Arsip Tag: kapolres

Kapolri ‘Polisi Perut Buncit Hingga Ancam Copot Kapolres Dan Kapolda’

Redaksi BintangEmpat.Com,  Jakarta – Komisi III DPR menggelar rapat pertama dengan Kapolri Idham Azis dan seluruh Kapolda di Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Rapat tersebut diawali dengan perkenalan antara Komisi III dan Kapolri. Rapat kerja itu dipimpin oleh Ketua Komisi III Herman Hery dan didampingi oleh Wakil Ketua Komisi III lainnya yaitu Desmond J Mahesa, Mulfachri Harahap dan Ahmad Syahroni.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis didampingi oleh Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmonto, Kabarhakam Irjen Firli Bahuri, Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal dan seluruh Kapolda di Indonesia.

BacaKapolres Minta Proyek, Kapolri: Laporkan Saya

Kemudian, Idham memaparkan hasil kinerja Kapolri lima tahun terakhir. Berikut ini fakta-fakta dalam rapat perdana Idham Azis :

1. Larangan perut buncit
Ada yang menarik dalam rapat kerja pertama Idham Azis di DPR.
Saat anggota dewan diizinkan menyampaikan masukan kepada jajaran kepolisian, anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan meminta Kapolri tak hanya menggeluarkan surat edaran terkait larangan hidup mewah.

Trimedya meminta Kapolri mengimbau semua anggota kepolisian untuk tidak berperut buncit.
“Lihat kapolda, kapolres yang perutnya buncit itu suruh kurusin, jangan cuma soal kemewahan,” ujar Trimedya.

Selain itu, mantan Ketua DPP PDIP ini menyarankan agar seragam polisi dimasukkan agar terlihat rapi.

BacaPolisi Harus Hentikan Laporan Dewi Tanjung Soal Novel Bawedan

2. Alasan mutasi Kapolres Kampar
Idham kemudian mengungkap alasannya memutasi Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan.
Diketahui sebelumnya, Idham memutasi Asep karena mengobrol ketika Kapolri itu memberikan kata sambutan dalam acara apel.

Idham menjelaskan, Asep memiliki masalah yaitu, terlambat datang ke acara apel kepala satuan wilayah (kasatwil) dan masalah etika.
“Di situ juga terselip masalah etika, sebagai kapolres, sebagai kasatwil dia adalah teladan dan harus ditindak. Bagi saya, satu keteladanan lebih baik daripada 1.000 nasihat,” kata Idham dalam rapat kerja di ruangan Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

BacaPerwira Polisi Jadi Tukang Ojek Terancam Dipecat

3. Tangkap 74 terduga teroris
Terkait terorisme, Idham mengatakan, pascabom bunuh diri di Mapolres Medan, pihaknya berhasil mengamankan 74 orang terduga jaringan teroris di 10 wilayah.
“Yaitu Sumatera Utara 30 orang, Jabar 11 orang, Jateng 11 orang, Pekanbaru 5 orang, Banten 5 orang, Kaltim 4 orang, DKI Jakarta 3 orang, Aceh 2 orang, Jatim 2 orang, Sulsel 1 orang,” kata Idham dalam rapat kerja bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Menurut Idham, para pelaku terduga teroris itu merupakan kelompok dari bagian Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafisliasi pada
Idham berharap, kejadian itu dapat memberi pelajaran kepada Kapolres lainnya agar memberikan contoh yang baik pada anggota polisi lainnya.

Baca: Diduga Oknum Polisi Hobi Selingkuhi Istri Orang Digerebek

4. Ancam Copot Kapolda-Kapolres

Dihadapan seluruh anggota Komisi III, Idham Azis menyampaikan komitmennya bahwa, ia tak akan mencopot Kapolda dan Kapolres jika meminta jatah proyek ke pemerintah daerah setempat.

Hal ini disampaikan, menyusul imbauan dari anggota Komisi III dari Fraksi PDI-P Trimedya Panjaitan agar kapolda dan kapolres tak menyusahkan kepala daerah dengan meminta jatah proyek.

Idham mengatakan, ia tak akan ragu mencopot 10 sampai 15 Kapolda dan Kapolres, jika ketahuan meminta jatah proyek ke pemerintah daerah.

“Ini memang bukan rahasia umum, saya pernah dinas di luar wilayah ya harus kita tindak, obatnya cuma satu, kita tindak. Saya kira kita mencopot 10 atau 15 kapolres itu tidak goyang organisasi,” kata Idham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

BacaViral Perkelahian Antara Oknum TNI Vs Oknum Polisi 

Lebih lanjut, Idham mengaku, sudah memperingatkan agar Kapolda dan Kapolres untuk tidak menganggu pekerjaan pemerintah daerah.

 

 

 

*(sumber redaksi).

