Arsip Tag: Menhan

Soal Natuna Prabowo Ahli Perang

Jakarta – China menolak protes Indonesia atas manuver kapal coast guard mereka, saat mengawal puluhan kapal yang diduga mencuri ikan di sekitar 3.8 Nautical Miles dari garis Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dan Malaysia.

Evi Pengidap Tumor Ganas Dirujuk Ke RS Dr Soetomo, Badan Tinggal Tulang Terbalut Kulit

Melihat memanasnya situasi di perairan Natuna tersebut, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto langsung menyambangi kantor Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Jumat (3/1) sore.

Lihat Videonya, Kapal Indonesia Usir Kapal China, Nyaris Perang.

Menhan Prabowo menjelaskan, masalah tersebut juga diharapkan tidak mengganggu hubungan ekonomi di antara kedua negara.
“Kita cool saja, kita santai kok,” imbuhnya.

OKTOBER PRABOWO DILANTIK

Kendati Menhan Prabowo memberikan keterangan yang datar di depan media, akan tetapi dengan pengalaman strateginya di militer, ia dipercaya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan rinci untuk operasi khusus di Laut Natuna.

Hal tersebut terlihat dari adanya pengendalian operasi siaga tempur, terkait adanya pelanggaraan di wilayah perairan laut Natuna Utara yang telah disiapkan.

Dua Tahun Idap Tumor Ganas Kapolres Jember Ulurkan Tangan

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono ikut bersuara terkait manuver kapal coast guard Tiongkok di perairan Natuna. Arief Poyuono merupakan politikus yang sangat vokal ketika melihat sesuatu yang kurang beres di pemerintahan.

Arief pun juga menanggapi reaksi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar Indonesia bersikap cool. Awalnya Arief menyinggung adanya desakan publik yang meminta pemerintah bersikap keras, ke pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China. Hingga mengultimatum untuk siap melawan alias perang dengan negara yang dipimpin Xi Jinping.

Investasi Bodong MeMiles Dibongkar Polda Jatim

“Hehehe.. Coba berkaca pada bangsa kita. Saat ini, wong pasca-Pilpres saja di negara kita rakyatnya masih saling fitnah. Saling benci dan saling mengejek, saling curiga kok mau perang lawan RRT. Mana mungkin bisa menang. Yang ada pada berantem sendiri nanti kalau perang,” ungkap Arief Poyuono.

Arief pun kemudian menilai reaksi Menhan Prabowo, dalam menyikapi masuknya kapal coast guard China di Natuna, jauh lebih tepat dibanding reaksioner.

Investasi Bodong MeMiles Dibongkar Polda Jatim

“Jadi yang dibilang Prabowo, kita harus bersikap cool terhadap masalah kapal-kapal RRT yang masuk ke perairan Natuna, itu jawaban dan solusi yang paling tepat,” tukasnya.

Apalagi menurut Arief Poyuono, bahwa China merupakan negara sahabat dan memiliki banyak investasi di Indonesia.
“Jadi cara cool lebih baik menyelesaikan masalah ini. Misalnya dengan jalur perundingan, diplomasi dengan RRT,” jelas pria kelahiran Jakarta ini.

Harga BBM Tahun 2020 Pertamina

Prabowo Ahli Perang

Arief Poyuono pun memberikan jalan, kalau diplomasi mentok maka cara satu-satunya mengajukan gugatan ke arbitrase internasional di Den Haag, Belanda.

“Ini seperti Filipina menggugat Dash Nine Line yang diberlakukan RRT terhadap Laut China Selatan,” tandas Arief.(*)

Perairan Natuna Diklaim China Ini Sikap Menhan

Menhan Prabowo Subianto.

Jakarta – Perairan Natuna diklaim China sebagai teritorialnya. Kapal pencari ikan dan Coast Guard dari China bahkan masuk ke perairan Indonesia itu. Ini sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar-Lembaga Menteri Pertahanan RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan sikap Prabowo terhadap perkembangan isu di Perairan Natuna-Laut China Selatan.

