jember,” ungkap Heni.

Heni sempat curhat karena Ndan Alfian begitu cepat meninggalkan Jember. Dia hanya bisa meminta agar semua merelakan untuk melepas kepergian AKBP Alfian Nurrizal bertugas ke tempat yang baru dan mendoakannya semoga Allah melapangkan langkah perjalanan karir yang sukses dalam keberkahan.

Lantas Heni tak sanggup lagi meneruskan kata. Hingga Heni untuk kedua kalinya mengusap air matanya sambil memeluk lagi dada mantan Kapolres Jember ini. Sementara itu AKBP. Alfian Nurrizal juga tak kuasa menahan rasa haru, di biarkannya air mata Ibu beranak satu ini membasahi baju dinasnya.

Kapolres jember
Tangis warga jember

Suara tangisnya pun tak kuasa  membendung air mata orang – orang lain disekitarnya yang juga terasa begitu berat melepas kepergiannya. Namun, dia tampak berusaha tegar merangkul AKBP. Alfian Nurrizal.

Kemudian warga yang tadi mulanya berjajar berbaris rapi kini berhambur mengelilingi AKBP. Alfian Nurrizal , mereka berebut mengabadikan momen perpisahan yang tak pernah mereka duga, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah pejabat Kapolres Jember yang dilepas ribuan warga Jember.

Teriring senandung hadrah religi gema Sholawat Nabi yang mengantarkan kepergiannya. ‘Selamat Jalan Ndan Alfian, Selamat Bertugas di tempat baru. Kami akan selalu merindukanmu. Ndan Alfian tak hanya sekedar memberikan banyak kenangan, namun juga telah mendidik dengan cinta dan ketauladanan’ .

Rapi (70), kakek asal Ambulu yang turut hadir, juga menangis mengenang kebaikan Alfian Nurizzal selama menjabat sebagai Kapolres Jember, walau hanya beberapa bulan, namun jiwa kemanusiaan dan sosialnya dikenang warga Jember.

“Pak Alfian itu sering membantu orang-orang kecil, kita sudah melihat bagaimana sepak-terjang beliau, orang-orang kecil seperti kita selalu diperhatikan bahkan kami dianggap seperti keluarganya”, kenang Rapi, yang tak henti-hentinya meneteskan air mata.

Mantan Kapolres Jember itu tak bisa berkata-kata panjang, dia hanya bisa mengucap maaf.

“Saya mohon maaf kepada semua warga Jember, jika ada salah dan pelayanan yang kurang berkenan, ikhlaskan… doakan saya agar amanah mengemban tugas sebagai Waka Polres Metro Bekasi Kota”, tutup Alfian, Pria kelahiran Madura ini.

*Red. [email protected]

Polemik Pembangunan Sekolah Tinggi Dirasat Imam Syafii

BintangEmpat.Com – Menyikapi polemik pembangunan Sekolah Tinggi Dirasat Imam Syafii (STDI) yang terletak di Jalan Thamrin  Gang Kepodang No. 5 Gladak Pakem, Kranjingan Sumbersari, Jember, Jawa Timur, yang dipersoalkan warga,  Hari ini telah dilaksanakan pemasangan spanduk penghentian sementara pembangunannya oleh Dinas Satpol PP Pemkab Jember bersama  Instansi terkait. Selasa (11/02/2020).

Polemik Yayasan Imam Syafii Polisi Tinjau Lokasi

Kegiatan pemasangan spanduk pemberitahuan Pemkab Jember ini dihadiri oleh Kapolres Jember, Muspika Sumbersari,  Kabid Bakesbangpol, Ketua FKUB, Perwakilan Kemenag Jember , Kepala Dinas PTSP, Kadispendik dan Kasat Pol PP Pemkab Jember.

Dalam spanduk tersebut bertuliskan  “Bangunan ini Belum Dilengkapi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Pembangunan agar dihentikan hingga terpenuhnya IMB” dasar Perda Kab. Jember nomor 12 tahun 2006.

Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Alfian Nurrizal meminta persoalan ini  segera dapat diselesaikan dengan memedomani regulasi yang ada.