 

 

Kapolres Minta Proyek, Kapolri: Laporkan Saya

Foto: Kapolri jenderal Idham Azis (kiri) berjabat-tangan dengan Mendagri Tito Karnavian.

Redaksi BintangEmpat.Com, Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis menyebut banyak kepala kepolisian resor (kapolres) yang meminta-minta proyek kepada pemerintah daerah (pemda).

Lihat Video Jokowi Berang

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Idham mengatakan para kapolres itu menghambat proses pembangunan di daerah. Padahal kata Idham kepolisian seharusnya ikut andil mengamankan pembangunan.

Baca Proyek Plengsengan Di Sampang Terkesan Asal Jadi

“Saya minta para kapolres tidak (jadi) bagian dari permasalahan yang ada di daerah. Karena juga bukan rahasia umum kapolres itu kalau dia minta proyek, nah ini bagian masalah, bagian konspirasi,” kata Idham di Rakornas Indonesia Maju di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (13/11).

Idham memerintahkan bawahannya untuk berkomitmen mengamankan visi Jokowi. Ia mengatakan kapolres harus menjadi rekan pemerintah daerah dalam proses pembangunan.

Baca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

Dia menegaskan akan mencopot jajaran kepolisian yang menghalang-halangi upaya pemda melakukan pembangunan. Idham bahkan membuka diri jika ada kepala daerah yang melaporkan kapolres korup.

“Kalau dia (kapolres) begitu, silakan gubernur, wali kota, silakan hubungi saya, nanti saya carikan pemain cadangan. Yang paling penting menyongsong periode kedua Pak Presiden, mengamankan pembangunan sesuai track-nya,” pesan Idham.

Sorot Proyek Pembangunan Jalan ‘Asal Jadi’

Idham pun mengatakan pihaknya tak bisa sendirian menyukseskan pembangunan. Ia mengajak pemda dan TNI untuk sama-sama menjaga agenda pembangunan dari oknum aparat.

“Terutama masalah pencegahan, kita upaya semaksimal mungkin kerja sama agar proses pencegahan tidak terjadi pemborosan terhadap anggaran dan bisa kita lakukan,” ujarnya.

 

 

 

 

*(RED/CNNI)

Kapolri Peringatkan Kapolres

BintangEmpat.com, Jakarta – (22/1/2019). Ketegasan dan kecerdasan Kapolri Jen Tito Karnavian memang tak diragukan lagi, sikap tegas-nya ditunjukan dalam penegakkan Hukum.

Catatan Akhir Tahun Polres Jember

Peringatan keras bagi para Kapolres di Indonesia diutarakan oleh Kapolri Tito Karnavian. Dalam statemen-nya di Media, Tito Karnavian meminta seluruh Kapolres agar bekerja maksimal dalam mengungkap sebuah kasus, jika tidak maka pergantian posisi akan dilakukan.

“Yang penting bagi saya adalah hasil, kalau misalnya dalam satu bulan ada kejadian tapi tak pernah terungkap, ya gantilah, ganti Kapolres, Direktur Serse, Kasat Serse, karena berarti mereka tidak bisa bekerja”.

“Jabatanya akan kita berikan kepada yang mau, dan yang bisa bekerja” tutur Tito. (Hadi / Siwa)

22 Anggota Polres Bojonegoro Jalani Wisuda Purna Bakti

Sebanyak 22 Anggota Polres Bojonegoro Menjalani Wisuda Purna Bakti

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly (kiri)
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly (kanan)

Bojonegoro – Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, dan setiap ada awal pasti akan ada akhir. Pertemuan terasa begitu mengesankan, dan perpisahan akan membuat menyedihkan.

 

Rabu (02/01/2019), sebanyak 22 anggota Polres Bojonegoro menjalani Wisuda Purna Bakti Polri di Aula AP I Rawi Polres Bojonegoro yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly (kiri)Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly (kiri)
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly (kiri)

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi tingginya kepada personel yang telah menyelesaikan tugas dengan baik dan berhasil melewati perjalanan pengabdian yang panjang dengan penuh kesetian kepada masyarakat bangsa dan negara.

 

“Tetap semangat, dan tetap bersinergi dengan kami, kami berharap dapat menjadi contoh di lingkungan masyarakat dalam hal menjaga keamanan,” tutur Kapolres.

Pedang pora
Pedang pora

Sementara itu, tradisi pedang pora juga sudah siap di sepanjang jalan menuju pintu gerbang sebagai ucapan selamat untuk para Wisudawan yang telah purna tugas. Mereka diiring oleh Kapolres Bojonegoro beserta Ketua Bhayangkari cabang Bojonegoro dan anggota Polres Bojonegoro hingga di luar gerbang. (HD).

 

 

Sumber Dum oleh Brigadir Polisi Muhammad imam Wahyudi.