Evi Pengidap Tumor Tulang Ganas Akankah Diamputasi

“Sejalan dengan nota protes yang sudah dikirimkan oleh Menlu, dan Pak Prabowo seperti sudah menyampaikan pada pertemuan ADMM di Bangkok, menyatakan bahwa pembicaraan code of conduct (CoC) terkait sengketa Laut China Selatan harus dilakukan dan dituntaskan,” kata Dahnil kepada wartawan, Kamis (2/1/2020).

Pertemuan ADMM di Bangkok yang dimaksudkan Dahnil adalah Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN pada 18 November 2019. Nota protes yang disebut Dahnil adalah yang dilayangkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI ke Beijing, diumumkan pada 30 Desember 2019.

Polres Jember Selamat Tahun Baru 2020

 

Prabowo berpendapat, masalah Natuna-Laut China Selatan harus diselesaikan lewat pembicaraan dua belah pihak.

“Agar tidak mengganggu hubungan perdagangan dan diplomatik antarnegara, termasuk dengan negara ASEAN lain. Dan tentu posisi Indonesia seperti yang telah disampaikan Menlu mempertahankan kedaulatan di Zona Ekonomi Eksklusif tersebut sebagai wilayah laut Indonesia,” kata Dahnil.

Kapal pencari ikan China dilaporkan telah masuk ke Perairan Natuna dan melakukan kegiatan pencurian ikan. Kapal Coast Guard China juga masuk ke Perairan Natuna. Itulah yang membuat Kemlu RI protes ke China.

Apakah akan ada pengerahan pasukan tambahan ke Natuna?

“Beliau (Prabowo) akan berkoordinasi dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan TNI AL terkait hal tersebut,” kata Dahnil.

Sebelumnya, juru bicara Kemlu RRC, Geng Shuang, telah menyampaikan tanggapan atas dipanggilnya Dubes RRC oleh Kemlu RI, juga atas nota keberatan RI ke China soal sengketa di Natuna.

Perairan Natuna diklaim China

Menurut Geng, perairan di sekitar Kepulauan Nansha (Spratly Islands) masih menjadi milik China. Dubesnya di Jakarta juga menegaskan itu ke Kemlu RI.

[sg_popup id=”14448″ event=”inherit”][/sg_popup]

Kemlu RI telah merilis siaran pers pada Rabu (1/1/2020) kemarin, isinya adalah bantahan atas klaim China. Indonesia kembali menegaskan penolakannya terhadap klaim historis China di Perairan Natuna. Menurutnya, klaim China adalah klaim sepihak (unilateral). * (detik)

Posisi Strategis Menhan Prabowo Subianto

Awas! Ada Bungker Jenderal Di Kemenhan, Prabowo “Kadali” Jokowi

Ditulis oleh: Asaaro Lahagu

Posisi Prabowo sebagai Menteri Pertahanan sangat strategis. Sebagai Menhan, Prabowo bisa menggantikan Jokowi sebagai Presiden dalam kondisi tertentu. Menhan adalah satu dari tiga menteri yang disebut dalam konstitusi Indonesia.

Dalam pasal 8 ayat 3 UUD 1945 dijelaskan bahwa jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan, maka pelaksanaan tugas Kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama.

Catatan Akhir Tahun Polres Jember

Di antara tiga menteri sekarang ini Menteri Retno, Menteri Tito, Prabowolah yang lebih berpotensi menggantikan langsung Jokowi. Alasannya pendukung Prabowo yang 45 persen di Pilpres itu langsung bulat mendukung Prabowo. Lalu siapa pendukung Menteri Retno dan Menteri Tito jika diplot menggantikan Jokowi? Secara riil belum ada.

Saat Jokowi mengambil Prabowo sebagai Menhan, publik terkejut. Mengapa Jokowi merekrut lawan politiknya masuk ke dalam kandangnya? Bukankah Prabowo berpotensi menjadi Brutus di belakang Jokowi? Alasan Jokowi demi rekonsiliasi politik, memang masuk akal dan dapat diterima. Namun dalam dunia politik, merekrut lawan menjadi teman, tetaplah berbahaya.