Kapolres Jember
Kapolres Jember menyampaikan alasan pasang spanduk di pembangunan Sekolah Tinggi Dirasat Imam Syafii (STDI)

“ Polres Jember sebagai representasi  Negara hadir melakukan kanalisasi adanya keresahan warga yang telah berkirim surat kepada Pemkab, hal ini dimaksudkan agar potensi konflik dapat diredam dan tidak melakukan kegiatan yang melawan hukum demi menjaga kondusifitas di Jember”,tuturnya.

Pihaknya berharap agar Yayasan Imam Syafii segera melakukan persyaratan permohonan IMB sehingga proses pembangunan dapat dilanjutkan kembali dan masyarakat dapat mengetahui kelengkapan adimistrasi yang dimiliki.

Duuh… Dandim 0824 Jember Datangi Polres Jember

Sementara itu Rektor STDI Ustad Arifin Badri menyatakan harapannya  kepada pihak Sat Pol PP kapabila akan melakukan pemasangan spanduk tentang larangan melanjutkan kegiatan pembangunan agar menyiapkan prosedur sesuai aturan hukum yang berlaku.

“ Kami meminta jaminan kepada Instansi terkait agar nantinya proses ijin yang diajukan oleh pihak Yayasan agar diproses sebagaimana mestinya”, tandasnya.

Menanggapi hal tersebut Kabid Bakesbangpol Linmas, David mengatakan jika  pengembangan bangunan SMP Islam Imam Syafi’i bukan IMB belum keluar atau diproses melainkan memang belum ada pengajuan dari pihak Yayasan Imam Syafi’i.

“ Sebelum ada ijin operasional seharusnya tidak ada kegiatan belajar mengajar”,tegasnya.

Pelaku Pembunuhan Mertua Sekda Lamongan Tertangkap

Sedangkan terkait pemasangan spanduk ini menurut Kasat Sat Pol PP Ir. Soeprapto dilakukan  sesuai aturan dimana tidak melakukan penyegelan namun memasang surat pemberitahuan bahwasannya bangunan tersebut tidak dilengkapi dengan perijinan yang sah.

( Red. Hadi @ Humas Polres Jember )

Duuh… Dandim 0824 Jember Datangi Polres Jember

BintangEmpat.Com – Pejabat Utama Kodim 0824 Jember Beserta Staf di pimpin Komandan Kodim Letkol Inf. Laode. M. Nurdin mendadak mendatangi Mapolres Jember . Di Momen Hari Ulang Tahun Ke 42, Mereka memberikan kejutan special buat Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal,S.H,S.I.K,M.Hum, Senin Pagi (10/02/2010).

Acara yang diawali dengan pengusungan Kapolres Jember yang di sambut kedatangannya di Pintu Gerbang Mapolres. Kemeriahan penyambutan ini disusul dengan ratusan warga jember yang juga turut hadir mengiring langkahnya, sembari bertepuk tangan menyanyikan Lagu Selamat Ulang Tahun.

Polres Jember Digeruduk Ratusan Warga

Dengan membawa Kue Tart Hari Ulang Tahun, Didampingi Ulama Jember Habib Haidar, Letkol. Inf. Laode M. Nurdin menemui Kapolres di Ruang Lobi Mapolres. Kapolres pun menerima hadiah kejutan ini dengan wajah bebinar bahagia.

Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Laode M. Nurdin menyampaikan bahwa dirinya bersama jajarannya memang sengaja datang untuk memberikan surprise di Hari Ulang Tahun Kapolres yang ke 42 Tahun.

Komandan Kodim Letkol Inf. Laode. M. Nurdin
Foto: dari kiri Komandan Kodim Letkol Inf. Laode. M. Nurdin, memberikan suapan selamat ultah ke Kapolres Jember Alfian Nurrizal

Momen indah kebersamaan dan kekompakan Jajaran TNI Polri di Jember ditandai dengan meniup kue ultah tersebut dan menyuapi Kue tart spesial teruntuk AKBP. Alfian Nurrizal.

“ Kami Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 42, Semoga Panjang Umur, Sehat Selalu, di murahkan Rezekinya dan Lancar karirnya. Bertambahnya usia maka bertambah pula kedewasaan dan kesuksesan”, Ujarnya.