Klik ucapan selamat tahun baru 2020

Kekalahan Prabowo dua kali atas Jokowi pasti meninggalkan dendam membara terutama dari para pengikut Prabowo. Namanya manusia. Dendam karena kalah itu sulit dihapus. Prabowo yang selalu bermimpi menjadi Presiden (ingat Presiden Kertanegara), siang malam akan membuat hitung-hitungan ala insting jenderal di Kemenhan dengan digaji untuk membalas kekalahannya atas Jokowi.

Saat ini Probowo-Gerindra terus menjadikan Kemenhan menjadi bungkernya. Para mantan jenderal dan tukang hoax selama Pilpres, semakin banyak berkumpul di sana. Total ada 5 jenderal purnawirawan yang ditunjuk Prabowo sebagai asisten khusus. Mereka adalah Letjen TNI (Purn) Sjafire Sjamsoeddin, Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan, Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan, Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadasyah Kadirussalam Nusyirwan dan Masrda TNI (Purn) Bonar H Hutagol.

Pemerintah Bojonegoro Tutup Mata Soal Malapraktik RSUD Sosrodoro Disorot Publik

Selain kelima jenderal di atas, Prabowo juga telah menunjuk salah satu sahabatnya Jenderal Johanes Surya Prabowo dan Said Didu sebagai pembantunya di Komite Kebijakan Industri Pertahanan. Apakah Prabowo ke depan memasukkan Neno Warisman, Sudirman Said, Ahmad Dhani, Natanalius Pigai, Tengku Zulkarnaen membantunya lagi di Kemenhan? Hanya Prabowo yang tahu.

Hal yang perlu diawasi adalah sepak terjang Prabowo di Kemenhan. Ketika Prabowo sudah masuk di Kemenhan, maka ia paham update kekuatan internal pendukung Jokowi. Dengan alasan mengecek penggunaan anggaran 127 Triliun, Prabowo bisa mengecek semua kekuatan personil TNI berikut persenjataannya.

Prabowo juga dengan cerdas bisa membentuk komponen kekuatan cadangan yang sewaktu-waktu bisa digunakan. Komponen cadangan ini akan mengandalkan kekuatan rakyat. Lewat anggaran 127 triliun, Prabowo bisa memanfaatkan mengkonsolidasi kekuatannya dengan kedok pertahanan.

Wakil Ketua DPR RI Diduga Praktek Dagang Pengaruh

Sebagai Menteri Pertahanan, ungkapan Prabowo yang menyebut penganut ideologi komunis masih eksis di Indonesia November 2019 lalu, sangat aneh. Apakah Prabowo membentuk kekuatan cadangan dengan menjadikan PKI sebagai alasan? Kalau begitu Prabowo tidak jauh berbeda dengan Mayjen Kivlan Zein yang menyebarkan hoax bahwa ada 15 juta anggota PKI dan siap melakukan gerakan makar di Indonesia. Padahal keberadaan PKI sudah tamat sejak ditetapkan sebagai partai terlarang di Indonesia lewat TAP MPR 1966.

Posisi Prabowo memang pembantu alias menteri Jokowi. Jokowi mempunyai hak prerogative untuk memecat Prabowo jika dianggap Jokowi berbahaya. Namun bukan di situ bahayanya. Berkaca pada penusukan Wiranto, maka bukanlah hal yang mustahil jika suatu hari Jokowi mengalami hal yang sama.

Jika pengawalannya abai, lemah dan kendor, bukan tidak mungkin Jokowi akan mengalami nasib naas seperti Wiranto di periode keduanya. Pada saat itulah Prabowo siap masuk. Sementara itu sosok pendukung Jokowi yang lain sudah pasti kalah posisi dibanding dengan Prabowo.

Kantor Pendopo Jenggawah Ambruk Timbun Pemuda

Benar bahwa ada Wapres Amin Ma’aruf. Namun melihat situasi kesehatan Wapres yang kurang mendukung, maka Amin Ma’aruf tak bisa diandalkan untuk menggantikan Jokowi. Ia bisa saja diframing tak bisa atau tak mampu menggantikan Jokowi sebagai Presiden.