Sebut FPI Bangsat Ade Armando Bakal Dipolisikan

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal,S.H,S.I.K,M.Hum menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dandim 0824 beserta rombongannya atas kejutan istimewa ini. “ Semoga sinergitas TNI Polri semakin solid untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Jember agar tetap kondusif”, Pungkasnya.

( Red. Hadi Poernomo ).

Polres Jember Digeruduk Ratusan Warga

BintangEmpat.Com – Beragam cara terbaik untuk membuat Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal merasa special di hari Ulang Tahun Ke 42 di lakukan oleh ratusan orang warga Jember yang mendadak ramai “ menyerbu “ Mapolres Jember, Senin Pagi (10/02/2020).

Tak tanggung-tanggung ratusan orang warga jember yang tergabung dalam komunitas Jegeh Apike Jember secara sukarela bergotong royong menyiapkan 42 Jenis Kue Ultah dan Nasi Tumpeng serta sejumlah kado special yang diperuntukkan khusus untuk AKBP. Alfian Nurrizal.

Pria 30 Tahun Disunat

Warga yang tergabung dalam komunitas masyarakat Jegeh Apike Jember datang dari berbagai kalangan mulai dari buruh tani, pekebun, pedagang, pengusaha, pegawai, tukang parkir, tukang cukur, tukang becak hingga dari kelompok netizen Jember.

Mereka pun membaur bersama Ratusan Personil Polri dan PNS Polres Jember demi menyambut kedatangan orang nomor satu Kepolisian di Jember, di Pintu Gerbang Mapolres.

Kapolres Jember Ulang Tahun Ke 42
Kapolres Jember Ulang Tahun Ke 42

Menanti sejak pagi, di momen special Hari Ulang Tahunnya, beragam kejutan yang telah disiapkan ini menjadi gambaran kekuatan energi selebrasi yang cukup sinergis antara Polisi dan Masyarakat di Kabupaten Jember.

“ Kami menyiapkan ini sebagai wujud bukti tanda cinta yang murni dari warga Jember pada sosok Bapak Alfian Nurrizal yang telah memberikan warna kepedulian yang humanis terhadap kalangan masyarakat bawah selama ini,” Ungkap Kordinator Komunitas Jegeh Apike Jember, Baginda Bagus .

“ Kejutan ini bisa jadi isyarat yang terindah. Dengan bertambah usia bertambah pula kesuksesan. Selamat Ulang Tahun Komandanku ”, Imbuhnya.

Polres Jember Digeruduk Ratusan Warga

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal mengaku terkejut dan tak menyangka di Hari Ulang Tahunnya warga Jember ramai-ramai antusias menyambutnya.

“Saya akan simpan momen hari ini sebagai kenangan terindah,” tutupnya. ( Red. Hadi Poernomo )

5 tahun Lawan Sakit Mbah Rukan Tutup Usia

BintangEmpat.Com – Purna sudah perjuangan Mbah Rukan (60) melawan penyakit  yang dideritanya selama 5 tahun. Senin (20/01) Rukan kembali mendapat perawatan medis di rumah sakit, setelah mendapat bantuan sosial dari Kapolres Jember.

Namun, suratan takdir berkata lain. Akhirnya, Rukan menghembuskan nafas terakhir kemarin malam. Jumat (07/02).

Mbah Rukan bukanlah siapa. Ia sedang menderita sakit lumpuh  bertahun-tahun yang membuat beban hidup keluarganya serasa menjepit.

Keluarga Pak Rukan pun juga bukan orang terpandang yang bergelimang harta. Mereka hanyalah rakyat kecil biasa yang hidup  jauh dari kata sejahtera.

Mendengar Kabar Mbah Rukan tutup usia, ditengah kesibukannya, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum masih menyempatkan waktu untuk melakukan takziah ke rumah duka, di Dusun Wunguan, RT. 01 RW. 02, Desa Kencong, Kec. Kencong, Jember. Sabtu (08/02/2020).