Lalu apa yang sesuatu yang terjadi kepada Jokowi? Tentu saja tak seorang pun yang tahu. Namun melihat banyak yang nyinyir dan tak ikhlas menerima Jokowi sebagai Presiden, maka ada banyak musuh-musuhnya yang setiap saat saat siap mencelakai Jokowi jika ada kesempatan. Skenario mencelakai atau menghentikan Jokowi sudah pasti terus diotak-atik oleh musuh-musuhnya.

Situasi inilah yang tentu akan dibaca juga oleh Prabowo. Itulah sebabnya jauh-jauh hari, ia sudah mengumpulkan para eks jenderal pendukungnya mulai bercokol di Kemenhan. Prabowo dan kader Gerindranya terlihat mulai menjadikan Kemenhan sebagai bungker mereka. Di sanalah dibuat prediksi dan skenario militer masa depan Jokowi.

Sebagai warga biasa, saya melihat bahwa Prabowo mulai mengkadali secara halus dan elegan Jokowi. Lewat Keputusan Menhan, Prabowo terus mengangkat para pembenci Jokowi dan para jenderal garang selama Pilpres dan bercokol di Kemenhan.

Disanalah mereka menyusun taktik sambil menikmati gaji dari anggaran Kemenhan 127 triliun itu secara sah dengan kedok membantu Prabowo.

Penyiksaan Muslim Uighur Oleh Cina

Posisi Strategis Menhan Prabowo Subianto

Apakah Jokowi berani memecat Prabowo? Tidak mudah. Selain akan membuat gaduh dan heboh seketika, tanpa alasan yang kuat Jokowi tidak akan berani mereshuffle Prabowo. Untuk sementara Jokowi dan para pendukungnya hanya bisa wait and see sambil mengawasi dengan penuh kewaspadaan aksi ‘bungker’ Prabowo di Kemenhan. Begitulah kura-kura.

Salam Seword, Asaaro Lahagu. *

 

Prabowo Angkat Senjata Presiden Kabur

Prabowo Subianto

BintangEmpat.Com , Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, memang berpikir keras untuk secepatnya membangun kekuatan pertahanan maksimal di penjuru tanah air.

Maka dari itu, Menhan Prabowo ingin memaksimalkan produksi dalam negeri, salah satunya adalah dengan melihat perkembangan PT Pindad.

Prabowo sempat mencoba kendaraan taktis (rantis) Komodo hingga memegang senjata yang diproduksi Pindad.

Baca: Polres Jember Raih WBBM 2019

Kegiatan Prabowo selama kunjungan tersebut diunggah di akun Instagram resmi Kementerian Pertahanan RI, @kemhanri, Rabu (6/11/2019).

Prabowo tampak menutup sebelah matanya sambil mengangkat senjata seperti sedang membidik target.  Dalam video yang diunggah akun tersebut, Prabowo juga terlihat sedang memegang senjata. Jika melihat Menhan Prabowo mengangkat senjata, maka nostalgia Prabowo Subianto beserta pasukan elitenya untuk memburu presiden Fretilin, Nicolao Lobato pun seolah terkuak kembali.

Baca: Anggota TNI Bacok Polisi Di Pamekasan

Dilansir dari buku ‘Jenderal M Jusuf Panglima Para Prajurit’ karya Atmadji Sumarkidjo.  Prabowo Subianto beserta pasukannya dikerahkan, setelah TNI menerjunkan pasukan gabungan yang dinamai Batalyon Parikesit.

Prabowo Subianto, beserta pasukannya diterjunkan untuk membantu misi pasukan gabungan Yon Parikesit yang berisikan prajurit dari kesatuan elit seperti Kopassandha (Kopassus), Marinir serta Kopasgat (Paskhas).

Baca: KGP: Kami Dukung Jokowi Tembak Mati Koruptor

Pasukan elite pimpinan Kapten Prabowo Subianto bernama Nanggala-28, diterjunakn bersamaan dengan Kompi Yonif Linud 700 Kodam XIV, satu kompi Yonif Linud 401 Banteng Raiders dan Batalyon 744 Somodok pimpinan Mayor Yunus Yosfiah.

 

Pada 30 Desember 1978, Kapten Prabowo melapor pada Mayor Yusuf Yosfiah jika anggotanya ada yang memergoki pergerakan sejumlah besar pasukan Fretilin ke arah Selatan. Dugaan kuat pasti Lobato ada ditengah-tengah mereka.

Baca: Menhan Prabowo Unjuk Kekuatan

Kapten Prabowo juga diberi tugas mengkoordinasikan pengepungan dengan seluruh kekuatan yang ada.

Prabowo Subianto beserta pasukan elitenya kemudian meluncur ke lokasi pengepungan.
Mereka langsung menghujani Lobato dan pasukannya dengan timah panas.

 

Prabowo Angkat Senjata Presiden Kabur

Adu tembak silih berganti antar kedua belah pihak, sejumlah pengawal Lobato tewas.
Akan tetapi Presiden Fretilin itu tak mau menyerah. Ia mencoba melarikan diri bersama sisa pengawalnnya. Namun pelariannya berhasil dicegat oleh Yon 744 Somodok pada 31 Desember 1978.

Baca: Oknum Kades Hilimbowo Olora Diduga Kangkangi Perwa

Dikutip dari buku ‘Timor Timur The Untold Story’ karya Kiki Syahnakri, pelarian Lobato berakhir setelah ia ditembak oleh Sertu Jacobus Maradebo, seorang prajurit ABRI asli Timor Timur tepat di dadanya. (*)

Lihat YouTube kami

 

 

 

*(Sumber Redaksi)

Menhan Prabowo Unjuk Kekuatan

Foto: Menhan Prabowo Subianto.

Redaksi BintangEmpat.Com, Jakarta – Gaya Menhan Prabowo Subianto memamerkan persenjataan Indonesia luar biasa. Dandanannya santai. Bertopi koboi, safari coklat. Tapi, yang dipertontonkan ke publik dijamin bikin ngeri.

Di arena terbuka, Menhan memajang berbagai produk dan sistem industri pertahanan swasta nasional. Semuanya keren. Semuanya canggih.
Dari mulai kapal selam, pakaian prajurit, drone, misil, dan tank hingga kendaraan tempur buatan industri pertahanan dalam negeri, semua diperlihatkan ke publik.

Baca: Nenek 65 Tahun Diduga Diperkosa Kapolres Jember Turun Tangan

Semua dipajang saat pameran produk dan sistem pertahanan yang dikembangkan industri pertahanan swasta nasional di Kantor Kementerian Pertahanan, di Jakarta Pusat, Selasa lalu.

Tak ada satu pun ang terlihat ecek-ecek. Semua terlihat menakutkan.
Gaya Menhan Prabowo Subiatno terlihat seperti promosi. Tidak perlu teriak-teriak, dunia internasional langsung tahu kalau Indonesia punya banyak industri pertahanan yang keren.

Baca: Kepala Sekolah SMU Di Mojokerto Akui Siswinya Joget Sambil Mabuk

Kwalitasnta pun mumpuni.
Cerminannya bisa dilihat dari senjata produksi Pindad. Senjata produksi Pindad sukses mengantarkan Indonesia menjadi juara umum lomba tembak internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) dan ASEAN Armies Riffle Meet(AARM). Teknologinya dijamin paten. Sudah disesuaikan dengan generasi perkembangan kesenjataan masa kini.

Baca: Granat Meledak Di Monas Prabowo Pantau Investigasi

MU5 HPBT A1/A2 kaliber 5,56 mm,  MU2-TJS A1 kaliber 7.62 mm, dan MU1-JHP A1 kaliber 9 mm memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Prabowo pun bangga dengan kemampuan anak bangsa yang berhasil membuat produk dan sistem pertahanan nasional.

“Saya minta mereka datang untuk memamerkan kemampuan, sangat membanggakan. Kita sudah punya kemampuan-kemampuan yang sangat bagus,” kata Menhan Prabowo.

Baca: Kapolres Jember: Film Sang Prawira Cocok Buat Milenial

Prabowo mengaku telah mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan peran industri pertahanan dalam negeri.

“Dalam pengadaan alutsista untuk kepentingan pertahanan kita. Selama ini saya dengan Wakil Menhan sedang keliling dan untuk mempercepat proses kita undang industri pertahanan swasta,” katanya. (*)