” Saya turut berbela sungkawa atas kepergian Almarhum Pak Rukan. Semoga diampuni segala dosanya dan di terima amal baiknya. Dan untuk  Keluarga yang ditinggalkan agar  diberikan ketabahan”, tutur Kapolres saat memberikan santunan tali asih kepada Istri Almarhum.

Kisah kepedulian sosial sosok Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal menyisakan jejak inspirasi tentang memaknai arti memanusiakan manusia.

Karena Peduli itu perihal mengabdikan diri pada kemanusiaan tanpa memandang siapa dan apa yang disandangnya.

Arsitek RS Khusus Corona di Wuhan, Lahir dan Sekolah di Jember

Bahkan saat upaya bantuan jalan  pengobatan sudah dilakukan, namun ketika panggilan Tuhan untuk kembali pulang, tak ada manusia yang mampu menolaknya.

Disaat akhir perpisahan dan kematiannya pun yang tersisa hanyalah  kembali lagi pada panggilan  kepedulian Kita untuk bisa berbagi rasa duka kepada keluarga yang ditinggalkanya.

Karena, Harga kepedulian yang purna itu nilainya akan tersimpan secara abadi dan menjadi penolong di Hari Pembalasan. (Hadi/humas)

Janda Dengan Dua Anak Lumpuh Dan Buta Kisahnya Menyayat Hati

Kedatangan Kapolres Jember membawa air mata bahagia bagi Rosiya
Rosiya menangis dipangkuan Kapolres Jember

BintangEmpat.Com – Dibalik Kehidupan Keluarga Rosiya (60), Warga Desa Karang Paiton, Kecamatan Ledokombo, Jember, Jawa Timur, terselip kisah miris yang mengiris hati.

Rosiya adalah janda yang hidup memprihatinkan. Berpuluh tahun lamanya Ia berjuang teguh dan setia merawat kedua anaknya yang lumpuh dan buta.

Pilu, mengoyak – ngoyak hati begitu yang dirasakan ketika melihat keadaan Kakak beradik penyandang disabilitas.

Sejak dilahirkan, Muhammad Sidi (30) dan Yani (27) mengalami lumpuh dan buta. Hari harinya, hanya dihabiskan dengan tergolek lemah di bilik berukuran 1.5 X 2 Meter. Tidurnya pun di beralas plastik tanpa jendela, terkadang tanpa alas.

Rumah tempat tinggal mereka, berukuran 2 X 3 M berdinding anyaman bambu yang sudah lapuk dan menyisakan banyak lubang.

Tanpa risih Kapolres Jember menghibur putra Rosiya
Tanpa risih Kapolres Jember menghibur putra Rosiya

Hanya terdapat alas tidur dan perabotan rumah ala kadarnya. Tidak jelas, mana tempat menyimpan pakaian, mana tempat alat masak dan piring kotor. Semuanya jadi satu, tampak kumuh, terasa sesak, bau dan pengap.

Ibunya mengaku pertumbuhan fisik Muhammad dan Yani tidak seperti orang pada umumnya.

Keduanya terlihat seperti anak-anak meski sudah berada di usia puluhan tahun. Kedua anaknya ini juga mengalami keterbelakangan mental hingga sulit berbicara.

Rosiya menambahkan, lantaran mengalami kelumpuhan sejak lahir, kedua anaknya hingga kini hanya bisa berbaring tak bisa berjalan. Kalaupun keduanya duduk, itu pun dibantu oleh sang ibu yang mendudukkan kedua anaknya.

Bekerja serabutan sebagai buruh tani, pendapatannya tak cukup untuk biaya melanjutkan pengobatan kedua anaknya.

“Saya pasrah saja yang penting Kami bisa makan , saya harus bersabar dan harus merawat anak-anak saya sampai mati. Sudah dicoba pengobatan medis hingga alternatif tapi belum sembuh. Mau berobat lagi sudah tidak mampu lagi, tidak ada uang,” terangnya.

Kapolres jember
Tanpa risih Kapolres Jember menghibur putri Rosiya

Sabtu Sore (08/02/2020), Mendengar Kisah pilu Keluarga Rosiya begitu menyentuh hati Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum.

Saat bertemu dengan Keluarga Rosiya, sorot mata pria lulusan Akpol Tahun 2000 terlihat berkaca – kaca menahan rasa haru yang begitu mengoyak sanubarinya.

Salah Paham Oknum TNI Dengan Polisi Sempat Cabut Pistol

Tak ingin tenggelam dalam keprihatinan yang mendalam, Kapolres Jember tampak mencoba menyapa dengan sentuhan yang lemah lembut, sesekali mengajak bersenda gurau, Muhammad dan Yani.

“Saya tak tega melihat keadaan mereka. Semoga bantuan renovasi rumah dan santunan dari Kami dapat bermanfaat”, ujar Kapolres.

Arsitek RS Khusus Corona di Wuhan, Lahir dan Sekolah di Jember

Menurutnya, Kehidupan Keluarga Rosiya mengajarkan kepada Kita untuk menjadi lebih peduli dan setia pada sesama.

“Kita berdoa untuk mereka Semoga Allah memberikan kemudahan dan kelapangan bagi Keluarga Bu. Rosiya.Tentunya bentuk kepedulian dan kesetiaan merupakan penanda hidup yang syarat penuh makna dan semangat dalam membangun totalitas pada kemanusiaan tanpa akhir”, tutupnya.

(Red. Hadi Poernomo @Humas Polres Jember).

Tiru Pembangunan Zona Integritas Polres Lumajang Terima Kunjungan Tim ZI Polres Jember

BintangEmpat.Com – Kepolisian Resort Lumajang menerima kunjungan Tim Zona Integritas (ZI) Polres Jember. Kunjungan ini sebagai wujud komitmen bersama membangun zona integritas di unit kerja masing – masing.

Polres Jember Raih WBBM 2019

Sharing pengetahuan antara Tim Zona Integritas Polres Jember dengan Polres Lumajang terkait persiapan pembangunan Zona Integritas ( ZI ) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) terfasilitasi melalui kegiatan studi tiru yang digelar di Ruang Eksekutif Lantai 2 Mapolres Lumajang. Jumat (07/02/2020).

Sentuhan Alfian Kepada Evi Pengidap Tumor Ganas

Kabagren Polres Jember Kompol. Nur Hadi Suseno mendapat mandat sebagai Ketua Tim ZI untuk mentransfer pengetahuan tentang poin kunci keberhasilan Polres Jember meraih dan mempertahankan predikat WBK Dan WBBM.

“Pembangunan Zona Integritas bukan sekedar pengumpulan dokumen. Menyiapkan ZI membutuhkan peran penting pimpinan sebagai role model dalam komitmen bersama untuk bekerja keras dan berintegritas”, tutur Kabagren Polres Jember.

Polres Jember Bongkar Kasus Kejahatan Jalanan Dan Prostitusi

Dalam sambutannya, Wakapolres Lumajang Kompol. Hendry Soelistiawan, S.E mengatakan dalam persiapan pembangunan Zona Integritas, baik penanggung jawab maupun operator Program ZI Polres Lumajang harus berubah dalam pola pikir dengan didasari komitmen yang tinggi.

” Para operator Zona Integritas Polres Lumajang agar berkoordinasi dan berkomuikasi dengan operator masing – masing Tim Pokja Program ZI Polres Jember”, Ungkapnya.

Kapolres Jember Jadi Figur Teladan Yang Di Cintai Rakyat Kecil

Sementara itu, Tim Zona Integritas Polres Jember terdiri dari Staf dan Operator penanggung jawab 6 komponen pengungkit yaitu Manajemen Perubahan,Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Polisi Panggil PD Muhammadiyah Jember Soal Surat Tantangan Debat Ke Jamaah NU

Kegiatan Studi Tiru ini menjadi bagian komparasi implementasi dan inovasi terkait peningkatan pelayanan publik yang menjadi pokok bahasan utama.Tak cukup hanya diskusi, tapi juga pendalaman terhadap langkah kongkrit dan kiat – kiat yang telah dilakukan Tim ZI Polres Jember.

“Selain itu, harus ada strategi pembangunan ZI yang jitu dari masing-masing pokja. Untuk menjadi WBK harus ada program – program unggulan maupun inovasi”, Kata Paurhumas Polres Jember sebagai Tim Pokja Penataan Tata Laksana.

Pelukan Alfian Kepada Bocah ‘Gizi Buruk’ Menyayat Hati

Disisi lain, Tim ZI Polres Jember juga berbagi cerita seputar proses membangun Zona Integritas dan memaparkan mengenai survei IKM yang harus dilakukan Anev triwulan guna perbaikan kualitas pelayanan publik.

” Survei ini nantinya yang menjadi rujukan bagi Satuan Kerja untuk mendapatkan Predikat WBK – WBBM,” Pungkasnya”.

(Red. Humas Polres Jember).

Polemik Yayasan Imam Syafii Polisi Tinjau Lokasi

 

Ketua Yayasan Imam Syafii Ustad Umar Jawas dan Rektor STDI Dr. Arifin Badri
Kapolres Jember Disambut hangat oleh Ketua Yayasan Imam Syafii Ustad Umar Jawas dan Rektor STDI Dr. Arifin Badri

BintangEmpat.Com – Tindak lanjuti surat yang dilayangkan Pengurus NU Ranting Gladak Pakem, terkait pembangunan sekolah yang tidak ada surat Ijinnya.

Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal, bersama instansi terkait melakukan peninjauan Bangunan SMPI Imam Syafii, di Jalan MH Tamrin Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur, pada Rabu Siang (05/02/2019).

Didampingi Wakapolres, Kapolsek Sumbersari, Kasat Intelkam, Kasat Pol PP Pemkab Jember, Bakesbangpol Linmas dan Kepala PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Kunjungan Kapolres Jember disambut hangat oleh Ketua Yayasan Imam Syafii Ustad Umar Jawas dan Rektor STDI Dr. Arifin Badri.

Empat Perwira Polisi Berpangkat AKBP Dicopot Dari Jabatan Karena Diperiksa Propam

” Kami datang meninjau kesini sebagai langkah untuk meredam adanya reaksi warga. Kami akan mencari solusi jalan tengah dengan membentuk Satgas guna membahas perijinan pembangunan yang masih belum keluar”, Kata Kapolres.

Ketua Yayasan Imam Syafii Ustad Umar Jawas dan Rektor STDI Dr. Arifin Badri
Mediasi Polres Jember dengan Yayasan Imam Syafii

Menurutnya, pihaknya akan bertindak profesional dalam menangani persoalan Yayasan Imam Syafii.

” Untuk itu Kami meminta kepada Yayasan Imam Syafii agar menghentikan sementara kegiatan pembangunan selama sepekan hingga menunggu proses analisis yang ada pada Instansi terkait dan menunggu keluarnya Ijin IMB,” pinta Alfian.

Kasus Penghinaan Wali Kota Surabaya Disorot Publik

Sementara itu dari pihak Yayasan Imam Syafii melalui Rektor STDI Dr. Arifin Badri, mempertanyakan alasan PTSP yang masih belum mengeluarkan Ijin operasional padahal telah sesuai persyaratan yang diajukan dan proses perijinan ini sudah berlangsung 3 Tahun.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada Dinas PTSP namun belum mendapatkan respon balasan”, Ungkapnya.

Di lain Pihak, Menurut Dinas PSTP sesuai ketentuan pada Pasal 9 Perda Kab. Jember Nomor 12 Tahun 2006 terkait surat permohonan ijin bangunan dalam pasal 6 disampaikan kepada Bupati paling lama 2 (dua) bulan sebelum pekerjaan dimulai.

Prabowo Jenguk Observasi WNI Di Natuna, Ada Kejadian Menghebohkan …

“Untuk IMB Bangunan SMP Imam Syafi’i memang masih dalam proses, seharusnya sebelum IMB turun tidak diperkenankan mendirikan bangunan terlebih dahulu”, tandasnya.

Menanggapi permintaan Kapolres Jember, Katua Yayasan Imam Syafii Ustad Umar Jawas menyatakan pihaknya bersedia menghentikan sementara proses pembangunan sebagaimana petunjuk Kapolres.

(Red. Hadi @Humas Polres Jember).